SISTEM KULTIVASI MODERN

SISTEM KULTIVASI MODERN
P100 - Melamar Huanran


__ADS_3

“Aku ingin meminta Keluarga Li tidak ikut campur dengan perang antara Keluarga Luo dan Keluarga Hong yang ada di Provinsi Sichuan.” Fang Chen meminta izin untuk sahabatnya.


“Baiklah, tidak ada untungnya bagi keluargaku juga mencampuri perang keluarga kecil itu, yang terpenting aku akan mengikuti semua apa yang kamu mau sayang, karena setelah sekian lama, akhirnya aku bisa tersenyum dan bahagia seperti ini.” Senyum tulus Li Huanran.


Anggota Keluarga Li yang mendengarkan nona mereka mengatakan itu ikut terharu, dalam hati mereka juga sangat berterimakasih kepada Fang Chen karena telah membuat nona mereka bisa tersenyum seperti itu.


“Hehe, tentu saja, tidak akan ada yang bisa memisahkan kita lagi, bahkan jika ada dewa yang ingin merebutmu dariku, akan aku ratakan dia dan akan aku balas berkali-kali lipat.” Tangan Fang Chen menyentuh pipi lembut Li Huanran.


“Aku akan menelpon sebentar, untuk memberitahu mereka bahwa kamu sudah mengizinkan mereka untuk melakukan perang.” Fang Chen kemudian menepi ke samping ruangan. Li Huanran hanya tersenyum manis dengan sedikit anggukan.

__ADS_1


Selesai mengabari Fang Chen langsung kembali ke meja bundar itu, kemudian berkata kepada semua orang.


“Karena hari ini adalah hari yang membahagiakan, karena aku bisa bertemu dengan kekasihku yang cantik ini, aku akan memberikan hadiah perkenalan, ambil ini dan tolong bagikan ke semua orang secara merata.” Fang Chen.


Fang Chen mengeluarkan hampir semua pil, senjata dan array pengumpul energi tingkat Platinum kebawah, dia mengambilnya dari cincin penyimpanan yang diberikan gurunya dulu.


Sekarang dalam cincin itu sudah tidak ada harta di bawah tingkat Platinum. Tidak lupa Fang Chen memberikan sekitar 10 harta tingkat Jade, berupa Buku Pelatihan dan Pil Penembus Ranah.


“Pak Tua Kong Li, giliranmu menjelaskan kepada mereka.” Fang Chen.

__ADS_1


“Baik tuan muda.” Kong Li menjelaskan panjang lebar dan terus meyakinkan semua orang termasuk Li Huanran bahwa harta yang dimiliki oleh Fang Chen lebih banyak dari itu, semua harta ini juga sebagai hadiah sebelum pernikahan dengan Li Huanran.


“Kamu memang tahu aku dengan baik Pak Tua Kong Li, karena itu, mulai sekarang aku akan memanggilmu dengan sebutan Kakek Kong Li, hehe.” Fang Chen sengaja melakukan itu karena ingin secara simbolis melamar Li Huanran.


Seperti yang diketahui Fang Chen sudah tidak punya siapa-siapa lagi untuk dijadikan wali nikah, oleh karena itu dia meminta Kakek Kong Li untuk menjelaskan maksud dan tujuannya tadi.


“Bagaimana? Apakah kamu mau menerima cintaku dan menikah denganku sayang?” Fang Chen memegang wajah cantik Li Huanran, dengan senyum yang merekah sangat indah di bibirnya.


“Tentu saja sayang, aku menerimanya, kapan kita akan menikah?” Tanya Li Huanran.

__ADS_1


“Secepatnya, sepertinya kamu juga harus bertemu dulu dengan Long Annchi, untuk mengakrabkan diri, aku agak bingung siapa dulu yang harus aku nikahi, dengan kamu mengobrol dengannya, aku mohon kalian berdua yang memutuskannya, aku akan menuruti semua keputusan kalian.” Fang Chen memohon.


“Oh jadi begitu, baiklah, kapan aku bisa bertemu dengannya?” Li Huanran dengan percaya diri bertanya.


__ADS_2