
Setelah itu pertarungan mereka semua semakin cepat dan keras, tidak ada lagi senyuman di wajah mereka.
Tapi memang kultivasi tidak bisa di bohongi keunggulan Liang Kun karena dia memiliki ranah kultivasi lebih tinggi beberapa kali lipat membuatnya lebih bisa menguasai pertarungan dengan kedua orang itu.
Akhirnya yang keluar sebagai pemenang adalah Liang Kun, setelah mengalahkan kedua orang itu.
Liang Kun membantu anggota kelompoknya yang hanya tersisa sekitar 20 orang itu dan berhasil membalikkan keadaan dengan mengalahkan semua anggota Kelompok 1.
Dengan ini Liang Kun berhasil mengukuhkan diri untuk berhasil lolos ke Tahap Ketiga.
“Selamat kepada Kelompok 10, karena telah memenangkan pertarungan pertama ini, tapi jangan terlalu berbangga diri, kalian semua belum dipastikan lolos, hanya setelah diputuskan oleh juri maka baru bisa dikatakan lolos.” Pembawa Acara memberi peringatan.
“Semua pengumuman siapa saja yang lolos akan diumumkan di akhir acara hari ini, jadi kalian semua silahkan kembali ke pinggir lapangan, karena kita akan memulai pertandingan lebih lanjut lagi,” ucap Pembawa Acara.
“Pertandingan Kedua Kelompok 2 vs Kelompok 8.”
Singkat cerita pertandingan berlanjut seperti biasanya dan tidak kalah seru dengan pertandingan pertama.
Dan akhirnya waktu untuk pengumuman siapa saja yang lolos sudah ditayangkan di layar besar yang ada di bagian atas arena, semua orang bisa melihat nama-nama yang tertera disana dengan jelas.
“Terima kasih untuk kalian semua sudah memberikan kami semua pertarungan yang sangat seru, untuk yang belum lolos, kalian semua bisa mencobanya lagi tahun depan, jangan terlalu kecewa pada diri sendiri,” imbuh Pembawa Acara.
“Untuk 100 orang yang sudah lolos, silahkan untuk mempersiapkan diri, Tahap Ketiga besok, akan membuat kalian semua kehabisan energi,” sambung Pembawa Acara.
“Tuan Pembawa Acara, bolehkan anda menjelaskan mengenai peraturan dan jenis pertandingan besok?” Nuan Nuan bertanya.
“Hehe, sangat boleh, tapi kalian semua harus menguatkan mental,” balas Pembawa Acara.
“Karena pertandingan besok, kalian akan memperebutkan 10 tiang yang akan dibentuk oleh penyelenggara besok,” jelas Pembawa Acara.
__ADS_1
“Kalian diperbolehkan menggunakan jenis serangan, senjata atau apapun yang bisa membuat kalian berhasil merebut maupun mempertahankan tiang yang sudah kalian kuasai, besok akan memiliki batas waktu 3 jam saja,” sambung Pembawa Acara
"Termasuk menggunakan cara licik dan diperbolehkan untuk membunuh musuh." Pembawa Acara mengatakan itu dengan jelas.
Tentunya hal ini memancing perdebatan pada semua orang, kali ini peraturan Turnamen ini sudah keterlaluan sama sekali.
"Bagaimana bisa acara publik seperti ini ada peraturan tidak masuk akal seperti itu, apakah penyelenggara turnamen ini orang gila," respon beberapa penonton.
"Aku tahu kalian semua pasti akan terkejut, tapi memang seperti itulah peraturan untuk besok, jadi kalian semua akan saling bermusuhan," ucap Pembawa Acara.
"Tidak ada lagi kelompok seperti hari ini dan masih sama seperti yang kemarin bagi yang ingin mengundurkan diri, kalian bisa melakukannya sekarang," tambah Pembawa Acara.
Semua peserta masih terdiam seribu bahasa, kebanyakan dari 100 orang yang lolos berasal dari Keluarga Menengah dan mereka berharap sekali bisa mendapatkan sumberdaya terutama Buku Pelatihan yang dijanjikan oleh Fang Chen.
"Jika hanya sebatas ini saja prinsip kalian semua, kalian tidak pantas menjadi bagian dari keluarga baru Hotel Atlantis," ujar Pembawa Acara.
"Saya akan tetap melakukannya, aku akan berusaha keras untuk memenangkan peringkat 10 besar," teriak salah satu peserta dengan penuh tekad.
"Aku tetap memikirkan mereka semua dan aku berdiri disini untuk berkontribusi kepada keluargaku itu, jadi aku akan tetap mengikuti Tahap Tiga besok," ucap peserta itu.
"Bagus, kamu memiliki tekad yang kuat, kamu mendapatkan hadiah khusus dari Ketua Fang Chen berupa Buku Pelatihan dan Senjata tingkat Emas Menengah ini," ucap Pembawa Acara sambil melemparkan barang-barang tersebut.
"Beliau berharap kamu bisa menjadi salah satu dari sepuluh orang yang lolos dan menjadi bagian keluarga baru Anggota Belati Tuhan, jadi berterima kasihlah kepada beliau," tambah Pembawa Acara.
Peserta itu menerima hadiah dengan hati yang gembira, tekadnya diakui oleh Ketua Fang Chen, sosok idola baru baginya.
Peserta itu kemudian membungkukkan badannya mengarah ke kursi VIP, dia sudah membayangkan menjadi anggota baru Belati Tuhan.
Jadi peserta itu belajar membungkukkan diri dengan benar ke arah Fang Chen.
__ADS_1
Kejadian ini membuat 99 orang lainnya juga ikut bertekad, mereka juga berpikir, bisa saja penyampaian dari peraturan ini salah satu tes yang diberikan untuk bisa lolos.
Karena pemikiran itu, akhirnya 100 orang dengan kesadaran penuh menyatakan kehadirannya dan keikutsertaannya untuk tahap ketiga pada besok hari.
“Sikap seperti itulah yang ingin aku lihat,” gumam Fang Chen dari kursi VIP.
“Baiklah, kalian semua sudah lolos dalam tes kali ini, sebagai seorang kultivator kalian tidak boleh berpikiran sempit dan gampang menyimpulkan seperti kebanyakan orang,” ucap Pembawa Acara.
“Rincian peraturan itu memang mengharuskan kalian semua dalam kondisi hidup dan mati, tapi kalian tenang saja, besok Ketua Fang Chen akan membantu menyembuhkan kalian,” sambung Pembawa Acara.
“Ketua akan menyembuhkan kalian dan kalian masih memiliki kesempatan sampai waktu habis, jadi kalian besok akan dipaksa bertarung secara terus menerus,” tambah Pembawa Acara.
“Jadi kalian semua harus beristirahat dengan tenang hari ini, agar kalian segar bugar untuk tahap ketiga besok,” ujar Pembawa Acara sambil tersenyum.
“Terima kasih,” ucap semua peserta kemudian mereka semua diarahkan menginap di Hotel Atlantis.
Mereka diberikan hak khusus itu karena di Hotel ada Array pengumpul qi, yang membuat mereka bisa mengisi ulang energi qi mereka dan bisa beristirahat dengan tenang.
“Untuk semua penonton, sampai ketemu besok pagi…” Pembawa Acara menutup acara hari itu dan semua penonton berangsur meninggalkan Venue.
Di Area Kursi VIP.
“Tuan muda, sepertinya diantara penonton yang berasal dari Keluarga Huang, tapi mereka tidak melakukan suatu hal yang mencurigakan, apakah kita akan membiarkan mereka begitu saja?” Yang Kai bertanya kepada Fang Chen.
“Tidak masalah, mereka hanya ingin melihat bagaimana kita merekrut anggota, aku sangat yakin mereka tidak bodoh dengan membuat keributan di acara ini,” balas Fang Chen.
“Tapi tidak ada salahnya untuk bersiap-siap, kalian semua kerahkan semua anggota yang kita miliki untuk menjaga setiap penjuru Venue besok,” sambung Fang Chen.
“Jika ada orang yang berniat melakukan sesuatu segera amankan, kemudian interogasi seperti biasanya, apakah kalian mengerti?” tambah Fang Chen.
__ADS_1
“Mengerti,” ucap semua petinggi yang ada di Area Kursi VIP.
Dan dengan demikian satu hari berlalu dengan cepat, Tahap Ketiga Turnamen Beladiri akan segera dimulai.