
“Selamat pagi untuk kalian juga, bagaimana? Apakah ada beberapa laporan yang penting untuk beberapa hari terakhir? Atau mungkin untuk ekspansi kita ke beberapa negara?” Fang Chen bertanya sambil mulai menyendok makanannya.
“Sampai sekarang masih belum ada masalah yang begitu berarti tuan muda, semuanya berjalan dengan sangat lancar, walaupun ada masalah, masih bisa diselesaikan dengan uang.” Kakek Kong Li menanggapi pertanyaan Fang Chen.
“Bagaimana untuk latihan para anggota kita?” Fang Chen bertanya lagi.
“Tuan muda bisa tenang, saya sudah memastikan sendiri, bahwa mereka tidak akan bisa melewatkan satu kali latihan pun, karena kami semua sangat ketat untuk terus menguatkan mereka!” Yang Kai menjawab dengan percaya diri.
“Bagus, bagaimana denganmu paman Li Fu?” Fang Chen bertanya.
“Semuanya masih dalam kontrol kami tuan muda dan belum ada yang sampai pada tingkat permasalahan yang harus anda sendiri memutuskan.” Paman Li Fu menjawab sambil tersenyum.
“Baguslah, aku sangat menghargai kalian semua, kalian yang berada di meja makan ini adalah orang-orang yang paling dekat denganku, mungkin bisa dikatakan kalian adalah keluargaku saat ini.” Fang Chen mengeluarkan kata-kata yang emosional.
“Kamu juga sangat senang anda menganggap kami semua keluarga tuan muda, kamu benar-benar sangat senang.” Semua orang tersenyum lebar.
Tidak ada angin tidak ada hujan, Fang Chen tiba-tiba saja berbicara cukup emosional pagi ini, mungkin dia merindukan arti dari sebuah keluarga yang sebenar-benarnya.
“Sayang, kalau tidak salah hari ini, ayah mau kesini, apakah kamu sudah tahu?” Long Annchi memotong pembicaraan.
“Aku sudah tahu, bahkan aku sudah memperkirakan mengenai apa yang akan dikatakan oleh ayahmu.” Fang Chen memberitahu Long Annchi.
“Memangnya apa sayang? Apakah ini berhubungan dengan keluarga atau pekerjaan ayah?” Long Annchi bertanya sambil terus memasukkan makanan ke mulutnya.
__ADS_1
“Tepat sekali, ayahmu pasti nanti akan memintaku untuk melakukan sesuatu, tapi sepertinya cukup menarik, karena selama sebulan ini aku juga tidak ada kerjaan lagi.” Fang Chen tersenyum lembut.
“Ah, pasti sesuatu hal yang tidak asik, kalau begitu aku tidak perlu tahu saja, aku akan berlatih di kamar kultivasi lagi, aku sekarang masih terlalu ketinggalan jauh dari kalian semua.” Long Annchi mengepalkan tangannya sambil berwajah serius.
“Iya kamu boleh berlatih kapanpun kamu mau sayang, tapi jangan lupa, kenaikan kultivasi yang terlalu cepat dan dibarengi oleh penguatan pondasi bisa menyebabkan kesalahan pada energi qi kita.” Fang Chen mengelus kepala Annchi dengan penuh kasih sayang.
“Baik sayang, aku akan mengingat nasihatmu.” Long Annchi tersenyum manis.
Fang Chen menoleh kepada Li Huanran seraya berkata mengenai apa yang ingin dia lakukan selama beberapa waktu kedepan.
“Kalau aku mungkin akan membantu Paman Li Fu di Mafia Hukum Atlantis, aku akan membuat sebuah pasukan yang bukan hanya bisa bertarung, tapi mengerti mengenai hukum, intelijen, keuangan dan pergerakan dunia ini.” Li Huanran menjawab sungguh-sungguh.
“Baguslah kalau kalian berdua sudah memiliki agenda sendiri, kalian juga boleh menambahkan anggota baru lagi, karena perusahaan kita sekarang sudah semakin besar dan membutuhkan banyak anggota tambahan!” Fang Chen memberikan perintah.
“Akan tetapi, jangan pernah masukkan mereka dalam anggota inti, cukup hanya 1000 orang saja secara keseluruhan yang termasuk anggota inti, kalian mengerti maksudku bukan?” Fang Chen berbicara dengan tenang.
“Baiklah kalau begitu tinggal menunggu ayah mertuaku saja!” Fang Chen kemudian berbincang ringan dengan semua orang yang ada di meja makan, hingga akhirnya datanglah seorang pria paruh baya yang berseragam militer.
“Hooo… apakah begini perlakukan seorang menantu kepada ayah mertuanya, bahkan aku tadi tidak disambut dan hanya seorang pengawal yang mengantarkanku, dasar menantu kurang ajar!” Patriark Long Heng menggerutu.
“Oh sudah sampai pak tua, lama tidak jumpa!” Fang Chen langsung mengubah wajahnya yang damai dengan tatapan sinis seperti seorang elang yang tengah mengincar mangsanya.
Suasana menjadi tegang, hingga akhirnya Long Annchi menjewer telinga kedua orang yang tidak pernah akur itu, “Aku sedang makan dengan tenang, bisakah kalian berdua setiap bertemu tidak harus melakukan drama seperti itu?” Long Annchi marah.
__ADS_1
“Aduh, aduh… maafkan ayah sayang, kamu seharusnya menasehati suamimu, bukan malah ayahmu ini yang kamu jewer…” Patriark Long Heng mengeluh kepada putrinya.
“Apa-apaan kau pak tua, sudah jelas kamulah yang selalu memancingku untuk masuk ke dalam suasana seperti itu, bagaimanapun aku setuju dengan kamu yang terus dijewer…” Fang Chen terus mengolok Patriark Huang.
Semua orang yang ada di meja makan tertawa bahagia, jarang sekali mereka mendapatkan lawakan bagus dari ketiga orang itu, mereka semua menertawakan peristiwa yang entah sudah berapa kali terjadi tersebut.
“Hahaha…”
“Ooo, rupanya kalian sudah berani menertawakanku dengan keras ya, awas saja setelah ini aku akan memukul kalian semua!” Fang Chen marah tapi masih dalam konteks bercanda.
Dan seperti biasanya, setelah melakukan drama lelucon seperti tadi, mereka semua kini menjadi sangat akrab begitu saja dan mempersilahkan Patriark Long Heng dan kedua bawahannya untuk makan terlebih dulu sebelum menyampaikan maksud dan tujuannya.
Beberapa saat kemudian makan sudah selesai, waktunya untuk memberitahu Fang Chen mengenai permintaan militer kepadanya.
“Setidaknya kamu pasti sudah menebak kenapa aku sampai datang kesini bukan? Apalagi dengan Mafia Hukum milikmu yang memilih jaringan informasi yang sangat-sangat luas.” Patriark Long Heng membuka topik pembicaraan.
“Kalau tidak salah masalah Latihan Gabungan Pasukan Khusus dengan beberapa negara itu bukan? Apakah aku boleh menolak pak tua? Sepertinya acara itu sangat membosankan bukan?” Fang Chen mencoba untuk menggoda ayah mertuanya.
“Hei bocah, kamu ini adalah Jenderal bintang 1, kamu seorang Brigadir Jenderal yang masih aktif, bagaimana bisa kamu menolak permintaan ini. Apalagi aku sudah bertanya kepada anakku, dia mengatakan bahwa kamu cukup tertarik dengan Latihan Gabungan ini.”
Patriark Long Heng menatap sayu putrinya yaitu Long Annchi, dia berharap putrinya membujuk Fang Chen agar mau untuk melatih pasukan khusus negara ini, sekaligus kalau bisa menjuarai Latihan Gabungan Internasional yang akan digelar beberapa bulan lagi.
“Aish, kamu tidak asik pak tua, kamu menggunakan istriku, bagaimana bisa aku menolak salah satu dari kedua istriku yang meminta bukan, licik sekali!” Fang Chen menghardik ayah mertuanya.
__ADS_1
“Kekeke… Itulah kelemahanmu!” Patriark Long Heng merasa menang dengan kejadian barusan, jarang-jarang dia bisa menang jika berdebat secara langsung dengan Fang Chen, tapi karena kali ini ada putrinya, maka dia bisa menggunakan cara ini.
“Baiklah, baiklah, aku akan melakukannya, tapi mungkin aku akan melakukannya tidak lebih dari enam bulan, karena aku harus menuju ke negara JG untuk bertemu dengan Klan Fujiwara, apakah waktunya cukup?” Fang Chen bertanya dengan serius.