
Fang Chen berhasil menyelinap masuk dengan memanfaatkan bantuan sistem, yaitu teleportasi secara langsung, satu-satunya syarat bisa menggunakan teleportasi sistem adalah pernah berada di tempat tersebut.
Jadi, ternyata dari sebelumnya Fang Chen sudah menandai setiap tempatnya bertarung dan sekarang dia dengan mudah berteleportasi ke dalamnya, dengan secepat kilat dia berhasil memotong tubuh Satan hingga kecil-kecil.
*SLASH!SLASH!
Terdapat sembilan jantung yang berada di tubuh Satan, Fang Chen mengambil salah satu diantaranya yang terdapat sebuah berlian berwarna merah delima, pada berlian itu bertuliskan sebuah tulisan kuno yang jika diterjemahkan menjadi Dosa Kemarahan.
“Kamu sudah berakhir!” Fang Chen mengambil paksa jantung itu dan kemudian menebas tubuh Satan hingga lebih kecil lagi dengan pedang sucinya.
[Ding!]
[Apakah Master ingin menyimpan Jiwa Satan?]
“Aku tidak tahu apa kegunaannya, tapi karena kamu menawarkan, berarti akan berguna untukku kedepannya ya? Kalau begitu simpan saja sistem.” Fang Chen menyetujui saran sistem.
[Baik, SP dan EXP yang didapatkan dari membunuh Satan akan diakumulasikan di akhir bersamaan dengan penyelesaian Quest.]
Tidak seperti sebelumnya Satan bisa kembali menggabungkan tubuhnya, kali ini dia benar-benar sudah tamat karena salah satu sumber kekuatan terbesarnya yakni Berlian Dosa sudah diambil oleh Fang Chen dengan paksa.
Sontak para vampir yang lainnya langsung melesat cepat menghunuskan senjata masing-masing dalam kekuatan penuh mereka, mereka tidak rela salah satu dari saudaranya mati tragis seperti ini.
“Sihir Raksasa : Raksasa Vampir!” Mammon berubah menjadi sebuah raksasa besar yang memiliki daya hancur yang tidak main-main, dia tidak lagi menahan lagi kekuatannya, dia mengeluarkan semua potensi tubuhnya.
“Pedang Giant : Pedang Kuno Raksasa!” Mammon memukulkan pedang besarnya kepada Fang Chen hingga membuat Fang Chen terpental jatuh dan menghantam tanah dengan keras.
“Berani sekali kamu membunuh adikku, aku akan membunuhmu dan merobek tubuhmu hingga kecil-kecil, kamu tidak akan aku lepaskan!” Mammon sangat marah, dia menyerang Fang Chen dengan membabi buta.
__ADS_1
Ketika Fang Chen bangkit dari tanah, dia menyeimbangkan tubuhnya dan kemudian menahan pedang besar milik Mammon dengan menyilangkan kedua pedang istimewanya.
*TING!
Fang Chen menahan pedang besar dan berat itu hingga tertekan sampai beberapa meter ke dalam tanah, dia kemudian menambahkan tekanan kultivasi dan aura membunuh miliknya untuk menguatkan kedua kakinya agar tidak semakin terkubur di dalam tanah.
“Gerbang Langit-3 : Gerbang Neraka!” Fang Chen akhirnya memutuskan untuk membuka gerbang ketiga miliknya, kemudian dari tempat berdiri Fang Chen terpancar hawa panas yang sangat kuat, hawa panas itu bisa dirasakan sejauh sepuluh kilometer.
*BOOOOOM!
Fang Chen kemudian mengangkat kedua pedangnya yang sudah dilapisi oleh lahar neraka akibat mode neraka yang sekarang melapisi tiap bagian tubuhnya, penampilannya sekarang seperti Raja Neraka dengan zirah perang terbaik yang dimilikinya.
“Api Neraka : Bakar musuhku sampai menjadi debu!” Fang Chen mengayunkan Pedang Lady Rose Darah miliknya yang sekarang ada kobaran api hitam neraka yang mengelilinginya.
*SROOOOOSH!
Semburan Api Neraka tersebut membuat pedang besar dan berat milik Mammon berkarat dan langsung hancur begitu saja, tidak hanya sampai disitu, Api Neraka itu seperti hidup dan terus mengejar Mammon kemanapun dia menghindar.
"Excalibur : Terbang dan potong vampir itu menjadi dua!" Fang Chen memberikan beberapa suntikan energi qi melimpah kepada Pedang Excalibur untuk membuat efek serangan mematikan dan membunuh Leviathan dengan cepat.
*SWOOSH!
Serangan pedang tersebut berhasil mencapai tubuh Leviathan yang dari tadi masih berusaha memadamkan api neraka yang mulai menjalar ke tubuh Mammon, dia tidak sadar bahwa dirinya sedang diserang dengan sebuah serangan mematikan oleh Fang Chen.
“Awas–” Para Bangsawan Vampir lainnya sudah berusaha untuk mengingatkan Leviathan atas serangan pedang suci yang merupakan musuh alami mereka itu, tapi mereka semua terlambat dan tubuh Leviathan sekarang sudah terbelah menjadi beberapa bagian.
Fang Chen dengan cara yang sama yaitu teleportasi sistem, dia berteleportasi ke dekat Leviathan dan menambahkan tebasan pedang suci hingga membaginya sesuai dengan jumlah jantungnya.
__ADS_1
Kemudian Fang Chen mengambil Berlian Dosa berwarna biru lautan, di dalam berlian itu bertuliskan sebuah kalimat kuno yang memiliki arti, Dosa Iri Hati, sekarang Fang Chen sudah mendapatkan dua Berlian Dosa.
[Apakah–]
‘Tentu saja sistem, kamu tidak perlu mengingatkanku lagi mengenai menyimpan jiwa mereka dan mengakumulasikan SP dan EXP bersamaan quest, kamu bisa menggabungkannya nanti di akhir, aku akan fokus kepada 5 bangsawan yang tersisa ini.’ Fang Chen kembali fokus kepada kelima vampir yang sudah menerjangnya dengan berbagai serangan.
*DUAR!
Kelima bangsawan vampir melawan Fang Chen dengan sekuat tenaga, mereka semua kini tidak memberikan kesempatan Fang Chen untuk memberikan serangan balik sama sekali, tapi Fang Chen bisa melihat celah yang diberikan oleh Mammon.
Ternyata Api Neraka bekas serangan sebelumnya belum sepenuhnya menghilang dari tubuh Mammon, hal ini dimanfaatkan Fang Chen sebagai pemilik api neraka untuk memberikan serangan kepada keempat vampir lainnya dari bekas api neraka tersebut.
“Api Neraka : Membesarlah! Berubahlah menjadi sebuah Phoenix Neraka dan bunuhlah Asmodeus!” Fang Chen membuat sebuah serangan yang memiliki kesulitan, tinggi karena memerlukan momentum yang benar-benar tepat.
Tapi, bukan Fang Chen jika dia gagal membunuh musuhnya, bekas Api Neraka yang berada di kaki kanan Mammon langsung membesar dan membuat Mammon yang sedang dalam mode raksasa terjatuh.
Dan karena ketidak seimbangan itu, formasi para bangsawan vampir sedikit kacau dan semua itu diakhiri dengan Api Neraka yang berbentuk seperti Phoenix keluar dari bekas api di kaki Mammon dan menerjang vampir yang berada paling dekat dengannya, yaitu Asmodeus.
*KYAAAK!
Phoenix Api Neraka itu mengeluarkan kicauannya dan dengan cepat berhasil membakar tubuh Asmodeus yang bisa dikatakan paling lemah diantara yang lainnya, kemudian Fang Chen mendekat dan lagi-lagi mengambil Berlian Dosa Hawa Nafsu dari salah satu jantungnya.
“Sekarang sudah tiga, sisa empat lagi, bagaimana tuan-tuan, apakah kalian masih ingin melanjutkan perburuan vampir yang pemenangnya sudah terlihat dengan jelas ini?” Fang Chen memprovokasi keempat vampir tersisa.
Keempat vampir tersebut adalah Mammon, Beelzebub, Belphegor dan Lucifer, mereka berempat menatap tajam Fang Chen, hawa membunuh sudah terpancar dan mengarah kepada Fang Chen sejak terbunuhnya adik mereka yaitu Satan, ditambah lagi kedua saudari mereka Leviathan dan Asmodeus juga sudah terbunuh.
Sebuah serangan cepat dan berat keluar dari Mammon, dia dengan sengaja merobohkan tubuhnya yang seperti batu kepada Fang Chen, dia ingin memendam Fang Chen ke dalam tanah dan dia berniat memberikan ruang untuk saudaranya yang lain agar memiliki ruang yang cukup untuk fokus menyerang Fang Chen.
__ADS_1
“Hah, bodoh!” Fang Chen dengan secepat kilat membentuk sebuah Bola Api Neraka yang kemudian dipadatkan sampai hanya memiliki ukuran sebesar genggaman tangan kemudian dia melemparkannya kepada Mammon.
“Api Neraka : Meriam Tangan!” Bulatan Api Neraka tersebut melesat masuk ke tubuh Mammon dan membuat tubuhnya meledak dan berceceran di seluruh Hutan Alaska, satu lagi Berlian Dosa sudah didapatkan oleh Fang Chen.