
Setelah memarkirkan mobil seperti biasa, banyak orang yang menyambut kedatangan Fang Chen dan orang-orang terdekatnya itu.
“Halo Nak Chen, lama tidak berjumpa, bagaimana kabarmu sekarang?” Patriark Long Heng menyapa Fang Chen dengan sapaan khasnya yang tidak ada ramahnya sama sekali.
“Oh, Halo pak tua, sepertinya di rumah sedang ada acara ya? Jika dilihat-lihat sepertinya ada rapat militer ya? Sepertinya ada beberapa kejadian yang terjadi ya?” Fang Chen menjawab dengan ketus.
“Dasar anak mantu sialan, jika kamu bukan dermawan keluargaku, mungkin sekarang kamu sudah aku cabik-cabik.” Geram Patriark Long.
“Hahaha, kamu masih seperti biasanya pak tua, kalau boleh tahu apa yang sedang kalian bahas sepertinya kalian sedang kebingungan karena sesuatu.” Fang Chen bertanya dengan serius kali ini.
__ADS_1
“Mari kita masuk dulu, aku akan memberitahumu…” Patriark Long Heng mengajak masuk.
“Tapi Jenderal ini …”
“Ssssh, kamu diam, aku tahu apa yang sedang aku lakukan saat ini, mungkin kalian belum pernah bertemu dengan anak muda ini, tapi jika kalian semua yang ada disini berkumpul dan bergabung melawan anak muda ini, kekalahan kalian sudah bisa dipastikan.” Patriark Long Heng menyombongkan calon menantunya itu.
Tidak ada yang menyanggah perkataan itu, sesampainya di ruang rapat di salah satu pojok bagian dari luasnya kediaman ini, Patriark Long menjelaskan permasalahan yang sedang mereka hadapi sekarang, Fang Chen hanya mendengarkan sambil berpikir kira-kira solusi apa yang paling tepat untuk permasalahan seperti in.
“Justru sebaliknya anak muda, latihan gabungan antar negara ini sangat penting untuk menunjukkan kekuatan kita agar negara-negara lain tidak macam-macam dengan negara tercinta kita ini.” Salah satu peserta rapat berbicara.
__ADS_1
“Yayaya, pada intinya kalian semua sedang menekan Pak Tua Long Heng untuk memberikan beberapa Pil buatanku untuk kalian teliti bukan, kemudian pil itu bisa kalian gunakan untuk meningkatkan seluruh pasukan kalian semua, agar kalian memenangkan latih tanding dengan beberapa negara itu bukan? Klise sekali!” Sarkas Fang Chen.
“Kamu…”
Beberapa orang ada yang tidak terima dengan perkataan Fang Chen, mereka sekarang seperti dipermalukan oleh seorang bocah yang baru saja menginjak usia 20 tahun, dimana semua harga diri mereka.
“Apa, mau berantem, gasss…” Fang Chen malah menanggapi berbagai kata-kata kasar dan tatapan tajam dari semua orang, kecuali para anggota rapat yang dari Keluarga Long, mereka tidak berani macam-macam karena sudah mengetahui kekuatan asli dari Fang Chen.
“Kalian semua tenanglah, yang dikatakan oleh Nak Chen juga tidak seratus persen salah, bagaimanapun kalian semua hanya menginginkan Pil yang ada di keluargaku ini bukan, tapi karena kami sudah berjanji kepada dermawan kami, kami tidak bisa memberikan Pil itu.” Tegas Patriark Long Heng.
__ADS_1
“Disisi lain, meskipun aku berkata seperti itu, aku disini juga mewakili militer untuk memohon, apakah bisa agar pil ini dibagikan secara merata atau bahkan digunakan sebagai suplemen untuk militer negara kita Nak Chen.” Intonasi suara Patriark Long Heng menurun.