SISTEM KULTIVASI MODERN

SISTEM KULTIVASI MODERN
P147 - Sedikit Perkelahian


__ADS_3

Tekanan kuat muncul di sekitar Fang Chen, dia menatap Sun Ping dengan matanya yang sangat tajam bagai seorang predator yang akan memangsanya.


Meskipun banyak orang yang mencoba menahan Fang Chen agar tidak mendaratkan pukulan atau serangan ke Sun Ping.


Namun, dengan gerakan yang sulit diprediksi Fang Chen melepaskan diri dari sekian orang yang menahannya dan mengarahkan tinjunya kepada Sun Ping yang sombong itu.


"Brakkkk…!"


"Argh… wajahku…" Sun Ping kesakitan sambil menyentuh wajahnya yang lebam akibat tinju Fang Chen barusan.


"Jika bukan karena ini masih di rumah Keluarga Long, aku sudah membunuhmu, ingat anak muda perkataanmu adalah harimaumu, aku hanya menggunakan 1/1000 kekutanku dalam pukulan itu," ancam Fang Chen kepada Sun Ping.


"Jika aku menggunakan seluruh kekuatanku, sudah dipastikan tubuhmu akan hancur berkeping-keping, sekarang keluar dari rumah ini, urungkan niatmu tadi, jika tidak aku akan meratakan keluargamu," marah Fang Chen dengan terus meningkatkan tekanan nya.


Fang Chen kemudian membalikkan badannya dan menemui Long Annchi yang sekarang sudah bergandengan dengan Li Huanran.


Long Annchi merasa takut karena baru kali ini dia melihat wajah menakutkan Fang Chen yang sangat beringas itu.


Hal itu tidak dirasakan oleh Fang Chen saja, tapi oleh semua orang termasuk Patriark Long Heng, mertuanya, dia tidak bisa menahan menantunya untuk tidak memukul anak dari atasannya itu.


Dari belakang Fang Chen, Sun Howin adik dari Sun Ping yang berbadan besar langsung menyerang Fang Chen, dia tidak terima kakaknya dipermalukan seperti ini.


"Matilah!" Sun Howin menyerang Fang Chen dengan kedua tinjunya yang cukup untuk ukuran orang yang setingkat dengannya.


"Awaaaaas…!" Long Annchi memperingatkan Fang Chen bahwa ada serangan kejutan dari Sun Howin.


Fang Chen tentu sudah tahu, tapi dia kali ini ingin menunjukkan perbedaan kekuatan yang nyata di depan semua orang agar tidak ada orang bodoh lagi yang kurang ajar seperti Sun Ping.

__ADS_1


"Buuuuk…"


Fang Chen dengan santainya menerima pukulan dari Sun Howin hanya dengan tubuhnya saja, normalnya jika orang awam menerima pukulan semacam itu akan terdorong beberapa meter.


Tapi tidak berlaku untuk Fang  Chen, dia hanya berdiri dengan santai seperti tidak ada apa-apa yang terjadi.


'Sialan ternyata memang sejauh ini perbedaan kekuatan antara aku dan dia, aku seperti memukul tembok raksasa, siapa Fang Chen ini sebenarnya, bukankah untuk orang seumuran denganku, dia terlalu kuat,' pikir Sun Howin yang sudah mundur untuk menghindari serangan balik dari Fang Chen.


"Ekhem, ekhem, bagaimana jika kita menyelesaikannya di lapangan luar saja, daripada kalian semua menghancurkan perkakas di rumah ini," usul Patriark Long Heng kepada semua orang.


"Terlalu lama," singkat Fang Chen.


"Wusssh… wuuush…"


Fang Chen dengan cepat memukul Sun Howin yang tidak bisa mengikuti gerakan musuhnya yang sangat cepat itu, nasibnya tidak berbeda jauh dengan kakaknya yang sekarang sudah pingsan akibat terkena pukulan tadi.


Sun Howin akhirnya juga ikut pingsan di dekat kakaknya, Fang Chen menyuruh beberapa orang untuk mengurus mereka berdua.


Setelah semua orang pergi, Fang Chen dan Keluarga Long berkumpul di ruang keluarga, mereka tengah berbincang mengenai kejadian yang baru saja terjadi.


“Sayang, maafkan aku, karena aku …” Long Annchi meminta maaf.


“Cukup, aku tidak ingin mendengar lagi permintaan maaf darimu, aku hanya tidak mau saja anak muda bodoh sepertinya mendekati istriku yang cantik ini,” ucap Fang Chen sambil menahan Long Annchi untuk tidak meneruskan permintaan maafnya barusan.


“Hahaha, itu baru menantuku, semua keinginanku yang belum terkabul hanya memiliki cucu dari anakku, kapan ya kira-kira aku bisa memiliki cucu seperti teman-temanku yang lain?” Patriark Long Heng menggoda.


“Diam kau pak tua, apakah kamu tidak melihat daftar undangan? Sampai membiarkan anak muda bodoh itu datang ke jamuan ini,” protes Fang Chen kepada mertuanya itu.

__ADS_1


“Ya mau bagaimana lagi, dia dari dulu sudah menyukai Long Annchi, aku tidak bisa menolaknya secara langsung karena dia anak dari atasanku, tapi aku tahu kamu pasti melakukan itu, jadi aku mengundangnya dan tidak memberitahumu, agar semuanya natural seperti tadi,” bangga Patriark Long Heng karena rencananya berhasil.


“Dasar tua bangka kurang ajar, ternyata kamu memanfaatkanku, tapi biarlah anak muda dan keluarganya itu, mencari tahu siapa aku sebenarnya, aku ingin lihat tindakan mereka setelah itu,” ucap Fang Chen.


“Kalau begitu mungkin aku akan kembali ke Hotel saja, pak tua, dalam beberapa waktu kedepan, aku akan terus berseteru dengan Keluarga Fang dan Keluarga Huang, mungkin nanti aku akan membutuhkan bantuan Keluarga Long untuk beberapa hal,” ucap Fang Chen.


“Slurb…!”


Leluhur Long Changyi muncul entah darimana, “Halo anak muda, bagaimana kabarmu? Seperti yang diharapkan, kekuatanmu semakin kuat saja, meskipun aku tidak tahu seberapa kuat itu sekarang, karena aku tidak bisa melihatnya dengan pasti,” ucap Leluhur Long Changyi.


“Oh lama tidak bertemu kakek tua Long Changyi, meskipun kekuatanku sekarang cukup kuat untuk ukuran dunia saat ini, tapi ini masih jauh dari yang aku harapkan, namun daripada membicarakan kekuatanku, bagaimana perkembangan kekuatan kalian semua selama ini?” Fang Chen bertanya kepada semua orang khususnya kepada Leluhur Long Changyi.


Semua orang tersenyum dan menjawab pertanyaan Fang Chen mulai dari Patriark Long Heng yang sudah berada di ranah Emperor level 10, Long Yuwen saudara laki-laki Long Annchi yang saat ini sudah di Emperor level 5.


Ibu Mertua Fang Chen, Jia Li yang secara mengejutkan juga meningkatkan kultivasi sampai di ranah Emperor level 1 serta rata-rata anggota keluarga yang lainnya sudah berada di ranah King level 5 keatas.


“Wah kekuatan kalian bisa berkembang secepat ini, menakjubkan sekali, terutama Kakek Tua Long Changyi yang sudah berada di ranah Birth level 2, mungkin 4 keluarga besar ibukota perlu sudah memiliki kekuatan yang sama semua, bagus, bagus,” senang Fang Chen.


“Itu semua karena kamu yang terus memberikan berbagai sumber daya bulanan kepada kami, jadi secara otomatis bisa menjadi seperti sekarang,” jawab Patriark Long Heng.


“Tapi itu semua masih tidak bisa dibandingkan dengan kekuatan Hotel Atlantis dan Keluarga Li yang sekarang tinggal disana, mereka semua sudah bukan pasukan biasa, tingkatan mereka mungkin sudah setara dengan pasukan terbaik internasional,” sambung Patriark Long Heng.


“Jika kalian bukan keluarga yang bergerak di bidang militer, mungkin aku bisa dengan mudah membawa kalian semua ke Hotel Atlantis,” keluh Fang Chen.


“Kalian sendiri pasti sudah paham maksudku, ngomong-ngomong apakah kalian semua sudah naik pangkat atau dipromosikan?” Fang Chen bertanya.


“Banyak dari mereka juga sudah naik pangkat, termasuk aku sekarang aku sudah dipromosikan menjadi Mayor Jenderal,” bangga Patriark Long Heng.

__ADS_1


“Baguslah, kalau bisa dalam waktu satu tahun, kalian semua menjadi petinggi militer semuanya, karena akan bertepatan dengan semua orangku yang akan menguasai perpolitikan negeri ini mengalahkan Keluarga Huang,” harap Fang Chen.


Setelah hampir dini hari, mereka semua menyelesaikan percakapan, Fang Chen dan kedua istrinya sendiri pamit untuk kembali ke Hotel.


__ADS_2