
Sepuluh Arena yang kemarin digunakan sudah berubah menjadi sebuah Arena yang luas dengan ukuran hampir memenuhi seluruh lapangan.
“Semua penonton jangan lupa mendukung kelompok kalian masing-masing dan sama dengan kemarin mari kita mulai pertandingan pertama ini dengan hitungan mundur,” sambung Pembawa Acara menarik antusias penonton.
Semua penonton bersama-sama menghitung mundur.
“3”
“2”
“1”
“Kalian bentuklah formasi seperti yang kemarin kita sepakati, kita akan langsung menyerang dengan Seruling Kematian untuk memecah fokus mereka.” Wang Xuemin yang ditunjuk sebagai ketua kelompok 1 memberikan perintah.
“Baik.” Semua anggota kelompok satu dengan cepat menyesuaikan diri dan langsung membentuk formasi yang membentuk segitiga besar yang mengerucut kepada Wang Xuemin.
“Semuanya, alirkan energi qi kalian semua, kita akan langsung menyerang,” ucap Wang Xuemin.
Setelah semua energi qi terkumpul semua, Wang Xuemin langsung meniup Serulingnya hingga mengakibatkan suara yang memekakkan telinga kelompok 10.
Tapi, Kelompok 10 tidak membiarkan hal itu begitu saja, mereka juga membuat formasi Setengah Lingkaran Bulan, tujuannya adalah untuk mengepung musuh, tapi mereka sedikit kesulitan menghalau suara seruling itu.
“Tetap fokus, jangan biarkan formasi hancur, kita harus tetap melakukan formasi ini,” perintah pemimpin Kelompok 10 yaitu Liang Kun, orang yang di tahap pertama bisa meminjam kekuatan petir.
“Tutup telinga kalian dan lapisi tubuh kalian semua dengan energi qi, jangan biarkan mereka membuat kalian semua pingsan,” tegas Liang Kun lagi.
Semua anggota Kelompok 10 masih kesulitan mendengarkan dan menjalankan perintah Liang Kun karena suara suling yang sangat keras, kesempatan ini dimanfaatkan oleh Kelompok 1.
Kelompok satu di bawah komando Wang Xuemin langsung menyerang secara bertahap dari serangan jarak jauh dan semakin mendekat untuk pertarungan jarak dekat, karena komposisi kelompok 1 kebanyakan adalah petarung jarak dekat.
Setelah dirasa cukup dekat, Wang Xuemin memberikan perintah lanjutan, “Sekarang kita akan melakukan pertarungan bebas, kalian semua serang musuh yang sudah kita tandai kemarin, pukul mereka sampai keluar arena,” perintah Wang Xuemin.
__ADS_1
“Tinju Iblis…” Anggota Kelompok 1 sudah ada yang mulai menyerang inti formasi dari musuh, semua sudah dikoordinir dengan baik oleh ketua mereka.
“Krak…”
Suara pijakan kaki anggota Kelompok 10 yang terkena serangan itu, Liang Kun yang melihat pertandingan ini dipaksa masuk ke pertarungan jarak dekat, langsung memberikan perintah untuk melakukan pengepungan dan menyerang balik musuh.
“Kalian semua bentuk ke formasi kedua, kita akan memasuki pertarungan jarak dekat, pilih musuh yang setingkat dengan kalian, jangan gentar, kita masih memiliki kesempatan yang besar,” perintah Liang Kun.
“Petir pinjamkanlah kekuatanmu, serang musuhku dan hancurkan mereka.” Liang Kun langsung menggunakan petir untuk menyerang ketua musuh yakni Wang Xuemin.
Wang Xuemin yang masih fokus dalam meniup seruling dibantu oleh Nuan Nuan, wakil ketua Kelompok 1, dia berhasil mengalirkan petir itu ke dalam pedangnya, dia melemparkan pedangnya ke langit.
“Oh, ternyata seranganku dipatahkan dengan mudah oleh perempuan itu, aku harus meningkatkan penguasaan petirku untuk kedepannya, sekarang aku menyerang perempuan itu dengan pedangku saja, kita akan mengadu keterampilan berpedang.” Liang Kun bergerak dengan cepat menyerang Perempuan itu.
“Ketua, bantu aku, kita sudah dulu membuat mereka kesakitan dengan seruling itu, musuh yang harus kita hadapi ini adalah pria tua pemimpin kelompok musuh, Liang Kun dengan ranah Emperor 5, jika bertarung secara langsung, aku akan sangat kewalahan,” ucap Nuan Nuan.
Wang Xuemin juga menyadari Liang Kun bergerak cepat untuk mendekati Nuan Nuan, dia kemudian mengakhiri suara seruling itu dan langsung berada di samping Nuan Nuan untuk menghadang Liang Kun.
“Semuanya, pertarungan ini akan melebar, kalian langsung serang musuh yang setingkat, jangan sampai kalah, kita semua harus menang,” ucap Wang Xuemin memberikan semangat kepada semua anggota kelompok.
Setelah suara seruling itu berhenti, pertarungan kelompok langsung terjadi, semua orang sudah saling berhadapan, tapi dengan strategi seruling tadi, Kelompok 1 berhasil mengalahkan 50 orang dari Kelompok 10.
Akhirnya pertandingan ini memaksa setiap anggota Kelompok 10 berhadapan dengan dua orang dari anggota Kelompok 1 termasuk Ling Kun vs Wang Xuemin dan Nuan Nuan.
Semua penonton bersorak.
“Bidadari Nuan Nuan, kamu harus menang, kami semua disini mendukungmu,” ucap beberapa penonton yang kebanyakan dari kalangan laki-laki.
“Kakak Wang juga jangan sampai gentar, kalahkan pria tua yang menyerang kalian, kami semua sangat mencintaimu,” ucap penonton dari kalangan perempuan.
“Pak Tua Liang Kun, kalahkan dua bocah kecil itu, jangan biarkan mereka mengalahkanmu dengan seruling dan pedang sampah itu,” ucap penonton yang mendukung Kelompok 10.
__ADS_1
Semua penonton semakin terbagi menjadi dua kubu dan saling melontarkan cacian dan dukungan kepada jagoan mereka masing-masing.
Liang Kun kini sudah berhadapan dengan kedua orang Ketua dan Wakil ketua Kelompok 1.
“Kalian berdua sangat hebat dalam beberapa menit saja, 50 anggota kelompokku bisa kalian keluarkan dari arena dengan mudah, andaikan bukan karena seruling itu, mungkin hal itu tidak akan terjadi,” ucap Liang Kun.
“Tapi, tidak masalah setidaknya aku memiliki kehormatan memiliki pertarungan dengan dua tuan muda dan putri dari Keluarga Menengah ini, hehehe…” Liang Kun terkekeh karena kedua orang di depannya itu.
“Baiklah senior, kami berdua meminta bimbingan dengan pertarungan kali ini,” ucap Wang Xuemin.
“Mari kita mulai,” ucap Liang Kun yang tiba-tiba saja menghilang dari tempatnya dan muncul di samping Nuan Nuan serta mengarahkan pedangnya ke leher Nuan Nuan.
“Swoosh…” Untung saja Nuan Nuan memiliki reflek yang bagus, jadi dia bisa menahan pedang Liang Kun dengan pedangnya.
“Trang…” Benturan pedang tidak bisa dihindari lagi, Wang Xuemin juga mengambil inisiatif untuk menyerang dengan racun yang ada di tangannya.
“Racun peledak,” ucap Wang Xuemin, kemudian keluar serbuk racun itu dari balik baju lengannya.
Liang Kun berhasil menghindari serbuk itu dan dia menyerang balik.
“Tangan petir,” Liang Kun menarik petir ke tangannya dan bergerak dengan cepat ke belakang tubuh Wang Xuemin agar dia terkena serangannya itu.
Kali ini Wang Xuemin gagal menghindari serangan itu dan terkena serangan telak dari petir itu.
“Argh,” suara Wang Xuemin kesakitan, dia langsung menyerang dengan tebasan dari serulingnya, ternyata dia sengaja terkena serangan itu agar dia bisa mencapai tubuh Liang Kun.
“Slash.” Tebasan pedang itu berhasil mengenai sedikit baju dari Liang Kun.
“Hohoho, ternyata kamu sengaja ya, kemampuan analisismu sangat tinggi anak muda, tapi maaf aku juga tidak bodoh sampai membiarkan tubuhku terkena seruling yang sangat beracun itu,” ucap Liang Kun sambil menanggalkan baju luarannya.
“Sepertinya kita harus serius sekarang,” ucap Liang Kun mengeluarkan tekanan kultivasinya.
__ADS_1