SISTEM KULTIVASI MODERN

SISTEM KULTIVASI MODERN
P72 - Pemimpin Ideal


__ADS_3

"Saya setuju dengan Senior Yang Kai, bahkan mungkin jika saya boleh berbicara kasar, dulu anda menganggap kami hanya alat, sedangkan sekarang anda seperti menganggap kami sebagai saudara." Zhang Bijie berbicara dengan polosnya.


"Tookkkk." Yang Kai memukul kepala Zhang Bijie, perkataan kasar seperti itu tidak seharusnya keluar dari mulut seorang bawahan.


"Aduh." Zhang Bijie mengaduh kesakitan, dia terkejut karena Yang Kai tiba-tiba saja memukulnya, mimik wajahnya bertanya-tanya tapi tak kunjung dapat jawaban dari Yang Kai.


"Tuan muda, maafkanlah si bodoh ini…" Yang Kai mewakili Zhang Bijie untuk meminta maaf.


"Tidak masalah Yang Kai, memang begitulah kenyataannya, aku tidak menyangka bahwa gara-gara perkataan pak tua buta, Ketua Organisasi Hitam, aku bisa berubah begitu drastis, tapi aku tidak membenci itu." Fang Chen.


"Sepertinya aku harus berterima kasih kepadanya, dalam waktu dekat aku akan pergi ke ibukota, apakah kalian berdua mau ikut?" Fang Chen memberikan tawaran kepada kedua orang tersebut.


"Tentu saja tuan muda." Jawab antusias kedua orang itu, tentu saja mereka mau.

__ADS_1


"Kalau begitu sudah diputuskan, kalian berdua besok ikut aku mengunjungi Keluarga Luo terlebih dulu, baru kita menuju ke ibukota." Fang Chen.


"Baik tuan muda, untuk anggota yang lainnya, apakah mereka memiliki tugas dari anda?" Yang Kai bertanya.


"Tugaskan saja mereka untuk memperkokoh kedudukan kita di Provinsi Sichuan, suruh mereka untuk melakukan konsolidasi kekuatan seluruh Provinsi Sichuan." Perintah Fang Chen.


"Juga cari relasi sebanyak mungkin dengan para petinggi, pejabat atau dengan berbagai macam keluarga yang berpotensi bisa kita gunakan untuk berbagai hal." Fang Chen.


"Tuan muda, anda kejam lagi, bukankah baru beberapa saat yang lalu anda berubah 180°?" Tanya Zhang Bijie dengan heran.


"Jadi, untuk sementara, mungkin aku akan menggunakan prinsip ini, aku akan berlemah lembut dan berjuang demi orang-orangku, tapi aku akan kejam terhadap semua orang luar dan musuh-musuhku." Fang Chen serius.


"Baik tuan muda, memang seperti itulah pemimpin ideal yang kami butuhkan 😊." Yang Kai dan Zhang Bijie sependapat.

__ADS_1


Fang Chen hanya tersenyum, kemudian mereka bertiga sepakat untuk istirahat agar besok pagi bisa langsung menuju ke kediaman Luo.


Keesokan paginya…


"Halo semuanya, apakah kalian sudah diberitahu oleh Yang Kai atau Zhang Bijie bahwa kalian semua memiliki tugas baru?" Tanya Fang Chen sewaktu melihat gerombolan Belati Tuhan yang tengah bersantai di halaman mansion.


"Benar tuan muda, Kedua Senior sudah memberitahukannya kepada kami semua, kebetulan kami ini sedang mendapat shift menjaga mansion tuan muda." Salah satu Belati Tuhan.


"Anggota yang lainnya sudah mulai bergerak sesuai dengan arahan dari Kedua Senior tuan muda." Salah satu Belati Tuhan itu melanjutkan penjelasannya.


"Ooo, baguslah kalau begitu, apakah kalian semua melihat dimana orang yang kalian sebut sebagai dua senior itu?" Tanya Fang Chen.


"Kedua senior sekarang berada di taman belakang tuan muda sedang melakukan latih tanding seperti biasanya." Jawab salah satu belati tuhan tersebut.

__ADS_1


Fang Chen berterimakasih kemudian langsung menuju ke area belakang mansion, semakin dia melangkahkan kaki, semakin keras terdengar suara pedang yang beradu.


__ADS_2