SISTEM KULTIVASI MODERN

SISTEM KULTIVASI MODERN
P115 - Turnamen Beladiri


__ADS_3

Akhirnya Keluarga Huang tidak bisa mengimbangi finansial Fang Chen dan mereka tidak berhasil membawa pulang tanaman itu, tentu saja mereka sudah siap-siap untuk dimarahi oleh Patriark Huang.


“Selamat kepada Tuan Fang Chen, setelah ini Tanaman Spiritual itu akan diantarkan langsung oleh Tetua Penjaga, tapi sebelum itu sepertinya tadi ada yang ingin anda sampaikan kepada semua orang mengenai hadiah berupa Cincin Penyimpanan.” Pemandu Acara.


“Jika anda ingin menyampaikannya sekarang, dipersilahkan tuan muda.” Pemandu Acara itu mempersilahkan Fang Chen naik keatas panggung dan menyampaikan mengenai beberapa hal yang sempat tertunda tadi.


Fang Chen kemudian naik ke atas panggung dan langsung memberikan pengumuman mengenai apa yang ingin disampaikannya tadi.


“Selamat siang semuanya, karena kalian sudah terlanjur tertarik untuk memiliki Cincin Penyimpanan yang biasa-biasa saja ini, aku akan mengabulkan keinginan kalian itu.” Fang Chen berbicara dengan enteng.


“Aku akan mengadakan sebuah turnamen beladiri dengan hadiah Cincin Penyimpanan ini dan ini.” Fang Chen langsung mengeluarkan beberapa botol giok yang didalamnya terdapat puluhan Pil tingkat Emas Puncak dan beberapa Buku Pelatihan Tingkat Platinum.


“Wooow…”


Semua orang beranggapan bahwa Fang Chen sekarang sedang main-main dengan apa yang akan dijadikan hadiah olehnya.


Beberapa juga ada yang berpendapat bahwa Fang Chen datang ke pelelangan kali ini hanya karena bosan saja.


Alasan itu kuat karena hanya dengan Fang Chen mengeluarkan beberapa hartanya saja, mungkin semua barang pelelangan kali ini tidak ada artinya sama sekali.


“Tuan, apakah itu benar-benar Buku Pelatihan tingkat Platinum?” Seseorang bertanya untuk memastikan kebenaran beberapa buku yang dipegang oleh Fang Chen.


“Ooo, kamu tidak percaya, kalau begitu ini bukalah, kamu akan menilai sendiri tentang Buku Pelatihan ini.” Fang Chen melemparkan Buku Pelatihan Platinum itu dengan santai, sedangkan orang yang bertanya barusan kelabakan ketika menangkapnya.


Setelah Buku itu berada di tangan orang itu, dia membolak-balikkan setiap halaman, akhirnya di penanya mengakui bahwa Buku Pelatihan itu memiliki tingkat Platinum, bahkan bukan Platinum biasa tapi Platinum Puncak.


“Sekarang saya sudah percaya tuan, ini bukunya saya kembalikan lagi.” Orang itu memberikannya dengan sopan dari depan panggung.

__ADS_1


“Sekarang saya ingin bertanya lagi, bagaimana prasyaratnya untuk mengikuti turnamen beladiri itu dan apakah ada bonus lainnya jika kamu berhasil memenangkan turnamen itu?” Orang itu bertanya.


“Pertanyaan bagus, siapa namamu wanita cantik ?” Fang Chen memuji.


“Nama saya Nuan Nuan tuan muda, meskipun saya seorang perempuan tapi saya sangat tertarik untuk mengikuti turnamen beladiri itu.” Nuan Nuan.


“Terlebih lagi hadiahnya berupa Buku Pelatihan, jika saya bisa memenangkannya maka saya akan bisa membantu keluarga saya di provinsi untuk meningkatkan kekuatan.” Nuan Nuan bertekad.


“Baiklah, ini aku berikan kepadamu karena kamu memiliki tekad yang begitu kuat.” Fang Chen melemparkan 1 botol giok.


“Tuan ini terlalu berlebihan, bagaimana saya bisa mendapatkan harta yang sangat berharga ini?” Nuan Nuan tidak menyangka bahwa dia akan diberi hadiah berupa Pil Penambah Qi tingkat Emas berjumlah 10 butir.


“Tidak masalah.” Fang Chen.


“Sekarang aku akan mengumumkan beberapa persyaratan yang harus kalian semua penuhi untuk mengikuti turnamen ini.” Fang Chen.


Terdengar suara gaduh dari beberapa sudut ruangan.


“Diam, tidak usah bertanya kenapa, sekarang persyaratan kedua, peserta harus berusia diatas 18 tahun, aku tidak menerima peserta berusia di bawah umur itu.” Fang Chen.


“Aku akan menggunakan beberapa kategori umur untuk menentukan siapa lawan mereka, kategori pertama 18 - 30 tahun, kategori kedua 31 - 45 tahun, kategori ketiga 46 - 60 tahun.” Fang Chen.


“Setiap kategori akan terpilih 3 orang pemenang, khusus untuk kategori pertama akan aku pertimbangkan lagi bisa 3 atau 4 pemenang.” Fang Chen.


“Dari para pemenang itu, selain mendapatkan hadiah, aku juga akan menawarkan kalian bekerja sama denganku, atau lebih tepatnya menjadi bawahanku.” Fang Chen.


“Dan turnamen beladiri ini bisa diikuti oleh semua orang termasuk dari provinsi bahkan desa sekalipun, kultivator lepas atau perwakilan dari keluarga, semuanya boleh ikut, tidak ada biaya pendaftaran.” Fang Chen.

__ADS_1


“Seleksi sampai pertandingan final akan dilaksanakan di kawasan Hotel Atlantis, kalian semua pasti sudah tahu mengenai area disana bukan, jadi aku tidak akan menjelaskannya lebih lanjut.” Fang Chen.


“Dari semua yang aku sampaikan apakah diantara kalian ada yang ingin bertanya?” Fang Chen.


Semua orang terlihat sedang berpikir, mereka semua sedang mencerna untung dan rugi mengikuti turnamen beladiri ini, hingga wanita bernama Nuan Nuan tadi bertanya lagi.


“Tuan, jika kami direkrut menjadi salah satu bagian dari bawahan anda, seberapa besar gaji kami dan pekerjaan apa yang harus dilakukan.” Nuan Nuan.


“Kamu masih ingin menanyakan sebuah gaji ketika aku bisa memberimu Buku Pelatihan Beladiri seperti ini dan aku baru saja menghamburkan uang hanya untuk barang yang sama?” Fang Chen berpikir bahwa wanita ini sangat polos.


“Tapi baiklah mungkin gaji kalian semua, kira-kira untuk membeli sebuah rumah di ibukota ini atau di distrik shanghai bukan hal yang mustahil jika kalian bekerja bersamaku selama satu bulan.” Fang Chen.


“Wow sangat tinggi, baiklah tuan, kapan rencana turnamen beladiri itu akan diadakan?” Nuan Nuan bertanya lagi.


“Turnamen itu akan dilakukan dalam dua minggu dari sekarang, aku juga minta tolong sebarkanlah ke semua orang yang ingin mengubah mencari peruntungan, tidak menutup kemungkinan aku akan merekrut lebih banyak orang untuk beberapa hal.” Fang Chen mengakhiri pengumuman dengan senyuman tulus.


Kemudian Fang Chen turun dari panggung sambil melengos begitu saja ketika menoleh ke Keluarga Fang dan Keluarga Huang.


Keluarga Fang akhirnya menyadari siapa sebenarnya Fang Chen, dia adalah anak dari Patriark mereka dengan istri sebelumnya, pantas saja dari tadi Patriark mereka hanya diam saja padahal keluarga sedang diolok-olok oleh seorang pemuda.


“Jadi ini alasan ayah diam saja dari tadi? Awas saja kalau ayah mau mendekati pemuda itu, aku akan bilang ke ibu jika sampai ayah berani melakukannya.” Ancam pemuda yang ada di keluarga Fang itu.


Sedangkan Tetua Pertama Keluarga Huang tentu saja sangat marah atas perilaku itu, tapi dia kali ini tidak boleh gegabah karena dia berencana untuk mengambil Teratai Embun Es dari Fang Chen secara paksa setelah keluar dari Rumah Lelang.


Selesai Fang Chen memberikan pengumuman, acara lelang hari ini resmi ditutup serta acara lelang selanjutnya adalah tiga bulan lagi.


Tetua Penjaga Rumah Lelang menemui Fang Chen yang terlihat masih melakukan pembayaran Tanaman Spiritual Teratai Embun Es.

__ADS_1


“Tuan muda, bisakah saya mengundang anda untuk ke ruangan saya, ada beberapa hal yang ingin saya bicarakan, apakah bisa?” Tetua Penjaga.


__ADS_2