
Di sebuah vila kaya di pinggir pantai. martha izin berlibur selama 3 hari, selama festival berlangsung. dia tidak tertarik menonton pertandingan yang diadakan oleh pihak sekolah. dia lebih suka menonton pertandingan selancar yang berlangsung hari ini. martha juga membawa gengnya berlibur bersamanya.
"kamu gak malu sister martha? telanjang dada kaya gitu di depan banyak orang?"
"ini budaya barat. kalau sister ayu gak suka balik aja ke vila sana."
"aku bukannya gak suka budaya barat, tapi aku pengen lestariin budaya kita aja." sister ayu tetap memakai pakaian renang tertutup walaupun diperhatikan bule bule di sekelilingnya.
[kau bidadari~ jatuh dari surga di hadapanku~ oh yeah~] (nada dering hp martha lagu cowboy junior)
"halo, ada info apa sister kembang?" (martha)
[anu sister martha, klub yudistira baru aja menangin lomba memanah. sekarang dia punya status.] (kembang)
"terus kenapa sis?"
[emm... aku cuman ngasih tau kamu.]
"gak usah pikiran soal itu. status dan kekuasaanku lebih tinggi dari sekadar ketua klub kecil di sekolah."
...
main quest pertama sudah selesai. reward quest tercinta sudah aku dapatkan. status dan kedudukan telah aku miliki. teman juga aku dapatkan. anggota klub pemanah adalah teman teman pertama yang aku miliki sejak masuk ke sekolah ini.
sekarang yang kurang tinggal pembalasan. pembalasan kepada orang orang berengsek yang membuat kehidupan sekolahku menderita. andi, martha and the gang, bima, dan para perundung lainnya.
aku mengechat pandu. mengajaknya untuk melakukan hal besar malam ini. ajakanku bukan semata mata karena aku ingin, tapi karena ada quest yang mengharuskanku melakukannya.
hidden quest pertama muncul setelah di freeze sekian lama oleh sistem.
dengan senang hati akan aku buat andi tidak bisa mengikuti pertandingan besok. aku punya cukup alasan untuk menghajarnya, apalagi sekarang aku punya status di sekolah. aku. mengajak pandu. dia juga punya urusan yang sama dengan andi.
[kau mau ikut aku membalas andi malam ini? jam 3 pagi.] (yuda)
[dengan senang hati aku ikut. dimana tempatnya?] (pandu)
[di jembatan kayu dekat kuburan lama.] (yuda)
[oke, sama sama kita kesana.] (pandu)
jam 02:40 dini hari. aku dan pandu sudah tiba di lokasi. disana ada banyak anak anak yang berkumpul, termasuk andi. agen nostradamus menyuruhku untuk menunggu anak anak yang lainnya pergi. lalu tepat jam 03:00 mereka pun pergi sementara andi target utamaku masih duduk di atas jembatan itu.
kres. kres. (suara langkah kaki yuda dan pandu)
"sendirian aja ndi?"
"wah, juara pemanah datang. lu ikut tawuran malam juga kan?"
"tidak usah basa basi. aku kemari untuk menghajarmu."
"gue juga." (pandu)
"lu bedua sengaja nunggu gua ditinggal sendiri kan. bagus deh, kalo lo bedua takut kalah di depan anak anak lain. nah maju lu bedua!"
2 lawan satu. aku tidak tahu apa yang disiapkan oleh pandu. yang jelas aku cukup yakin bisa mengalahkannya. memalukan jika aku yang sudah full strength stat ditambah bakat bela diri aikido max ini masih kalah oleh seorang atlet bela diri berandal ini.
"tunggu bentar! jangan 2 lawan 1 dong. gak keren."
chris datang. anak ini terus menerus menjadi villain di quest yang muncul akhir akhir ini. bukan hanya chris, ada satu orang lagi yang tidak aku kenal. orang itu tinggi besar dengan perut buncit, berkulit coklat dan botak licin. perawakannya hampir sama denganku, bedanya meskipun jelek wajahku tetap terlihat seperti seorang bocah sementara orang itu terlihat seperti om om yang menyeramkan.
"abang chris, kata abang keroyokan itu gak keren. tapi kenapa abang bawa satu orang lagi?" tanya pandu.
"weh, aku dipanggil abang. soalnya lu kan bertiga."
"bertiga? kami cuma berdua tuh. jangan jangan ada hantu di belakang kita yud!!"
aku menoleh ke belakang "anj*ng..!!"
sosok yang lebih menakutkan dari hantu mengikuti dari belakang. dia adalah si petarung keling gila, penggigit jari, dan peninju ulu hati, lauroe si idola kelas 1 klub silat.
"b*ngs*t! ada lauroe juga disini. kayanya kita bakal mati matian melawan mereka pandu."
aku menelan ludah. sejarah kelam berhadapan dengan lauroe saat awal awal aku mendapatkan sistem masih menghantui ingatanku. meskipun sekarang aku sudah jauh lebih kuat, aku tetap tidak ingin melawannya lagi. sebelum aku sempat menyeka keringat yang mengucur, lauroe berjalan ke depan aku dan pandu.
"lu bedua jagain belakang gua." ucap lauroe.
"lu di pihak kita?" tanya pandu.
"aku disuruh mba frederica bantu lu bedua. kalau berhasil bayaran gua bakal dikasih 3x lipat."
frederica membayar lauroe untuk berkelahi. rupanya pandu membagikan chat ajakanku menyerang andi di grub klub memanah kami. tadi siang saat mereka chat an di grub aku tidur. frederica sempat melarang kami, tapi pandu memberitahukan alasannya yang bersangkut paut dengan hana. akhirnya hana pun menceritakan bullying dan pemaksaan yang dilakukan andi terhadapnya.
sepertinya frederica marah perlakuan yang diterima hana, karena itulah dia membayar lauroe untuk turut membantu kami.
tapi aku tidak bisa membiarkannya. pembully itu adalah targetku. aku ingin memangsanya seperti dia memangsaku saat aku lemah.
"kita bagi lawan saja lauroe. biarkan aku yang menghajar andi." saranku.
"oke lah. yang penting kerjaan gua kelar."
pak.
lauroe menahan tendangan chris yang menyerang saat kami lengah.
lauroe vs chris. pencak silat vs taekwondo.
__ADS_1
"ayo bang chris. kita main game silat vs taekwondo." (lauroe)
"jangan nangis ya, dik mata duitan." (chris)
pandu vs om botak. gulat vs ??.
"ayo maju om. saya gak takut sama om." (pandu)
"om apaan, gua ini senior kelas 3 lu." (om botak)
yudistira vs andi. aikido vs pencak silat.
...
lokasi tawuran 3 vs 3 ini berlangsung di atas jembatan kayu yang menghubungkan jalan kota ke kuburan lama. lokasi ini jarang didatangi oleh polisi maupun masyarakat karena aura aura mistis yang menyelimuti tempat ini.
lauroe vs chris.
chris tanpa henti menendang lauroe dengan kakinya yang panjang. lauroe yang badannya sedikit lebih kecil dari anak anak seusianya jelas tidak bisa menjangkau chris seperti chris menjangkaunya hanya dengan kakinya.
hari ini lauroe tidak memakai kelingnya tapi sebagai gantinya dia membawa 2 buah pemantik api untuk digenggam.
"ayo balas pukulanku, ayo dik."
chris berusaha memprovokasi lauroe. satu satunya cara untuk mengalahkan praktisi taekwondo berkaki panjang adalah dengan berada sedekat mungkin dengannya.
meskipun berisiko lauroe tetap maju mendekati chris. alhasil dia kena tendang di bahu kirinya. kalau saja lauroe tidak menghindar tendangan barusan bisa saja melubangi kepalanya.
"gimana rasanya? gua latihan nendang pohon pisang setiap hari loh. tiap harinya pasti ada 2 pohon pisang yang roboh karena tendangan gue, hahaa..."
lauroe menahan semua tendangan chris. beberapa kali lauroe juga berhasil memukul kaki chris tapi entah mengapa kaki chris terasa sangat keras.
"keras ya? di betis gue ada kayunya loh." ucap chris memberitahukan rahasianya.
"bang." (lauroe)
"bener abang jagoan kelas 2?" (lauroe)
"emang bener." (chris)
"lebih jagoan mana antara abang chris sama abang jojo?" (lauroe)
"jojo..." (chris)
chris terpancing amarahnya mendengar nama jojo. jojo adalah rival chris, hubungan mereka menjadi tidak baik semenjak naik ke kelas 2. padahal katanya dulunya saat masih kelas 1 chris dan jojo bersahabat baik.
aku tidak tahu apa yang terjadi di antara 2 pentolan kelas 2 itu. tapi chris terlihat gusar.
"lu tau kan gua paling gak suka dibanding bandingin sama dia." (chris)
"maaf, gua gak tau lu musuhan sama abang jojo."
lauroe melempar pemantik api yang dia genggam ke wajah chris, tapi meleset.
lauroe melempar sekaleng lem ke wajah chris. kali ini chris tidak cukup cepat untuk menghindarinya. lem super lengket pun mengguyur seluruh wajah chris.
"b*ngs*t...!!!"
itu adalah makian terakhir chris kepada lauroe sebelum dia kena pukulan ulu hatinya lauroe, dan sebelum wajahnya kaku oleh lem itu.
"keterlaluan... lu lauroe!!" rintih chris yang kena tinju di ulu hati.
chris terus menyeka lem yang menutupi wajahnya, dia sampai terjatuh saking paniknya.
"jangan ngamuk pas di sekolah nanti ya bang. salah bang juga yang bawa bawa lem ke tempat tongkrongan."
lauroe mengalahkan chris dengan sangat mudah walaupun dengan cara licik. lalu pandu, kira kira bagaimana cara dia untuk menggapai om om botak itu. mirip seperti lauroe yang tidak bisa menjangkau chris karena kaki chris yang panjang. pandu juga tidak bisa menjangkau si om karena tangan si om yang sangat panjang.
"gua harus ambil lem! terpaksa gua ikutin caranya si lauroe! kalau gak salah ada beberapa tadi tergeletak di jalan. mudah mudahan sisanya gak dibuang sama lauroe." pikir pandu.
pandu tidak bisa kabur dari om botak itu, alhasil dia memilih bertarung saja tanpa rencana.
"kalau gak bisa berantem harusnya gak usah kesini dek. kamu dipengaruhi sama temen gendutmu itu." kata si om botak.
"bacot lu bautista kw!!" (dave bautista, atlet wwe)
karena semua teknik gulatnya tidak berpengaruh pada orang yang seperti gajah di depannya, pandu mencoba menyerang titik lemah om botak. apalagi kalau bukan ************.
pandu berusaha memukul anunya si om tapi tinjunya berhasil ditangkap sebelum menyentuh buah zakarnya. lebih buruknya lagi si om tampak murka karena anunya menjadi target pemukulan.
"anak set*n!! lu mau hancurin biji masa depan gua?!!"
"bukan, saya salah arah mukulnya om..."
pandu mendapat bogem mentah dari tinju seberat 1,2 kilogram di dagunya. tinju telak ini membuat pandu terlempar dari tanah dan mendarat tepat di bahu lauroe.
"ma.. kas.. sih.. " rintih pandu.
pandu kalah melawan om om botak itu.
"makanya jangan asal mau mukul kelamin orang. gua gak mau bantuin lu. lagian kita gak saling kenal."
lauroe melempar pandu ke hadapan om botak. dasar lauroe, pandu bisa dibuat jadi telur dadar oleh om itu. aku tidak bisa membantunya karena harus berhadapan dengan andi.
"sini! biar gua tendang biji lo!" (om botak)
"jangan om!" (pandu)
lauroe menyelamatkan pandu dengan menendang wajah si om. siswa berwajah om om itu pun makin bertambah marah.
"minggir lauroe!"
__ADS_1
"udahlah bang. ni anak gak bakal berani lagi sama abang. lagian abang juga gak perlu ngurusin anak penakut kek dia kan." ucap lauroe. dia bermaksud baik ingin menolong pandu dari amukan siswa berwajah om om.
"mending abang bantuin bang chris. dia lagi kesusahan banget tuh."
si om botak pun meredakan amarahnya lalu pergi membantu chris yang sedang kebakaran jenggot menyeka lem.
sekarang tinggal aku yang harus mengalahkan andi. kalau aku kalah maka lauroe akan melanjutkan pertarungannya.
"jangan diam saja andi. biasanya kau yang mendatangiku kan. entah itu untuk menyuruhku membeli nasi goreng ke kantin, atau mengambilkan barangmu yang tertinggal di jok motor, atau sekadar ingin membully saja. jangan bilang kau sekarang takut berhadapan denganku." ucapku.
aku telah menuangkan semua rasa sakit hatiku pada tinjuku hari ini. dengan tinju ini akan kubuat dia tidak bisa membully lagi selamanya.
yudistira vs andi perkasa.
...
mulai dari chapter ini author akan menyensor kata kata kasar dengan mengganti suku katanya dengan bintang. kalau ada kata kasar yang enggak kesensor berarti author lagi kurang teliti. maklum bikinnya malem malem.😅
Chapter Selanjutnya
....................................................................................
Statistik 'kontraktor Yudistira' saat ini:
Etika (34) (Kurang)
Moral (70) (Mulia)
Ketampanan (-70) (Sangat Jelek)
• Berat Badan (105 kg \= 102 kg)
• Kharisma ( - )
Kekuatan (100) (Sangat kuat)
• Kecepatan (46) (Cepat)
• Pertahanan (59) (sangat Kokoh)
• Stamina (50) (Kuat)
• Mentalitas (39) (Kuat)
Kecerdasan (24) (Kurang)
Bakat :
• Bela Diri (Aikido)
teknik dasar | (yarijutsu) (kenjutsu) (sokaku takeda) (kodokan jigoro kano)
teknik lanjutan | (ikkyo) (nikyo) (sankyo) (yonkyo) (gokyo) (tenchinage) (kokyunage) (kotegaeshi) (shihonage)
• Penyanyi (Pop) | Suara Emas
• Pemburu | Mata Pembaca Angin (auto aim) (reading the wind) (third person point of view) (strong eyes)
• silahkan isi sendiri
....................................................................................
__ADS_1
Jangan lupa tekan like dan taruh novel ini di rak buku kesayangan kalian. 😄
....................................................................................