
***
Di Pentagon, Para Petinggi Negara AA sudah berkumpul. Rapat dipindahkan ke Pentagon karena memiliki sistem keamanan yang lebih kuat daripada Gedung Putih. Presiden, para menteri dan semua senat juga sudah hadir dalam rapat tingkat tinggi tersebut.
“Tuan Presiden bagaimana dengan apa yang harus kita lakukan dengan ini semua. Bukankah ini sudah termasuk ancaman tingkat negara. Anda harus secepatnya memberikan perintah.” Salah satu menteri berbicara dengan sedikit panik.
“Tenanglah! Sekarang kita sudah membangunkan seorang naga yang tertidur. Aku memberi perintah kepada semua panglima militer untuk melakukan siaga penuh. Kita akan masuk dalam Siaga 1 dan Keamanan Nasional.” Presiden Negara AA memberi perintah dengan tegas.
“Baik Tuan Presiden.” Semua petinggi militer langsung paham dengan perintah tersebut. Karena mereka melihat rekaman langsung bagaimana nuklir yang mereka kirimkan meledak. Namun ternyata Fang Chen masih bisa selamat.
Jadi, bisa dikatakan para petinggi militer tersebut tahu seberapa berbahaya Fang Chen untuk keamanan negara mereka. Berbeda dengan para militer yang menjunjung kekuatan dan langsung mendengarkan perintah presiden. Beberapa senat malah memberikan komentar yang kurang masuk akal.
“Kenapa kita harus takut dengan pemuda itu. Memangnya dia sekuat itu? Bukankah kita hanya perlu menekan Negara TK dengan pengaruh kita untuk membuat bajingan itu berhenti. Kita memiliki kekuasaan itu bukan?” Senat itu berbicara dengan percaya diri.
Kemudian semua orang menatap senat itu dengan wajah tidak percaya, seakan-akan mereka berkata, ‘Apakah orang ini tahu kita sedang membicarakan siapa. Bagaimana bisa dia menyimpulkan dengan bodoh seperti itu. Memang orang-orang yang hanya memikirkan tentang politik, tanpa mempertimbangkan hal lainnya sangat bodoh.’ Semua orang bergumam seperti itu.
“Apakah kamu yakin Negara TK mau melakukan itu? Dan apakah kamu tahu kita sedang membicarakan orang nomor satu dari negara TK. Bahkan Presiden Negara TK saja adalah teman dekatnya, bahkan beberapa orang mengatakan bawahannya.” Salah seorang panglima militer memberikan pernyataan.
“Cih, kita bisa menggunakan semua peralatan dan teknologi canggih kita. Bukankah dia masih seorang manusia, pasti dia tidak akan bisa terlepas dari semua serangan beruntun dengan teknologi kita bukan?” Senat itu masih ngotot dan menganggap Fang Chen lemah.
“Sudah-sudah! Lebih baik kita segera melakukan pergerakan militer untuk mencegah semuanya terjadi, sekarang lebih baik kalian semua segera memberikan perintah kepada Angkatan Udara untuk memberikan hambatan dalam perjalanan pemuda itu menuju kesini!” Presiden menengahi dan memberikan perintah lanjutan kepada Panglima Militer Angkatan Udara.
__ADS_1
“Baik, Tuan Presiden.”
Kemudian mereka melanjutkan rapat tersebut, hingga akhirnya menghasilkan beberapa keputusan yang semuanya memberatkan Fang Chen.
Dan keputusan yang paling parah yang telah mereka buat adalah berusaha menculik kedua istri Fang Chen yang berada di Negara TK, entah berhasil atau tidak, tapi mereka sudah menerjunkan tim khusus untuk melakukan itu.
Tapi, sebelum semuanya berangkat sesuai dengan perintah presiden, seseorang kemudian sudah masuk dan membawa dua orang perempuan yang diduga adalah kedua istri Fang Chen.
*TOK!TOK!
“Selamat malam semuanya. Apakah kalian sedang membahas mengenai dua wanita ini? Pengawal dorong kedua orang wanita itu!” Seseorang itu kemudian mendorong dua perempuan yang sudah pingsan dan terikat dengan erat.
“Pemimpin Keluarga Rothschild!” Semua orang berseru karena melihat siapa orang yang datang dengan beberapa pengawal dan memiliki akses sampai menuju ruang rapat mereka yang sangat rahasia itu.
“Ke ke ke. Tenang saja Tuan Presiden sahabatku. Bukankah aku sudah mengatakan akan mengganti rugi semua uang yang dikeluarkan negara karena kesalahanku ini bukan? Aku juga sudah memperkirakan ini, jadi aku sudah menyiapkan antisipasinya.” Robert Rothschild berbicara dengan santai.
“Jika bukan kamu yang mengendalikan Dolar AA, mungkin kami semua tidak akan pernah mau menuruti semua perintahmu itu. Kalau begitu, kalian semua fokus mengerahkan semua angkatan militer untuk menghalau pergerakan Fang Chen kesini. Cepat lakukan sekarang!” Presiden memberikan perintah mutlak.
“Siap, Tuan Presiden!” Beberapa Jenderal keluar dari ruang rapat dan langsung menjalankan perintah. Sedangkan semua sekian panglima militer masih di ruang rapat.
Semua serangan yang akan dilakukan kepada Fang Chen akan terlihat dengan jelas dari layar televisi yang ada di ruang itu. Semuanya akan direkam secara real-time.
__ADS_1
Dan untuk semua perintah mengenai apa yang harus dilakukan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, akan dilakukan dengan panggilan telepon dari ruang rapat tersebut.
Sementara itu, Yang Kai dan rombongan pasukan khusus yang lainnya sudah menguasai beberapa kantor telekomunikasi terdekat, mereka kini sudah menghubungi negara masing-masing untuk mengabarkan keadaan mereka.
Berbagai macam respon diberikan kepada mereka semua. Yang pasti, setiap perwakilan negara yang menerima telepon itu setidaknya memiliki reaksi pertama yaitu marah kepada Negara AA yang sudah sewenang-wenang dengan nyawa pasukan khusus mereka.
Tidak terkecuali Yang Kai yang memberikan laporan kepada Jenderal Long Heng, dia menceritakan semuanya dengan rinci, bahkan mengenai kematian Zhang Bijie dan Gang Gan karena konspirasi Negara AA.
Namun, justru sebuah hal tak terduga kembali terdengar di telinganya dari Jenderal Long Heng, “Sialan Negara AA sudah sangat keterlaluan, sekarang aku akan meneruskan pesanmu kepada pemerintahan pusat. Tapi ada sebuah berita yang masih kami selidiki hingga sekarang…”
Jenderal Long Heng menahan perkataannya, dia ragu memberitahukannya kepada Yang Kai, karena bisa saja nanti malah menyulut kemarahan Fang Chen dan dia semakin tidak terkendali lagi, tapi dia akhirnya tetap memberitahukannya.
“Kami sedang menyelidiki mengenai hilangnya Long Annchi dan Li Huanran. Mereka berdua sudah menghilang sejak kemarin, menurut laporan, mereka berdua terlihat terakhir kali di pantai untuk berlibur karena bosan latihan.” Jenderal Long Heng memberitahu Yang Kai.
“Apa maksud anda Senior? Kenapa anda mengatakannya sekarang. Atau jangan-jangan…?”
“Seperti dugaanmu Yang Kai, kami menemukan beberapa pendatang dari Negara AA yang masuk ke negara kita sehari sebelum mereka berdua menghilang. Dan kecurigaanku semakin menguat setelah mendengarkan ceritamu barusan.”
“Ini sebuah hal fatal. Jika benar-benar yang menculik mereka dari pihak Negara AA. Anda harus bergerak dengan cepat untuk mengerahkan semua pasukan ke Negara AA ini. Tuan muda sudah memerintahkan untuk perang! Kita juga harus menyelamatkan dua nona.” Yang Kai berbicara dengan sedikit panik, takut terjadi apa-apa dengan kedua nonanya.
“Baiklah! Kamu tunggu saja disana dan bantulah Fang Chen sekuat tenaga. Aku pastikan mengirimkan bantuan dalam jumlah besar dan akan mengirimkan semua kekuatan militer kita untuk berperang dengan Negara AA.” Jenderal Long Heng berbicara dengan tegas.
__ADS_1
“Akan kami tunggu.” Yang Kai mengangguk di depan gagang telepon.