Sistem Kebaikan Pemuda Terundung

Sistem Kebaikan Pemuda Terundung
Chapter 8 | Cara Berandalan Menyelesaikan Masalah


__ADS_3


fase akhir hidden quest. aku harap setelah ini aku tidak berurusan dengan lauroe lagi. aku lihat lauroe memiliki sabuk berwarna hijau. aku tidak tahu hijau itu tingkatan apa karena aku bukan anak bela diri.


"sebentar.. lauroe. aku minta maaf sudah mendorongmu waktu itu! aku benar benar minta maaf! setelah pertandingan ini selesai tolong jangan ganggu aku lagi." pintaku.


"kapan gua ganggu lu?"


aku terdiam mendengar pertanyaan lauroe. benar juga, kapan dia mengganggu aku? akulah yang mengganggu dia lebih dulu karena quest sistem. hingga saat ini pun dia tidak pernah mengganggu aku, anak anak silat lah yang melakukannya.


"lu tau gak apa yang terjadi, abis lu ngedorong gua waktu itu?"


"enggak..." jawabku dengan polos.


"kak denata sari itu gebetan gue. gua sama dia udah pacaran dari smp."


"lu bikin dia kesinggung, jadi dia nyuruh ngehajar lu lewat jalur pertandingan. tapi gue kalah."


"dia malu pacarnya kalah dari anak cupu kaya lu, dia pun mutusin gue..."


kalau alasannya diputusin cewek, maka dapat dipastikan aku dan lauroe akan jadi musuh selamanya setelah ini. tidak akan ada harapan berdamai lagi dengannya.


"gua butuh pelampiasan! dan lu satu satunya yang bakal jadi bahan pelampiasan gue!!"


lauroe berteriak. dia berlari dengan postur badan yang amat rendah, seperti seekor monyet ketika berlari.


aku coba melutut wajahnya tapi dia malah meluncur melewati.


seperti adegan di film hollywood, lauroe meluncur melewati kakiku lalu menendang lekukan lututku. untungnya aku tidak jatuh karena statistik pertahananku cukup tinggi.


sebelum aku sempat berbalik lauroe mencekikku dengan sabuk silatnya.


dia benar benar gila. apa dia mau membunuhku karena membuatnya putus dengan pacarnya? tapi kalau kak amira diam saja itu artinya lauroe masih tahu batas, tidak seperti 2 anak silat itu yang main lempar batu ke kepala orang.


aku yang sekarang jauh lebih kuat dari lauroe. aku longgarkan jeratan sabuknya lalu aku banting dia ke depanku. disinilah kesempatanku membalasnya, aku masih memegang kerahnya, aku akan menindihnya hingga dia minta ampun.


aku terlalu bersemangat, akibatnya lauroe lebih dulu meninju wajahku. bukan hanya pukulannya yang menyakitkan, keling di tangannya bergesekan dengan wajahku menimbulkan sensasi yang panas.


tinju kuat ditambah keling besi. damage nya lumayan berasa. aku balas meninju, tapi lauroe dengan pro menghindarinya. aku menjauh darinya. tapi dia dengan cepat menutup jarak dariku.


aku sempat sempatnya melihat statistikku disaat lauroe tengah gencar gencarnya menyerangku.



Kekuatan (86) (Sangat Kuat)



• Kecepatan (41) (Cepat)


• Pertahanan (50) (sangat Kokoh)


• Stamina (50) (Kuat)


• Mentalitas (39) (Kuat)


harusnya aku lebih percaya diri karena aku punya statistik yang tinggi. tapi kenapa aku malah kebingungan menghadapi lauroe sekarang.


lauroe mengarahkan tinjunya ke ulu hatiku, sontak aku pun menangkap tangannya dan menggunakan teknik nikyo.


rupanya lauroe melumuri lengannya dengan minyak tanah, akibatnya aku kesulitan mencengkeram tangannya karena licin.


"licin ya?"


aku berhasil menahan tinju lauroe. tapi karena tangannya licin aku tetap kena pukulannya di dadaku. aku coba membantingnya dengan teknik kokyunage.




tapi aku tidak bisa memegangnya dengan benar, akibatnya teknik kokyunage gagal dan malah aku yang kena tendangan beruntunnya.


3 tendangan beruntun di paha, perut dan dadaku. pertahanan yang kuat ini pun tidak akan bisa menahan pukulan yang datang terus menerus seperti ini.


[anda harus memegang kerah bajunya.]


[tangan anda cukup panjang untuk menggapai kerahnya. jangan takut kena pukulan.]


aku ikuti saran agen nostradamus. benar saja dengan kecepatanku yang sekarang aku bisa mengejar lauroe.


"lu mau ngebanting lagi?"


"enggak."


aku dorong lauroe hingga mentok ke tembok. karena ini bukan pertandingan melainkan pertarungan, keluar arena pun jadi tidak masalah.


"lepasin bangsat!!"


lauroe menggigit tanganku. aku balas meninju wajahnya sekeras yang aku bisa.


tidak berhenti sampai disitu, aku tinju wajahnya lagi. lauroe balas meninju sikutku, tanganku sempat akan melepaskannya untungnya aku menguatkan diriku untuk menerima pukulannya.


"balikin pacar gueeee...!!!!!!"


"aku minta maaaaff...!!!!!!!!"


aku saling meninju. terus dan terus meninju.


"ayo! kalahkan dia lauroe!!" kak amira menyemangati lauroe.


[ayo kontraktor! setelah ini anda akan mendapatkan main quest pertama!!] agen nostradamus menyemangatiku.


lengan kananku hampir mati rasa, aku tidak kuat lagi memegang kerahnya. aku pun melepaskan lauroe dan segera menjauh darinya untuk memulihkan tenagaku.


lauroe tidak coba menyerang lagi. dia juga babak belur, malah lebih parah dariku. aku bisa merasakan wajahku penuh dengan benjolan sekarang.


aku melihat lauroe tengah berdiri dengan wajah tertunduk sepertiku. dia benar benar tangguh. kalau saja dia punya pengukuran statistik sepertiku, aku asumsikan dia mungkin punya statistik kekuatan seperti ini:



Kekuatan (80) (Sangat Kuat)



• Kecepatan (40) (Cepat)


• Pertahanan (55) (sangat Kokoh)


• Stamina (50) (Kuat)

__ADS_1


• Mentalitas (20) (Lemah)


kayanya statistik mentalnya lemah. soalnya dia sampai mengamuk seperti ini hanya karena diputusi cewek.


di sisi lain hatiku, aku merasa bersalah pada lauroe. gara gara aku dia di bully oleh senior silatnya, bahkan sampai putus dengan pacarnya. apakah jika aku mengalahkan lauroe lagi, aku telah melakukan kebaikan?


aku mulai meragukan quest 'mengalahkan lauroe' ini. apakah ini adalah kebaikan?


lauroe mengangkat kepalanya, aku terkejut melihat wajahnya. alis kanannya berdarah, kondisinya mirip seperti aku setelah dilempar batu oleh anak anak silat.


"heh, kuda nil! gua tanya sama lo!" lauroe menyeka darah yang mengucur hingga ke dagunya.


"kenapa lo bisa tau kalau kak denata bakal kena musibah? pas gua bersihin mangkuk mie nya kak denata, gua nemuin tok baju. itu kan yang lo maksud paku."


sempat terbesit dalam hatiku, waktu menyelesaikan quest hidup dan mati kak denata hari itu. bahwa jika seseorang menanyakan pertanyaan ini, maka aku akan menjawabnya seperti ini.


"sebenarnya aku anak indigo. aku dapat bisikan kalau akan ada siswi yang meninggal. lalu karena kau menghalangiku, aku terpaksa mendorongmu agar kak denata tidak memakan mie berisi tok baju itu."


suasananya jadi canggung.


"...aku minta maaf." ucapku dengan tulus.


"gua masih kesel sama tingkah lu, tapi gua juga gak bisa nyangkal kalau lu udah ngebantu kak denata."


lauroe menghargai perbuatanku. harapanku mulai bersinar kembali.


[agen nostradamus, mungkinkah dia...]


"udahlah, gue nyerah."


aku terkejut mendengarnya. lauroe menyerah! dia menyerah karena tau aku telah menyelamatkan kak denata sari. untuk memastikannya aku bertanya langsung padanya.


"kenapa kau menyerah, lauroe?"


"udah gue bilang kan. gue hargain niat baik lo nolongin kak denata cuma itu. abis ini jangan ganggu gue lagi!"







aku senang sekali. akhirnya aku bisa mengalahkan lauroe. bahkan lebih baik lagi, aku membuatnya menyerah. aku tidak sabar menghitung poin peningkatan yang aku dapatkan.


"mau kemana lauroe?" tanya kak amira.


"mau pulang lah kak. kakak gak liat muka ku udah kaya donat ke injek gini?" jawab lauroe.


"mampir ke uks dulu, untuk mengobati luka mu. kalau kamu pulang bersepeda dengan berdarah darah seperti ini, orang tuamu bisa menuntut sekolah."


"kamu juga yudistira. kamu boleh pulang kalau sudah ke uks. oh iya, ada anak uks yang mau ngomong sama kamu."


"siapa kak?" tanyaku.


"si siswi bule."


"siswi bule..."


aku pun pergi ke uks. aku dan lauroe berjalan sejajar tentunya dengan saling menjaga jarak. kata kak amira kami tidak perlu kembali ke kelas untuk mengambil tas kami, karena kak amira akan menyuruh anak buahnya untuk mengambilnya.


sesampainya di ruang uks aku lihat frederica sedang duduk membaca buku di depan pintu uks.


"you two finally came. let's get treatment."


hollan memeriksa aku dan lauroe dengan peralatan kedokteran sungguhan. itu membuatku gugup, aku tidak pernah ke dokter seumur hidupku. tapi hollan menenangkanku, dia memperlakukanku selayaknya anak anak lainnya.


ini pertama kalinya dalam hidupku diperlakukan baik oleh anak perempuan. selama ini, selama 10 tahun aku sekolah, semua anak perempuan yang aku temui selalu saja mengejek dan menjauhiku.


aku benar benar tersentuh sifat lembutnya.


hollan membalut seluruh wajahku dengan perban, dia juga memasangkan gips pada tangan kananku. katanya, pencegahan kalau kalau tanganku patah di tengah jalan. sementara lauroe di perban di seluruh wajahnya.


tunggu kenapa lukaku lebih banyak? rasanya tadi aku dan lauroe seimbang.


[lauroe sapnaz itu anak yang kuat.]


[kau juga mengakuinya agen nostradamus.]


[lauroe sapnaz telah membuktikan, kalau orang dengan tubuh kecil juga bisa melawan orang bertubuh besar.]


[ya, aku setuju. aku penasaran darimana asal. kekuatannya yang besar itu.]


aku ngobrol sebentar dengan agen nostradamus. saat itu tas kami sudah datang.


"terima kasih, anak pindahan." ucap lauroe kepada hollan.


"you're welcome."


lauroe meninggalkan uks, kini aku dan hollan berduaan di uks. kak amira bilang dia ingin bicara denganku, lantas aku bertanya padanya.


"kak amira bilang kamu ingin bicara denganku, frederica hollan."


"ah yes, wait a second."


hollan membuka tas nya, dia tampaknya sedang mencari sesuatu. satu hal yang aku tahu dari si frederica hollan ini, dia baik dan kaya raya. aku tahu itu dari merek tas yang dia gunakan. tasnya brand gucchi, brand baru yang produknya sedang naik daun sejak awal tahun ini.


"ini untukmu. terima kasih sudah mengantarkannya ke rumahku."


frederica memberikan gelang emasnya yang aku temukan di. rumput waktu itu.


aku tidak tahu bagaimana menanggapi hal ini. kenapa dia memberikan gelang emas yang begitu cantik ini kepada orang random sepertiku?


"kenapa kamu memberikannya padaku."


"kamu pasti sudah susah payah mencari pemilik gelang ini. karena itulah aku berikan gelang ini sebagai hadiah atas kejujuran dan kerja kerasmu."


"tapi aku melakukannya, bukan untuk imbalan." frederica sangat baik. aku harap dia memiliki kesan baik juga terhadapku.


"yudistira, akulah yang merekam aksi penyerangan yang dilakukan anak anak silat itu. kamu bisa berikan gelang emas ini kepada ibumu sebagai hadiah kan?"


akhirnya aku menerima pemberian frederica. siapa sangka balas budi yang seringkali terjadi di acara acara tv benar benar terjadi di dunia nyata. mengembalikan gelang diberi hadiah gelang. akan aku ingat kebaikan gadis ini.


setelah mengucapkan terima kasih dan berjanji akan menjaga gelang pemberiannya dengan baik, dan buru buru mengambil tas.


"kalau gitu sampai jumpa lagi frederica."

__ADS_1


"bye bye!"


tanpa basa basi lagi, aku buka reward hidden quest dengan hati berdebar debar.






karena quest bertarung sudah selesai aku memutuskan untuk menambahkan semua poin peningkatan ke statistik kecerdasan.



Kecerdasan (1) (Sangat Kurang)



"kenapa poin kecerdasan ku serendah ini? padahal aku tidak merasa sebodoh itu."


lalu aku buka reward hidden quest continues.







• Penyanyi | suara emas


• Pemburu | mata elang


• silahkan isi sendiri


aku mendapatkan 3 bakat sekaligus. berbeda dengan bakat aikido yang aku dapat setengah setengah, ketiga bakat profesi ini sepertinya bisa aku dapatkan seluruhnya.


[bakat yang diberikan oleh sistem akan membantu anda menyelesaikan quest quest yang akan datang.] chat agen nostradamus.


"wuhuuu!! ini reward terbaik!!!"


sementara itu di tempat parkir sepeda sekolah, lauroe masih sibuk mengeluarkan sepedanya yang ditaruh satpam ke ujung area parkiran.


Statistik 'kontraktor Yudistira' saat ini:




Etika (25) (Kurang)




Moral (68) (Bagus)




Ketampanan (-70) (Sangat Jelek)




• Berat Badan (105 kg \= 102 kg)


• Kharisma ( - )



Kekuatan (86) (Sangat Kuat)



• Kecepatan (41) (Cepat)


• Pertahanan (50) (sangat Kokoh)


• Stamina (50) (Kuat)


• Mentalitas (39) (Kuat)




Kecerdasan (9) (Sangat Kurang)




Bakat :




• Bela Diri (Aikido) | teknik (nikyo) (kokyunage) (sokaku takeda)


• Penyanyi (Pop) | Suara Emas


• Pemburu | Mata Elang


• silahkan isi sendiri


....................................................................................


Jangan lupa tekan like dan taruh novel ini rak buku kesayangan kalian😄


....................................................................................

__ADS_1


__ADS_2