
“Karena tidak ada pertanyaan, mari kita masuk ke tahap pertama, yakni dari 20 negara yang ada, kalian semua akan bertanding satu sama lain, jadi akan menjadi seperti sebuah liga…”
“Setiap kemenangan akan mendapatkan 3 poin, seri 1 poin dan kalah 0 poin, semua poin akan diakumulasikan secara penuh, jadi dalam tahap pertama maksimal poin yang bisa didapat oleh pasukan khusus adalah 57 poin…”
“Jadi, kalian setiap negara yang bertanding akan ditempatkan di dua tempat yang berbeda, kalian boleh menggunakan seluruh kemampuan kalian akan tetapi peluru tajam akan diubah menjadi peluru karet…”
“Kalian semua akan memiliki sebuah markas di hutan yang sudah ditentukan, di markas tersebut ada bendera dari masing-masing pasukan khusus kalian…”
“Untuk menjadi pemenang, cukup mengambil bendera dan menerobos masuk, atau meng-KO semua prajurit musuh dengan peluru karet juga bisa…”
“Apakah kalian semua paham dengan penjelasan singkat ini?”
Jenderal John selaku juru bicara negara AA menjelaskan secara rinci mengenai teknis pertandingan tahap pertama, dia menjelaskannya secara gamblang dan mudah dipahami.
“Siap, tidak ada!”
Semua prajurit dari berbagai negara sudah paham mengenai peraturan ini, karena semua sudah dijelaskan dalam buku panduan Latihan Gabungan yang sudah dibagikan oleh pihak penyelenggara satu bulan yang lalu.
“Baiklah kalau begitu kita semua akan masuk ke pertandingan pertama yaitu Negara TK melawan Negara IS, Pasukan Khusus Black Leopard vs Pasukan Khusus Three Dragon!” Jenderal John mengumumkan pertandingan pertama.
“Bagi yang tidak bertanding, kalian semua bisa melihat pertandingan melalui layar yang ada di depan sana, kalian juga boleh duduk di tribun yang sudah disediakan!” Jenderal John menunjuk sebuah gedung yang memang dipersiapkan untuk itu.
“Bagi kedua pasukan khusus yang akan bertanding, kalian berdua silahkan menuju ke helikopter besar yang sudah dipersiapkan, kalian juga akan diberikan peta agar mengetahui posisi kalian dan musuh.”
“Waktu kalian hanya tiga jam, selama dua jam penuh belum ada yang berhasil mengambil bendera lawan dan belum meng-KO musuh, maka pertandingan akan dianggap seri, silahkan bersiap-siap!”
Jenderal John mempersilahkan kedua pasukan untuk menuju ke helikopter masing-masing, kedua pasukan saling bertatapan, mereka semua kini tengah masuk dalam perang tanpa suara.
Hanya Jenderal Henry dan Fang Chen yang saling mengutarakan kata-kata, sedangkan semua pasukan lainnya saling bertatapan dengan tajam dan sinis.
Setelah melakukan sedikit percakapan, kedua pasukan memasuki helikopter yang berbeda dan sudah menuju ke markas yang disediakan masing-masing.
__ADS_1
Sampai di markas pasukan Black Leopard.
“Kita mendapatkan markas yang cukup ideal, disini banyak sekali pepohonan rimbun, sungai besar dan beberapa batuan yang bisa digunakan oleh para sniper.” Fang Chen senang dengan posisinya sekarang.
“Jarak kita dengan musuh hanya sejauh lima kilometer saja, kita akan menyelesaikannya dengan cepat, bagi empat komandan yang sudah aku tunjuk harap maju!” Fang Chen memberikan perintah kepada pasukannya.
“Baik!”
Empat orang maju untuk menerima arahan khusus dari Fang Chen, diantara empat orang tersebut ada komandan Gang Gan dan komandan Jiazhen yang merupakan prajurit terkuat yang ada di pasukan Black Leopard.
Fang Chen bersama keempat orang itu langsung mendiskusikan strategi terbaik yang bisa diterapkan di medan basah seperti ini, mereka juga membahas berbagai kemungkinan yang terjadi.
Singkatnya, merek selesai berdiskusi dan Fang Chen mengalihkan komando kepada Jiazhen, karena sebagai seorang Jenderal Pendamping, Fang Chen hanya boleh melihat dari helikopter yang akan menjemputnya sebentar lagi.
“Siap Brigjen Fang Chen, saya siap menjadi pemimpin pasukan, kami semua akan memberikan kemenangan mutlak!” Jiazhen memberi hormat militer dengan tegas.
Fang Chen tersenyum sebentar seraya mengatakan, “Semoga kalian beruntung! Aku akan menunggu kalian semua di tempat tadi dengan penuh kemenangan!” Dia melambaikan tangannya dan pergi menuju helikopter bersama Yang Kai dan Zhang Bijie.
“Siap, Komandan Pasukan!”
“Sekarang kita akan membagi tim menjadi empat bagian, dua bagian penyerang, satu bagian pengintai dan penyisir, satu lagi bagian bertahan, semuanya akan dipimpin tiga komandan yang sudah ditunjuk seperti kemarin!”
“Siap, Komandan Pasukan!”
“Bagi penyerang, tugas kalian adalah menghancurkan pertahan musuh dengan cepat, karena setelah dianalisis kekuatan kita sudah diatas rata-rata, jadi kalian bisa menggunakan pergerakan assassin agar menyelesaikan misi dengan cepat!”
“Pasukan pengintai dan penyisir, kalian adalah sayap yang setiap informasi dari kalian begitu berharga, jadi aku harap kalian selalu mengabari kami semua dengan radio yang ada tiap menit, paham?”
“Siap, Paham!”
“Bagina bertahan akan aku pimpin secara langsung, kita akan menggunakan beberapa formasi pertahanan senjata dan formasi pertahanan array yang sudah diajarkan oleh Brigjen Fang Chen!”
__ADS_1
“Kita akan menyelesaikan semuanya dalam waktu kurang dari 30 menit, kita harus membuktikan bahwa pasukan khusus kita sudah berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kalian paham dengan maksudku bukan?” Jiazhen mengangkat mental semua prajurit.
“Siap, Paham!”
Dengan selesainya rapat strategi antara kedua kuba serta ditandai dengan sebuah suara tembakan keras ke langit oleh salah satu panitia, maka pertandingan antara Black Leopard melawan Three Dragon resmi dimulai.
*DOR!
“Bergerak! Bergerak!”
Regu penyerang yang dipimpin oleh komandan Gang Gang langsung merangsek ke depan dengan posisi kedua tangan memegang senjata otomatis dengan peluru karet.
Regu pengintai memberikan arah pergerakan musuh setiap menit, mereka bisa mengintai dan menyisir musuh karena berada di atas bukit yang memiliki jangkauan pandangan yang luas.
*BRAK!
Regu penyerang sudah mulai masuk ke wilayah jangkauan musuh, mereka semua kini sudah mulai saling bentrok, tapi sebelum musuh menyadari, mereka semua sudah dibuat pingsan oleh kemampuan individu regu penyerang Black Leopard.
Satu, dua, tiga orang pingsan, satu per satu musuh yang berjaga-jaga di area perbatasan dibuat pingsan dengan sebuah gerakan ringan, kini mereka terus menuju markas musuh dan melakukan hal yang sama berulang kali.
Hingga hanya tersisa radius satu kilometer musuh baru menyadari belasan prajurit mereka tidak bisa dihubungi melalui radio dan akhirnya menyimpulkan bahwa pasukan Black Leopard sudah berhasil menembus pertahanan mereka.
“Bersiap! Musuh sudah mendekat! Siapkan senjata kalian semua!” Komandan musuh memberikan aba-aba.
*DOR!
*DOR!
*DOR!
Benar saja, tepat ketika dia mengatakan itu, tembakan demi tembakan muncul dari gelapnya pepohonan, mereka semua kini terkena rentetan senjata karet, beberapa orang ter-KO dengan cepat.
__ADS_1
Pergerakan Black Leopard sangat efektif dan tenang, mereka semua menunjukkan kualitas mereka secara langsung dengan hanya membutuhkan waktu sekitar sepuluh menit saja untuk sampai di markas musuh dan menekan musuh sampai seperti ini.