SISTEM KULTIVASI MODERN

SISTEM KULTIVASI MODERN
P226 - Zhang Bijie Gugur


__ADS_3

“Aku akan menolong mereka terlebih dulu.” Kemudian dia menghilang dan sudah berada di samping rombongan pasukan khusus lima negara itu, “Kalian semua baik-baik saja?” Fang Chen langsung menanyakan kondisi para pasukan khusus itu.


“Tuan muda…”


“Jangan hilang fokus, aku akan menggantikan kalian bertahan dari gempuran serangan musuh, kalian semua minumlah pil penyembuh ini, setidaknya ini akan membuat kalian bisa mengembalikan beberapa luka dan energi.” Fang Chen kemudian membuat sebuah formasi pertahanan transparan berwarna merah darah.


Formasi pertahanan itu berhasil mengelilingi semua rombongan pasukan yang berjumlah 500 orang itu dari segala sisi, dan kekuatan formasi pertahanan itu lebih kuat ratusan kali lipat dari yang dilakukan oleh pasukan Black Leopard sebelumnya.


Fang Chen juga langsung mengendalikan 10 Belati Darahnya untuk menghabisi musuh yang tersisa sambil terus melindungi rombongan pasukan khusus itu, jadi dia sekarang bisa mengalihkan fokus kepada para musuh itu, sambil menunggu semua pasukan khusus itu meminum pil dan beristirahat sejenak.


Fang Chen memberikan perintah dengan tegas dan jelas, penampilannya kini juga membuat semua pasukan khusus itu tidak ada yang berani membantah, seorang malaikat yang memiliki sayap putih bersih tapi sudah terkena cipratan darah sampai membuatnya terlihat layaknya 16 sayap yang haus akan darah.


Mereka semua juga memperhatikan bahwa ada bekas kesedihan di wajah Fang Chen, setelah beberapa kali memikirkan mengenai apa yang membuat tuan mudanya bersedih dan sampai menampakkan wujud sekuat dan terlihat tidak sengaja melakukannya karena sebuah kesedihan yang mendalam.


“Jangan-jangan ini berhubungan dengan Gang Gan?” Jiazhen berbisik kepada Yang Kai, keduanya sekarang saling pandang, mereka semua menelan ludah bersamaan.


“Aku tidak sanggup untuk mengatakan kepada tuan muda mengenai Zhang Bijie.” Yang Kai meneteskan air mata, dia tidak kuasa untuk memberitahukan mengenai apa yang terjadi kepada saudaranya itu.


Tidak sengaja Fang Chen mendengarkan pembicaraan kedua orang tersebut, dia kemudian menghentikan serangannya kepada musuh dan kemudian mendekati Yang Kai dengan berjalan tenang, tangan kanannya tetap mengalirkan energi qi kepada formasi pertahanan.


“Memangnya kenapa dengan Zhang Bijie, aku baru sadar bahwa aku tidak melihatnya, dimana dia?” Fang Chen bertanya dengan serius kepada Yang Kai.


Yang Kai menatap nanar tuan mudanya dari posisi duduknya sekarang, dia tidak kuasa untuk mengatakan apapun, mulutnya tiba-tiba membisu dan hanya air mata yang mengalir dari pelupuk matanya.


Semua pasukan yang melihat hal itu ikut menunduk, mereka semua tidak ada yang berani menatap mata Fang Chen yang terlihat sedikit kebingungan.


“Aku tidak akan bertanya untuk ketiga kalinya, kenapa dengan Zhang Bijie!” Fang Chen meninggikan suaranya.

__ADS_1


Tapi, tetap saja mulut Yang Kai membisu, kemudian Jiazhen menguatkan hatinya dan mendekati Fang Chen seraya berbisik kepada tuan mudanya dengan suara yang sangat lirih, “Senior Zhang Bijie sudah berkorban untuk kita semua, dia telah tiada tuan muda.”


Mendengar hal itu, Fang Chen langsung menatap tajam Jiazhen, tekanan kultivasi dan hawa membunuhnya sedikit bocor, dia tidak mempercayai apa yang didengarnya sekarang.


Bagaimana bisa seorang kultivator ranah Path Of Tribulation sepertinya mati, terlebih lagi dia sendiri yang melatih serta melihat perkembangan Zhang Bijie dari waktu ke waktu.


“Apa yang kamu katakan?” Fang Chen tanpa sengaja mencekik leher Jiazhen yang memberikan laporan itu dengan tekanan dan hawa membunuh yang begitu pekat.


*BOOM!


Semua orang langsung jatuh tersungkur, mereka semua turut berduka cita akibat gugurnya Zhang Bijie yang meninggal karena berusaha mengeluarkan sebuah bom peruntuh bangunan dari gedung tempat mereka terkepung sebelumnya.


Ketika membawa bom tersebut, Zhang Bijie keluar dari gedung dan mencoba untuk terbang ke langit agar bisa mengurangi dampak serangannya, akan tetapi tanpa sengaja dia terkena sebuah peluru pelumpuh yang membuatnya akhirnya jatuh dan tidak sempat melemparkan bom tersebut.


Ketika dia terjatuh akhirnya bom itu ikut meledak, sebuah kawah bekas bom itu menjadi tanda mengenai hal tersebut, meskipun dengan kejadian itu berhasil membuat ratusan musuh juga ikut mati dan memberikan kesempatan bertahan untuk semua rombongan, tapi yang sangat disayangkan adalah tubuh Zhang Bijia ikut hancur tak bersisa.


Yang Kai bangkit dan kemudian mencoba untuk melepaskan Jiazhen dari tangan tuan mudanya yang sedang emosional, dia juga menceritakan kematian Zhang Bijie dengan berteriak keras kepada tuan mudanya.


“Bagus, bagus…”


“Bagus sekali kalian Negara AA!”


“Berani sekali kalian membunuh dua orang terdekatku karena konspirasi yang kalian buat.” Fang Chen sekarang tersenyum menyeramkan, “Jiazhen maafkan aku karena telah melakukan itu. Dan Yang Kai serta kalian semua, hubungi semua pasukan negara kalian setelah ini, kita akan berperang melawan Negara AA.”


Fang Chen mencoba untuk tenang, setelah dia memberikan perintah kepada rombongan itu, dia kemudian tersenyum getir dan terbang berniat mengarah ke suatu titik, “Aku akan menghancurkan negara ini, aku tunggu kalian semua di Ibukota Negara AA!” Fang Chen berteriak kepada semua rombongan pasukan itu.


Sebelum dia berangkat menuju ibukota dengan kondisi marah seperti ini, dia menghancurkan dan membantai sisa musuh yang sedari tadi menembakinya di langit.

__ADS_1


“Kalian semua adalah antek-antek negara licik, matilah!”


“Petir Hitam : Hujan Petir!”


Gemuruh petir langsung menyambar semua musuh yang tersisa.


“Cahaya Surga : Penyucian Dosa!”


Tidak cukup dengan elemen, Fang Chen juga menambahkan serangan berkekuatan cahaya yang sampai membuat semua musuh hilang seketika jika terkena serangan tersebut.


“Tapak Buddha Surgawi!”


Fang Chen mengakhiri serangan skala besar itu dengan sebuah tapak yang luasnya seperti kota kecil, dia tidak peduli lagi dengan warga sipil yang terkena serangannya atau tidak, yang ada dalam pikirannya sekarang hanyalah amarah, balas dendam dan membantai musuh.


*BOOOM!


Tapak Buddha itu berhasil sampai di tanah dan melebar sampai menimbulkan korban jiwa setidaknya sekitar puluhan ribu orang, baik itu musuhnya secara militer maupun warga sipil biasa.


[Selamat, Master mendapatkan 20.000 EXP dan 2.000 SP.]


“Yang Kai kami kirimkan pesan kepada negara kita, katakan pada mereka aku akan memulai peperangan dengan Negara AA, aku tidak peduli pendapat mereka, katakan itu, aku berangkat dulu!”


Wajah Fang Chen terlihat merah padam, dia kali ini akan mengamuk besar-besaran sekali lagi, orang sebaik dirinya sekarang berubah seperti seorang iblis yang hanya peduli membunuh karena terbunuhnya beberapa orang terdekatnya.


Bisa dilihat betapa Fang Chen dari lubuk hatinya paling dalam sangat menghargai dan menyayangi semua bawahan, saudara dan semua orang yang dekat dengannya. Meskipun tampak luar dia dingin akan tetapi hatinya begitu lembut.


Terlebih lagi mereka semua tidak ada yang mengkhianatinya seperti yang dilakukan oleh para saudaranya sendiri di kehidupan yang sebelumnya, jadi menurutnya sekarang kedua orang terdekatnya yang gugur itu benar-benar sangat penting.

__ADS_1


Namun ternyata sebelum serangan Fang Chen tadi berhasil membunuh semua orang, Jenderal Biden sebelum kematiannya berhasil mengirimkan pesan kepada Pentagon dan Gedung Putih mengenai kedatangan Fang Chen untuk balas dendam.


Hal tersebut membuat para petinggi negara dan militer Negara AA langsung kalang kabut dan mengadakan rapat tingkat tinggi, semua itu terlihat sedikit panik, karena semuanya tidak sesuai dengan rencana mereka.


__ADS_2