SISTEM KULTIVASI MODERN

SISTEM KULTIVASI MODERN
P184 - Pertunjukan Keren


__ADS_3

“Tenang saja, waktunya cukup! Kalau begitu mulai besok kamu harus menuju ke markas pusat untuk mengambil seragam dan medali kepangkatan, yang harus selalu digunakan selama di dalam markas!” Patriark Long Heng menjelaskannya dengan baik.


“Aku sudah tahu pak tua, tidak perlu kamu jelaskan lagi!” Fang Chen memotong penjelasan ayah mertuanya.


“Bisakah kamu menjelaskan mengenai agenda apa saja yang harus diterapkan kepada 500 orang pasukan khusus apa namanya tadi?” Fang Chen lupa nama pasukan khusus yang akan ditangani olehnya.


“Pasukan Khusus Black Dragon, mereka terdiri dari 1000 orang, mereka akan masuk seleksi, hanya 100 orang saja yang akan mengikuti kompetisi, kamu hanya punya waktu 100 hari saja untuk melatih sekaligus menyeleksi mereka!” Patriark Huang menjelaskan.


“Setelah seratus hari pelatihan dan seleksi, kalian semua akan terbang menuju ke negara AA untuk melaksanakan latihan gabungannya, kalian akan menjelajah ke hutan dan padang rumput yang ada di negara bagian Alaska…” Patriark Long Heng menjelaskan semuanya secara rinci.


“Stop, aku sudah mengerti, bagaimana jika aku sekarang ke markas pusat saja, mumpung aku hari ini tidak memiliki acara sama sekali?” Fang Chen menawarkan diri.


*PLAK!


Patriark Long Heng menampar wajahnya sendiri, “Apakah kamu tidak bercanda, biasanya kamu akan bermalas-malasan terlebih dulu, kenapa sekarang kamu terlihat semangat begitu?” Dia cukup terkejut dengan respon Fang Chen.


“Lebih baik kita segera berangkat, sebelum aku berubah pikiran bukan?” Fang Chen mengancam ayah mertuanya.


“Baik-baik, mari kita pergi kesana sekarang, sekalian saja kamu melihat siapa saja orang yang akan kamu latih nanti, bukankah itu lebih baik?” Patriark Long Heng bersemangat.


“Atur sajalah, aku juga penasaran seberapa tangguh pasukan khusus yang dimiliki oleh militer negara TK ini, apakah mereka akan bisa menahan semua pelatihanku yang seperti neraka?” Fang Chen mengeluarkan aura gila latihannya.


“Jangan menakuti mereka berdua, aku paham kamu sangat senang untuk menyiksa… eh maksudnya melatih orang, oleh karena itu aku meyakinkan para jenderal lain yang setingkat denganku, agar kamu yang melatih mereka semua.” Patriark Long Heng menjelaskan.


"Oh iya untuk kalian semua jangan jika ada apa-apa kalian boleh menghubungiku, atau langsung mendatangiku secara langsung, aku mungkin tidak akan kembali ke hotel selama beberapa bulan kedepan." Fang Chen berpamitan dengan semua orang yang ada di meja makan.

__ADS_1


"Baik tuan muda, kami mengharapkan kebaikan untuk anda, semoga pasukan khusus negara ini lebih baik dari kami, kalau tidak, kami semua tidak bisa membayangkan wajah kesakitan mereka." Zhang Bijie menanggapi dengan senyuman.


Fang Chen juga berharap seperti itu, karena dia tidak mau menurunkan porsi latihannya, jadi para pasukan khusus setidaknya harus setara dengan bawahan Fang Chen agar benar-benar latihannya maksimal.


Setelah satu dua patah kata, Fang Chen ditemani oleh Patriark Long Heng dan kedua bawahannya menuju ke markas pusat, mereka akan mengambil seragam pelatih dan medali kepangkatan milik Fang Chen.


Sesampainya di markas pusat dan sudah mengambil seragam dan medali kepangkatan, Fang Chen langsung memakainya, karena dia ingin langsung menuju ke markas pasukan khusus untuk melihat pasukan yang akan dilatih olehnya.


“Apakah kamu benar-benar ingin melihat mereka sekarang? Kenapa kamu tidak berkenalan dengan para petinggi terlebih dulu?” Patriark Long Heng memberikan sebuah ide.


“Tenang saja, mereka menatapku seperti itu hanya karena tahu siapa aku sebenarnya, pada kenyataannya mereka juga tidak akan berani kepadaku!” Fang Chen menolak dengan halus.


“Yah perkataanmu ada benarnya juga, kalau begitu kita akan langsung menuju ke markas pasukan khusus menggunakan helikopter yang ada di atas gedung ini, mari kita kesana!” Patriark Long Heng mengajak Fang Chen.


Mereka berdua naik ditemani oleh dua asisten atau bawahan Patriark Long Heng yang sudah sejak di hotel tadi ikut dan seorang pilot, dan co-pilot helikopter yang sedang mereka naiki ini.


Mereka semua menaiki helikopter dan terbang menuju ke tenggara, 20 menit kemudian, sebuah markas militer besar terlihat di tengah-tengah hamparan pegunungan dan hutan belantara, disanalah tujuan mereka kali ini.


“Kalian pintar juga menempatkan markas disini, para prajurit akan berpikir dua kali, tiga kali untuk mangkir dari latihan, karena yang menanti mereka adalah hutan belantara dan pegunungan tinggi seperti ini, bagus, bagus.” Fang Chen memberikan pujian.


“Kamu jangan kagum dulu sekarang, ketika nanti kamu sampai disana, pasti akan lebih terkejut lagi, disana semua fasilitas militer lengkap, mulai senjata berat sampai senjata umum yang sering dijumpai.” Patriark Long Heng bangga dengan markas buah dari pikirannya itu.


Ketika tepat helikopter ingin mendarat, Fang Chen memberikan kode untuk berhenti sejenak.


“Apa yang akan kamu lakukan nak?” Patriark Long Heng sedikit khawatir dengan menantunya itu.

__ADS_1


“Oioioi pak tua, kenapa bahasamu semakin sopan begitu, dimana pak tua yang kukenal itu?” Fang Chen menanggapi dengan candaan.


“Bodoh, kamu sedang ngapain? Apakah kamu ingin terjun bebas dari sini? Kita masih di ketinggian 3000 meter, apa kamu gila?” Patriark Long Heng akhirnya kembali ke tabiat aslinya.


“Hahaha… Kamu tenang saja pak tua, aku melihat para pasukan yang kamu maksud sedang latihan disana, aku ingin memberikan mereka kejutan dengan jatuh dari ketinggian segini dan tidak mati.”


“Dan ngomong-ngomong, bukankah kamu sudah tahu bahwa aku bisa terbang ya?” Fang Chen bertanya kepada Patriark Long Heng.


“Ya aku memang sudah tahu, tapi aku tidak tahu apakah kamu bisa menahan tekanan angin di ketinggian 3000 meter ini?” Patriark Long Heng masih khawatir.


“Aku ingin membuktikannya juga, kalau begitu aku duluan…!” Fang Chen kemudian terjun bebas tanpa menggunakan pengaman sama sekali, dia membentangkan tubuhnya dan menikmati tekanan angin yang cukup kuat.


Tapi, karena Fang Chen seorang kultivator ranah Path of Tribulation, tekanan angin yang dihadapinya sekarang masih masuk dalam kategori bisa ditolerir, karena ranah kultivasi jiwa fisiknya sudah sangat tinggi.


*DUAR!


Beberapa menit kemudian Fang Chen berhasil mendarat dengan posisi siap sempurna, tapi akibat dari kelakuannya itu, salah satu lapangan latihan prajurit rusak parah.


Para prajurit yang sedari tadi latihan langsung bersiaga, mereka semua mengira ada musuh yang datang, karena suara ledakan tadi seperti sebuah mortir.


Setelah kabut menghilang, barulah muncul seorang laki-laki berusia 22 tahun yang sangat tampan, memiliki tubuh tegap dan proporsional, mengenakan seragam militer yang sama dan terakhir memiliki pangkat seorang Brigadir Jenderal.


Fang Chen yang sadar sudah sedikit memberikan pertunjukkan yang menghebohkan langsung menyapa semua prajurit yang sekarang masih melihatnya dengan kebingungan.


“Halo Kadet! Apakah kalian semua menikmati pertunjukanku barusan? Aku baru saja jatuh bebas tanpa alat apapun?” Fang Chen menyapa semua orang.

__ADS_1


__ADS_2