
“Dan … tolong jangan katakan kepada Fang Chen dulu mengenai kedua istrinya. Jika nanti kami sudah mengonfirmasinya, baru katakan padanya. Kita semua tidak mau Fang Chen semakin menggila dengan berita yang masih simpang siur ini. Kamu mengerti, kan?” Jenderal Long Heng bertanya kepada Yang Kai via telepon.
“Baiklah, sementara akan saya rahasiakan dari tuan muda. Setelah selesai menyelidiki, jangan lupa untuk menelepon saya dengan nomor ini.” Yang Kai kemudian menutup teleponnya dan segera berkumpul dengan yang lainnya untuk segera menuju ibukota Negara AA, guna membantu pergerakan tuan mudanya.
***
Fang Chen yang terbang dengan kecepatan tinggi akhirnya melihat beberapa serangan dari pesawat tempur Negara AA yang sudah mengarah kepadanya.
“Cih.” Fang Chen hanya berdecak kesal saja kemudian mengayunkan tangannya untuk menyerang balik para pesawat tempur dengan Belati Darah-nya.
“Belati Darah : Membesar!”
“Pecahkan kaca pilot pesawat itu dan hantam kepala pilot itu sampai hancur!”
Fang Chen melapisi tubuhnya dengan skill pasif miliknya yaitu Tempurung Energi tingkat Jade Puncak untuk menghalau peluru kaliber agar besar yang ditembakkan dari senjata pesawat tempur tersebut.
Fang Chen kali ini berhenti sejenak dan mengayunkan tangannya ke berbagai arah untuk mengendalikan Belati Darah agar lebih maksimal dan bisa membunuh pilot pesawat tempur dengan cepat serta efisien.
Beberapa detik kemudian, salah satu pesawat tempur itu berhasil dijatuhkan setelah kaca bagian depan pilot tertembus oleh Belati Darah dengan memanfaatkan momentum kecepatan pesawat tempur dan Belati Darah.
*DUAR!
Pesawat tempur itu terjatuh ke daratan dan menghantam beberapa gedung yang akhirnya membuat semua kecelakaan penerbangan serta membunuh sekitar 20 warga sipil.
Hal ini disebabkan karena pertarungan Fang Chen melawan belasan pesawat tempur itu tepat berada di atas kawasan pada penduduk dan pertarungan mereka disaksikan oleh ribuan orang sekarang.
Fang Chen tidak peduli dengan hal itu, yang ada dalam pikirannya sekarang adalah bagaimana cara untuk bisa sampai di Ibukota Negara AA secepat mungkin.
Fang Chen juga sudah mengeluarkan Pedang Suci Excalibur, dia berniat untuk memberikan serangan udara area luas untuk menghabisi belasan pesawat tempur sekali jalan.
__ADS_1
Fang Chen yang menggunakan mode Malaikat karena Gerbang Malaikat, dikolaborasikan dengan Pedang Suci Excalibur, benar-benar memiliki penampilan yang sangat menawan.
Tapi, tampangnya yang menawan itu tidak serta merta membuatnya diterima oleh semua orang, khususnya warga sipil Negara AA.
Sekarang semua media di Negara AA sedang menyiarkan pertarungan Fang Chen secara live. Para awak media itu juga menambahkan embel-embel mengenai Fang Chen yang merupakan seorang ******* karena telah membunuh warga sipil.
Hal ini menyulut semua warga Negara AA sangat mengecam tindakan Fang Chen, mereka semua menuntut Fang Chen untuk segera keluar dari negara mereka secepat mungkin.
Propaganda media yang dipelopori oleh pemerintah pusat Negara AA itu memang sudah sangat terstruktur. Mereka menggunakan media untuk membuat kesalahan berubah menjadi di pihak Fang Chen.
Disinilah salah satu kekuatan terbesar Negara AA. Mereka adalah negara dengan banyak sekali double standart atau hypocrite, mereka benar-benar bisa memutar balikkan fakta semau mereka dengan bantuan media.
Serta bodohnya lagi, semua negara yang memiliki hubungan baik dengan Negara AA juga menampil berita yang sama. Akhirnya dalam waktu singkat penyerangan Fang Chen kepada Negara AA sudah diketahui dunia dan menjadi bahan perbincangan paling panas dalam beberapa waktu saja.
Tapi sekali lagi, Fang Chen tidak memedulikan itu semua. Jangankan hanya Negara AA, bahkan jika seluruh dunia ingin melawannya, maka dia dengan senang hati menerimanya.
Fang Chen kini sudah berhasil menjatuhkan belasan pesawat tempur yang tadi menyerangnya. Dan lagi-lagi semua pesawat tempur itu jatuh ke pemukiman dan akhirnya membuat banyak korban jiwa berjatuhan.
“Excalibur : Serangan Suci!” Sebuah serangan yang sangat menyilaukan mata terbentuk, ribuan drone pembunuh yang belum sempat menyerang tersebut langsung menghilang tanpa sisa.
“Sekarang waktu melanjutkan perjalanan!” Fang Chen mengebaskan sayapnya dan terbang dengan kecepatan tinggi serta kembali ke tujuan awalnya.
Namun, tepat di area udara Hollawaad yang merupakan daerah perbukitan, Fang Chen mendapatkan serangan dari angkatan darat dan udara.
Serangan angkatan darat berasal dari tank-tank super besar dan kuat yang langsung menembakkan puluhan serangannya. Mereka juga menggunakan peluru kendali agar serangannya tepat mengenai sasaran.
*BAM!*BAM!
Fang Chen yang melihat itu menghindari semuanya dan kemudian mendekati area perbukitan dan memberikan sebuah serangan area luas lagi, “Gerbang Malaikat : Angel Force!” Dia mengayunkan pedangnya dan langsung terjadi ledakan yang membuat bukit itu hangus.
__ADS_1
*BOOOOM!
[Selamat, Master mendapatkan 1000 EXP & 100 SP.]
Semua kompi tentara pengguna tank itu langsung terbunuh seketika. Tulisan Hollawaad juga ikut menghilang terkena serangan Fang Chen. Kini hanya tersisa puluhan pesawat tempur berbeda tipe dari sebelumnya.
“Kepada ******* Fang Chen. Kamu sudah terkepung oleh semua tentara kami. Diharapkan menyerah atau kami akan segera memberikan serangan mematikan kepadamu. Ini peringatan terakhir!” Salah seorang petinggi militer yang berada di helikopter utama memberikan peringatan kepada Fang Chen.
Fang Chen hanya memandang petinggi militer itu dengan tatapan yang tajam seraya berkata, “Tidak ada yang berhak menghentikanku, bahkan jika ada dewa di dunia ini. Tetap tidak akan bisa menghentikanku!” Pernyataannya diakhiri dengan sebuah serangan elemen, “Petir Hitam : Hujan Petir!”
*JGEER!JGEER!
Beberapa pesawat tempur langsung terbakar dan meledak dengan hebat. Namun, kecepatan pesawat tempur yang sekarang melebihi kecepatan suara, sehingga serangan Fang Chen dengan elemen itu masih banyak yang meleset.
“Ooo … akhirnya kalian mengeluarkan salah satu senjata militer terkuat yang kalian miliki ya. Kalau begitu, mari kita lihat berapa lama kalian bisa menahan dan menghindari seranganku.” Fang Chen bergumam sambil memikirkan serangan kombinasi apa yang harus dikeluarkan setelah ini.
“Kalau begitu aku akan mengakhiri pertarungan disini dengan serangan ini.”
“Pedang Suci Excalibur kembali!”
“Pedang Lady Rose bergabung dengan Belati Darah!”
“Pedang Lady Rose Darah : 1000 Mawar Hitam!” Sebuah kombinasi serangan 1000 mawar yang bisa meledak dengan elemen petir hitam dilakukan oleh Fang Chen.
“Gerbang Malaikat : Cahaya Penghakimaaaaaan!” Setelah serangan 1000 Mawar Hitam itu berhasil mengurung semua pesawat tempur dan sebuah helikopter yang tersisa.
Kemudian dari tangan Fang Chen keluar sebuah serangan memiliki suhu sangat tinggi dan menyilaukan mata. Sebuah serangan skala luas yang membuat semua makhluk hidup dalam area tertentu langsung meleleh karena suhu tinggi akibat cahaya tersebut.
*ARRGGGHH!
__ADS_1
Suara teriakan semua musuh terdengar saling bersahutan. Dan bukit itu sekarang sudah menjadi pemakan tidak langsung untuk semua musuh yang mati. Fang Chan hanya melihat sekilas dan melanjutkan perjalanan.