
"Kalau itu terserah anda tuan muda, yang memiliki uang jug anda." Kong Li pasrah, karena Fang Chen ini tidak bisa diajak untuk provokasi semacam itu.
Akhirnya Fang Chen menawar lagi dengan penambahan 1 Juta Yuan saja.
"Aku menawar 61 Juta Yuan." Fang Chen.
Orang itu hanya menoleh sebentar kepada Fang Chen, kemudian dia menaikkan tawarannya lagi.
"Aku naikkan menjadi 70 Juta Yuan." Ucap orang itu.
Terus saja Fang Chen menawar Rubah itu dengan penambahan 1 Juta Yuan saja, hal itu terus berulang sampai beberapa kali hingga akhirnya orang itu tidak sanggup menahan kesabarannya lagi, kali ini dia menggunakan nama keluarganya untuk mencoba menakuti Fang Chen.
"Saudara yang ada di seberang, apakah anda ingin terus seperti ini, apakah anda tahu aku dari keluarga Fang, aku menginginkan Rubah Putih Ekor 9 itu, mohon anda berkenan melepaskan rubah itu." Ucap orang itu, yang ternyata seorang pemuda yang berusia sepantaran dengan Fang Chen, pemuda itu berada di belakang Fang Yuze, Ayah kandung Fang Chen.
"Oh apakah dengan mengandalkan Keluarga tidak terkenal itu kamu kamu mengancamku, lucu sekali, kalau kamu mau memamerkan keluargamu, maka aku juga akan melakukan hal yang sama." Fang Chen.
"Perkenalkan aku adalah Fang Chen menantu dari Keluarga Li dan Keluarga Long, tentu saja pernah mendengar namaku bukan, karena ketika pesta pernikahanku, aku menyatakan perang melawan Keluarga Huang, benar bukan?" Fang Chen.
"Dan aku membeli rubah itu untuk kedua istriku jadi aku akan menawarkan harga di angka 101 Juta Yuan, dan aku peringatkan pemuda yang dari Keluarga Fang sana…" Fang Chen.
"Jika kamu memang mampu, maka belilah rubah ini dengan uang, karena ini pelelangan bukan jabatan di pemerintahan yang banyak menggunakan pengaruh orang dalam (keluarga)." Fang Chen menyindir dengan pedas.
Kong Li, Yang Kai dan Zhang Bijie hanya bisa menepuk jidat, memang sifat tuan muda mereka ini begitu susah untuk tidak membuat masalah, mereka mengenang masa-masa ketika mereka sendiri bertemu dengan Fang Chen, dan benar saja semua itu pasti berawal dari sebuah masalah.
Suasana pelelangan ini ikut menegang, mereka semua sekarang membicarakan pemuda yang sedang memproklamirkan diri menjadi musuh dari Keluarga Huang di depan umum itu.
Reaksi Keluarga Huang yang berada tepat di sebelah Keluarga Fang juga terlihat sangat marah karena harga diri mereka sedang dipertaruhkan disini, mereka tidak menanggapi perkataan Fang Chen karena ada perintah dari Patriark Huang untuk sementara waktu tidak mengusik pemuda itu karena beberapa alasan.
__ADS_1
Berbeda dengan hal itu, di Meja Keluarga Fang, beberapa orang yang hadir terlihat sedang memperhatikan Patriark mereka, Fang Yuze.
Para tetua dan pemuda yang menawar tadi seperti pernah mendengar nama itu, tapi entah dimana mereka sedikit lupa, akhirnya mereka memutuskan untuk bertanya kepada Patriark mereka.
"Patriark Fang Yuze, kenapa nama menantu dua keluarga itu terasa familiar ya, apakah dia ada hubungannya dengan Keluarga Fang Ibukota milik kita ini?" Salah satu tetua bertanya.
Patriark Fang Yuze hanya terdiam saja, tentu saja dia tahu mengenai nama itu, bagaimana mungkin seorang ayah melupakan buah hatinya sendiri.
Patriark Fang Yuze sebenarnya dalam setahun terakhir sedang merindukan buah hatinya itu dan istrinya dulu yang diceraikannya dulu.
Patriark Fang Yuze juga menyuruh beberapa orang untuk menyelidiki mengenai bagaimana nasib mantan istri dan anaknya itu.
Karena Patriark Fang Yuze sekarang hanyalah seorang patriark boneka yang sedang dikendalikan oleh seseorang, seseorang itu adalah istrinya yang sekarang, ibu dari pemuda yang ada di sampingnya itu.
Ternyata istrinya yang sekarang hanya menginginkan harta dan pengaruh keluarganya saja, tanpa mencintainya sama sekali, begitulah nasib Patriark Fang Yuze.
Patriark Fang Yuze mengetahui hal tersebut karena, setelah beberapa tahun menikahi istrinya dan memiliki seorang anak yang ternyata juga bukan darah dagingnya.
Tak lama setelah itu si istri menggunakan sebuah parasit yang cukup mematikan dan ditanamkan kepada Patriark Fang Yuze melalui hubungan badan pasca melahirkan itu.
Parasit itu juga ditanamkan kepada semua anggota keluarga yang lain dengan berbagai metode yang berbeda, si istri ternyata anak dari sebuah keluarga di provinsi yang berfokus pada penggunaan parasit sebagai kekuatan.
Ketika Patriark Fang Yuze menyadari itu, semuanya sudah terlambat, sekarang istrinya sudah sepenuhnya menjadi pemimpin di balik layar Keluarga Fang.
Jadi, ketika Patriark Fang Yuze mendengar nama anak kandungnya yang dulu dia sia-siakan itu, tanpa sadar meneteskan air mata begitu saja.
Memang sudah sangat terlambat untuk meminta maaf, apalagi setelah mengetahui hasil penyelidikan yang menyatakan bahwa mantan istrinya sudah meninggal dunia.
__ADS_1
Anaknya juga sudah bertahan hidup mandiri padahal usianya kala itu masih tahun, tentu saja dia tidak mungkin memaafkan semua perbuatannya.
Patriark Fang Yuze rindu dengan masa-masa bahagia bersama dengan mantan istri dan anak kandungnya yang sekarang tepat berada depan matanya.
'Anakku, syukurlah kamu menemukan orang-orang baik, seperti yang ada di sampingmu, dan kehidupanmu sekarang sudah sangat baik, aku lega.' Gumam Patriark Fang Yuze dengan air mata yang semakin mengalir deras setelah memperhatikan Fang Chen dari jauh.
Beberapa tetua dan pemuda yang satu meja dengan Patriark Fang Yuze itu tidak tahu harus berbuat apa ketika dia menangis.
Mereka juga tidak paham dengan alasan Patriark Fang Yuze itu menangis, mereka saat ini masih berkutat dengan nama Fang Chen yang terdengar familiar itu.
Kembali ke pelelangan.
Karena para tamu sangat berisik setelah mendengar pernyataan Fang Chen, Tetua Penjaga Rumah Lelang mengambil alih acara.
Tetua Penjaga itu naik ke atas panggung kemudian sedikit mengeluarkan tekanan kultivasinya untuk membuat semua orang diam.
“Tuan dan nona sekalian, di sini adalah rumah lelang, bukan ajang untuk memprovokasi satu sama lain, jadi saya mohon anda semua untuk mematuhi peraturan yang ada di Rumah Lelang ini.” Pinta Tetua Penjaga itu.
Karena permintaan tetua penjaga itu, semua orang kini sudah tenang dan akhirnya Rubah Putih Ekor 9 itu jatuh ke Fang Chen.
Hal itu karena pemandu acara sudah mengetuk palu dan menjualnya kepada Fang Chen di harga 101 Juta Yuan dan ini memecahkan rekor hewan termahal yang pernah dibeli.
Fang Chen terlihat senang dengan itu, dia juga membayarnya dengan enteng, karena memang uangnya masih sangat banyak, terlebih lagi dia sudah mendapatkan uang tambahan lagi, berkat peningkatan versi sistem.
Pelelangan kembali dilanjutkan dengan Lot 97 yang berupa sebuah Buku Pelatihan Beladiri 'Jadilah Legenda' tingkat Platinum.
Selain Tanaman Spiritual Teratai Embun Es, Buku Pelatihan inilah yang sangat memikat banyak orang terutama keluarga menengah yang mengincar menjadi keluarga besar, mereka setidaknya harus memiliki 1 Buku Pelatihan tingkat Platinum.
__ADS_1
Dan benar saja, ketika pemandu acara membuka harga di 10 Juta Yuan, semua orang dengan gilanya menaikkan harga dua sampai tiga kali lipat sekaligus.
Akhirnya dimulailah perang uang sebenarnya.