
Di sebuah hotel,
“Ini agen rahasia pemerintahan benua biru, kalian semua ditangkap atas tuduhan telah melakukan pembantaian terhadap suatu ras. Atas nama kemanusiaan, kalian harus ikut kami menuju kantor sebelum ke pengadilan tingkat benua!”
Fang Chen dan 4 utusan lainnya ditangkap setelah beristirahat dari membantai 6 bangsawan vampir dan membuat hampir sebagian besar ras vampir di benua biru musnah, hal ini membawa beberapa orang memanfaatkan kejadian ini untuk menjebak Fang Chen.
“Baiklah, baiklah, kami akan ikut. Tapi katakan kepada orang-orang yang menyuruh kalian ini. Jika tidak ingin hidup penuh ancaman lebih baik jangan bertindak macam-macam, atau kalian akan menjadi musuh baruku.”
“Tentunya orang-orang penting yang memberikan kepada kalian sudah tahu kenapa aku melakukan ini semua. Pikiran terbuka dan mulut tertutup, merupakan suatu kombinasi kebahagiaan. Sampaikan salamku ini.”
Fang Chen memberikan ancaman kepada orang-orang yang berani menangkapnya itu. Permasalahannya adalah mereka berlima tidak bisa memberikan perlawanan karena para polisi yang datang itu membawa banyak media sekaligus.
Jadi, pekerjaan kedua istrinya yang selama ini sudah mengembalikan nama baiknya akan sia-sia, akhirnya mau tidak mau mereka mengikuti permainan yang dilakukan oleh para elit benua biru ini.
Sampai di kantor agen rahasia, kelima orang itu dimasukkan sebuah ruangan interogasi dan dihadapkan dengan beberapa orang berjas rapi yang tersenyum licik dan sangat arogan.
“Ha ha ha, jangan pernah arogan di benua ini. Kamu bisa membuat sebuah perubahan besar beberapa tahun yang lalu, namun sekarang lihatlah dirimu yang menyedihkan ini, terborgol menyedihkan tanpa bisa melawan.”
Orang itu bernama Dustin, seorang petinggi Perserikatan Benua Biru yang memiliki kekuasaan yang cukup kuat, bahkan 7 Bangsawan Vampir menghormatinya, secara kekuatan mungkin dia setara dengan Kakek Alkaido dari Organisasi Alkaido di Segitiga Bermuda.
Fang Chen tidak menyangka ternyata otak dari penangkapannya ini langsung muncul begitu saja, dia dengan santainya membuka borgol khusus kultivator yang berada di tangannya itu.
*CRACK!
Fang Chen langsung mengeluarkan tekanan kultivasinya dan mengarahkannya kepada Petinggi Dustin itu.
__ADS_1
*BRUK!
“Kenapa kamu sudah jatuh, bukankah kamu beberapa detik yang lalu bisa sombong dan tertawa dengan keras. Apakah kamu pikir borgol itu bisa menghentikanku? Kamu sangat naif, Pak Tua.” Fang Chen duduk santai di kursi sambil bersedekap.
“Sial, bagaimana bisa kamu lepas dari borgol khusus yang sudah dibuat untuk para kultivator seperti kalian? Apakah masih ada kesalahan dalam pengembangan borgol itu?” Petinggi Dustin bertanya dengan posisinya sekarang yang sudah jatuh ke lantai.
*KLAK!KLAK!
Semua bawahan Dustin yang melihat hal tersebut bergegas masuk dan sudah mengaktifkan senjatanya, mereka semua langsung mengarahkan senjata mereka itu ke kepala Fang Chen, beberapa orang ada yang membantu atasannya yaitu Dustin untuk berdiri kembali.
“Kenapa tidak bisa? Aku malah ikut terkena tekanan yang sangat-sangat kuat ini … argh … ” Beberapa orang yang berniat menolong atasannya itu ikut tersungkur ke lantai dan mengaduh kesakitan karena tidak bisa menahan tekanan yang dikeluarkan Fang Chen.
“Bodoh, letakkan senjata kalian sebelum nyawa kalian melayang, percuma saja kalian mengarahkan senjata semacam itu kepada monster sepertinya, lebih baik kalian keluar dulu, biarkan aku berbicara dengan pemuda ini!”
“Tapi–”
“Ini adalah perintah!”
“Baik.”
Petinggi Dustin ternyata agak sadar diri, dia juga tahu Fang Chen tidak akan membunuhnya karena akan memperburuk nama baiknya sendiri nantinya, apalagi dia ingin masuk ke pasar benua biru.
“Kamu sadar diri juga, Pak Tua.”
“Sekarang sebutkan tujuanmu! Kenapa kamu sampai membuat kami masuk kesini, tergantung jawabanmu, jika alasan mu tidak masuk akal. Maka, aku tidak segan-segan mengulangi perang dunia seperti beberapa tahun lagi.”
Fang Chen memberikan ancaman nyata, dia juga sudah melepaskan tekanannya dari Petinggi Dustin sehingga dia bisa berdiri dengan normal lagi.
Fang Chen juga sudah menghancurkan borgol yang mengikat keempat bawahannya, mereka berlima kini malah bergantian menginterogasi Petinggi Dustin.
*GLEK!
Mendengar ancaman Fang Chen dan tatapan seriusnya, Dustin tidak mungkin lagi bisa bercanda, dia yang biasanya arogan seperti saat awal-awal tadi, sekarang harus berbicara dengan sopan kepada kelima orang di depannya.
“Janganlah bercanda seperti itu, memang benar aku tadi hanya ingin menyombongkan diri saja. Tapi, perkataan Anda barusan hanya bercanda bukan? Jika benar-benar terjadi, Perang Dunia Ke-4 bisa saja terjadi dan itu sangat membahayakan.” Petinggi Dustin meminta konfirmasi Fang Chen.
“Semuanya tergantung alasanmu!” Fang Chen menatap tajam Dustin.
“Baiklah, baiklah, aku hanya ingin menukarkan sesuatu dengan harta yang menurut informasi terpercaya ada pada Anda.” Petinggi Dustin lumayan melunak.
“Harta apa? Jelaskan secara rinci!” Fang Chen mulai tertarik dengan perkataan Dustin.
__ADS_1
“Bola Waktu Maya … bola itu sebenarnya adalah sebuah rangkaian peta harta karun yang menunjukkan sebuah dunia yang akan terbuka tidak lama lagi.”
Petinggi Dustin menjelaskan dengan lancar mengenai apa adanya, dia barusan diberikan perintah dari atasannya dari radio, perintah itu berbunyi untuk menjalin kerja sama dengan Fang Chen, dia juga disuruh untuk mengambil hari Fang Chen.
Jadi, tidak heran jika dia menjelaskan semuanya dengan semangat, seakan-akan dia lupa bahwa telah berbuat kurang ajar kepada Fang Chen dan 4 bawahannya tadi.
“Apakah perkataanmu bisa dipertanggungjawabkan?”
“Tentu saja, kami juga baru tahu akhir-akhir ini setelah penelitian kami di daerah suku maya memiliki terobosan yang luar biasa.”
“Salah satu petunjuk berhenti ketika sebuah relik menunjukkan mengenai sebuah potongan berbentuk bola yang hilang.”
“Dan kami mencurigai itu semua adalah Bola Waktu Suku Maya yang sempat dilelang beberapa tahun yang lalu di Segitiga Bermuda.”
“Jadi, apakah Anda bisa memberikan harta itu kepada kami dan kami akan menggantikannya dengan apapun yang Anda inginkan, tentunya hal-hal yang masih sesuai dengan kemampuan kami.”
Petinggi Dustin menjelaskan dan memberikan tawaran dengan detail, dia sekarang benar-benar seperti seorang pemberi tawaran yang handal layaknya seperti sebuah penawaran yang sulit ditolak.
“Aku tidak masalah dengan hal itu. Tapi, sekarang aku lebih tertarik untuk mengetahui tentang penelitian itu.” Fang Chen balik memberikan tawaran.
“Itu–”
“Kalau kalian tidak berbagi informasi ya sudah, kesepakatan kita berhenti disini. Aku tidak rugi sama sekali. Toh, aku masih memiliki laboratorium penelitian yang tidak kalah canggih dengan yang kalian miliki…” Fang Chen menggantung kata-kata terakhirnya.
Setelah memberikan laporan ke atasannya, akhirnya pihak Perserikatan Benua Biru mengizinkan Fang Chen dan keempat bawahannya mengetahui dan mengikuti penelitian ini dengan syarat harta yang didapatkan akan dibagi dua.
“Sepakat!” jawab Fang Chen.
“Baiklah, sekarang mari kita menuju ke sana. Saya sendiri yang akan menjelaskan mengenai semua penelitian yang sudah kami ketahui sampai sekarang.” Petinggi Dustin mempersilahkan Fang Chen keluar ruangan dan berangkat menggunakan mobil menuju ke Fasilitas Penelitian Perserikatan Benua Biru.
__ADS_1