SISTEM KULTIVASI MODERN

SISTEM KULTIVASI MODERN
P152 - Raja Hantu


__ADS_3

Fang Chen terlihat sangat ganas dengan aura membunuh pekat dan tekanan kultivasi yang telah dibatasi di Birth level 10, agar tidak membunuh semua orang yang ada disini.


Liu Changhai yang sadar akan kesalahannya langsung merangkak mendekati Fang Chen yang tengah duduk dengan menatapnya dengan tajam.


“Tuan muda maafkan mulut saya yang tidak memiliki rem ini, saya siap untuk dihukum.”


Liu Changhai pasrah dengan hukuman karena perkataannya barusan sangat sensitif untuk Fang Chen dan tidak seharusnya keluar dari mulutnya.


Fang Chen masih belum menghentikan tekanan kultivasi dan aura membunuhnya, hingga beberapa saat kemudian, terlihat beberapa orang tidak kuat dan berakhir dengan pingsan.


Setelah satu jam penuh, akhirnya yang tersisa dari semua orang yang ada di ruang tunggu hanya Fang Chen bersama dengan kelima bawahannya serta seorang laki-laki tua yang dipanggil dengan Patriark Fang Yuze.


Fang Chen sengaja mengurangi aura membunuh serta tekanannya kepada beberapa orang tersebut, alasan pertama meskipun Patriark Fang Yuze hanyalah boneka, tapi secara hukum dengan tanda tangannya sudah cukup untuk membuat berkas akuisisi sah secara hukum.


“Kita disini bukan untuk urusan pribadi, jadi jangan pernah mengatakan hal itu lagi, apakah kamu mengerti, Selatan?”


Fang Chen bertanya kepada Liu Changhai, dia sudah membatalkan tekanan serta aura membunuhnya, kelima orang bawahannya dan Patriark Fang Yuze sudah bisa berdiri kembali.


“Baik tuan muda, saya tidak akan mengulanginya lagi.”


Liu Changhai membungkukkan badannya dan kembali ke belakang Fang Chen bersama dengan keempat bawahan lainnya.


Fang Chen bangkit dari tempat duduknya dan mendekati Patriark Fang Yuze.


“Pertama-tama aku ingin kamu menandatangani semua berkas ini, aku ingin semua petinggi perusahaan harus meninggalkan secepatnya pergi dari sini dalam waktu seminggu!”


“Semuanya akan diambil alih oleh Hotel Atlantis atau lebih tepatnya Atlantis Corporation, apakah kamu mengerti pak tua?”


Patriark Fang Yuze mengerti dengan tawaran yang tidak bisa ditolak, dia dengan cepat menandatangani semua berkas.


Setelah semuanya selesai, Fang Chen mengambil semua berkas akuisisi dan diberikan kepada Kakek Kong Li.


“Dengan ini, seharusnya kamu tahu mengenai ancaman yang tidak main-main ini bukan?”


“Sekarang urusan bisnis, mungkin bukan gayaku untuk bertanya hal pribadi kepada musuhku, tapi aku hanya penasaran dengan satu hal, apakah kamu tahu bahwa aku anakmu?”


Fang Chen menatap tajam Patriark Fang Yuze, mereka berdua saling menatap, kemudian Patriark Fang Yuze menghela nafas.


"Huh…"

__ADS_1


“Bagaimana aku tidak mengenali anakku sendiri! Tapi, mungkin kamu memang akan menjadi karmaku karena kelakuanku dulu kepadamu dan ibumu.”


"Tapi, aku sedikit lega karena setidaknya yang akan memiliki Fang Corporation ini adalah kamu, aku sekarang juga sudah tidak memiliki tujuan hidup lagi, setelah diberikan racun serangga oleh istri terkutuk itu."


Patriark Fang Yuze melihat istrinya yang pingsan dengan tatapan nanar, dia benar-benar menyesal telah meninggalkan permata demi buah busuk itu.


Fang Chen dan kelima bawahan sebenarnya cukup tertarik dengan racun serangga yang dikatakan oleh Patriark Fang Yuze.


Tapi, Fang Chen menahan diri agar tujuannya tidak berubah, dia tidak ingin karena kisah yang diceritakan Patriark Fang Yuze, dia tidak jadi meratakan Keluarga Fang dan malah memaafkannya.


“Cukup, aku tidak peduli dengan apapun urusan pribadi kalian, tapi terima kasih, karena kamu masih mengingat anakmu yang sudah menyimpan dendam selama belasan tahun ini.”


“Aku memperingatkanmu saja, kamu tinggal bersiap saja untuk menerima semua balasan atas semua kelakuanmu.”


“Ayo kita kembali ke Hotel, urusan kita disini sudah selesai.”


Fang Chen mengajak kelima bawahannya untuk kembali ke hotel.


Sedangkan Patriark Fang Yuze hanya bisa tersenyum kecut dengan ancaman anak kandungnya sendiri itu.


“Ironis sekali, dulu aku meninggalkan istri dan anakku yang selalu mendukungku di setiap keadaan, tapi karena kebodohanku yang memilih wanita busuk itu, aku mengacaukan keluarga indahku dulu, hahaha.”


Patriark Fang Yuze tertawa terbahak-bahak sendirian meratapi semua hal dialami olehnya.


"Dimana bocah kurang ajar itu? Apakah mereka sudah pergi? Untung saja kita tidak jadi menyerahkan Fang Corporation ini kepadanya!"


Hai Rong berkata kepada anaknya dengan suka cita, dia termasuk dalam mak lampir yang gila harta.


Berbeda dengan ibunya, Fang Yuan lebih peka terhadap situasi yang ada, dia dengan mudah menerka apa yang terjadi selama dia pingsan.


"Bu, sepertinya mereka sudah mendapatkan apa yang mereka mau dari awal, akuisisi perusahaan ini."


"Bagaimana bisa, bukankah kita sebelum pingsan tadi tidak sekalipun kita menandatangani pengalihan harta atau sejenisnya?"


"Ibu tanyalah kepada pak tua itu, bukankah dia yang pertama kali kita lihat ketika siuman dari pingsan."


"Pak tua itu juga tidak terlihat habis pingsan, dia terlihat segar bugar hanya saja mungkin mentalnya sudah agak rusak."


"Pak tua itu sudah mulai berbicara dan tertawa sendiri, ibu harus menghukumnya, gunakan racun serangga saja bu."

__ADS_1


"Benar nak, dia sudah hampir tidak waras, aku akan menghukumnya sesampainya di rumah, semuanya bawa patriark sampah ini kembali ke rumah!"


Sesampainya di Kediaman Keluarga Fang.


"Heeeeiii…!"


"Kalian sekarang sedang membawa patriark, bawa beliau dengan baik, jangan tidak menghormati seperti itu!"


Salah seorang pembunuh bayangan yang diselamatkan dari Liu Changhai, membentak penjaga yang tengah menyeret Patriark Fang dengan tidak manusiawi masuk ke dalam rumah.


"Diaaaam…!"


"Jika kamu masih mau bekerja disini jangan buat hal kecil seperti  ini menjadi hal besar, cepatlah bawa pak tua itu masuk."


Salah seorang pembunuh bayangan akhirnya menggantikan penjaga dan membopong patriark Fang Yuze masuk ke dalam rumah.


Sesampainya mereka semua di Aula, Fang Yuan memberikan perintah kepada semua orang untuk berkumpul, kali ini mereka menemui musuh super kuat.


Baik kuat secara finansial maupun secara kekuatan, kelangsungan hidup keluarga fang juga sedang terancam karena mereka kehilangan perusahaan induk yang sekarang membuat mereka tidak akan memiliki pemasukkan seperti dulu.


Semuanya sudah berkumpul dan mulai berdiskusi mengenai apa yang harus dipersiapkan untuk mengambil kembali harta yang sudah dimiliki oleh Atlantis Corporation.


Setelah berdiskusi selama beberapa jam tanpa menemukan sebuah solusi, ada sebuah celetukan yang selama ini tidak ada yang berani mengungkapkannya, karena dianggap hal tabu.


"Bagaimana jika kita meminta bantuan kepada Raja Hantu, menurut rumor dia memiliki ranah diatas Emperor level 10?"


"Bukankah bocah Atlantis Corporation akan kewalahan dan akan kalah dengan kekuatan Raja Hantu?"


"Tapi, kira-kira apa yang bisa membuat Raja Hantu tertarik dengan permintaan kita, dia terkenal sangat pemilih."


Fang Yuan dan ibunya, Hai Rong, saling bertatapan dan terlihat simpul senyum di sudut bibir mereka berdua.


"Kalian semua tenang saja, aku dan ibuku akan meminta langsung kepada ay… oh Raja Hantu, kami juga akan meminta banyak pasukan."


"Benarkah tuan? Aku akan selalu percaya dengan apa yang telah anda katakan."


Setelah menunggu sekian lama, Raja Hantu telah tiba di halaman Kediaman Keluarga Fang, dia datang dengan terbang.


Tentu saja, kedatangan yang heboh ditemani beberapa pasukan hantu membuat anggota keluarga Fang berhamburan menuju ke halaman.

__ADS_1


"Duar…!"


"Sekarang coba jelaskan apa masalah yang sedang menimpa kalian semua, sampai kalian memanggilku, tentunya itu hal yang merepotkan bukan?"


__ADS_2