SISTEM KULTIVASI MODERN

SISTEM KULTIVASI MODERN
P78 - Obrolan Santai


__ADS_3

“Bagus, kita memiliki Jenderal Kehormatan yang masih muda dan sangat kuat, untuk pertanyaanmu itu, memang benar, tapi bukan harus, hanya saja dianjurkan.” Patriark Long Heng.


“Yah, sama saja, bagaimana jika begini saja, hitung saja semua pil ini sebagai kontribusiku, tapi sebagai gantinya aku ingin kalian semua mencari tahu semua informasi mengenai Keluarga Fang di Ibukota dan juga beberapa pelelangan barang berharga seperti batu giok, emas, pertama dll.” Fang Chen.


“Aku bisa mengerti mengenai dendammu dengan Keluarga Fang, tapi untuk pelelangan barang berharga itu, bukankah itu hal yang umum dan banyak orang tahu, apakah kamu tidak mengganti persyaratannya?” Patriark Long Heng.


“Oh kalau begitu sekali seluruh pertambangan batu berharga, makam kultivator terdahulu, beberapa tempat berbahaya yang memiliki banyak harta di dalamnya, aku ingin tahu semua itu.” Fang Chen malah semakin minta banyak hal.


“Hanya itu permintaanmu Nak Chen?” Patriark Long Heng.


“Ya.”

__ADS_1


“Baiklah kalau begitu bulan depan kamu datanglah ke markas pusat militer di ibukota, kita akan mengangkat kamu secara resmi dan kami akan memberitahukan semua informasi yang kamu butuhkan.” Seseorang yang terlihat seperti seorang Sekretaris di sebelah Patriark Long Heng berbicara.


“Siap pak sekretaris, kalau begitu kalian lanjutkan saja, aku akan keluar, oh iya aku peringatkan kepada kalian semua, penelitian mengenai pil dan manfaatnya jangan sampai bocor keluar negeri.” Fang Chen.


“Aku hanya ingin semua hal yang aku buat bermanfaat bagi negara ini saja, karena negara ini merupakan kampung halamanku, jadi jangan ada diantara kalian yang ada disini berkhianat kepada negara.” Tegas Fang Chen memperingatkan.


“Baik.”


Obrolan itu berakhir menjelang malam hari, para petinggi militer yang sedari tadi rapat juga menyelesaikan rapat mereka, kemudian mereka semua pamit undur diri untuk kembali ke markas atau rumah masing-masing.


Patriark Long Heng kemudian menghampiri ruang tamu dan ikut duduk diantara anak istri dan calon menantunya, Fang Chen.

__ADS_1


“Apa yang akan kamu lakukan setelah ini nak?” Patriark Long Heng.


“Mungkin setelah ini aku akan mengunjungi Keluarga Li.” Singkat Fang Chen.


“Haaaa, Keluarga Li, jangan bilang kamu akan membuat onar disana, aku sarankan jangan meremehkan mereka nak, bagaimanapun mereka adalah salah satu dari 4 Keluarga Terkuat yang ada di Ibukota.” Patriark Long Heng.


“Apakah di pikiranmu aku ini hanya bisa berbuat onar saja pak tua, sepertinya kamu terlalu memandang aku dengan buruk bukan?” Fang Chen.


“Pertanyaan itu akan aku kembalikan kepadamu, kenapa setiap kamu bergerak selalu saja terjadi kekacauan dan kehancuran sebuah wilayah, apakah kamu pikir kejadian di Provinsi Sichuan itu kami tidak tahu?” Patriark Long Heng.


“Itu hanya kesalahpahaman saja, lagipula aku dengan Ketua Organisasi Mawar Hitam sudah berteman, atau lebih tepatnya mereka sudah menjadi bawahanku.” Enteng Fang Chen.

__ADS_1


“Memang harus aku akui, meskipun setiap kami bergerak kemanapun selalu saja ada masalah, tapi kamu selalu saja keluar menjadi pemenang, begitulah dunia ini berjalan, siapa yang kuat dia berkuasa, siap yang lemah dia akan terinjak-injak.” Patriark Long Heng.


__ADS_2