
“Begini tuan muda, saya memiliki usul, Turnamen Beladiri ini dibagi menjadi tiga tahap dan disiarkan untuk umum,” jawab Zhaoyang Hong.
“Hoooo, kenapa harus disiarkan?” Fang Chen.
“Baik, saja akan menjelaskan hal tersebut, kenapa harus disiarkan, selain bisa memberikan kita pemasukan yang cukup besar, kita juga bisa mendapatkan perhatian dari masyarakat, bukankah tujuan kita untuk menggantikan keluarga Huang di negeri ini?” Zhaoyang Ling.
“Sepertinya menarik, kalau begitu jelaskan secara rinci kepada semua orang yang ada disini, aku ingin mendengar semuanya,” ucap Fang Chen mempersilahkan.
“Terima kasih tuan muda, kalau begitu saya akan melanjutkan dalam tiga tahap yang saya maksud,” ucap Zhaoyang Hong sambil berdiri dari kursinya dan sekarang dia menghadap ke semua orang.
“Tahap pertama, karena jumlah peserta yang mengikuti turnamen ini sangat banyak, jadi kita harus mengeliminasi mereka sebanyak mungkin, hingga menyisakan sekitar 100 orang saja,” ucap Zhaoyang Hong.
“Sebelum kamu melanjutkan, tapi kali ini jumlah peserta yang sudah mendaftar selama beberapa hari ini saja sekitar 1100 orang, kemungkinan besar jumlah ini akan bertambah sampai sekitar 10.000 orang, bukankah sangat banyak sekali yang akan tereliminasi?” Salah satu Belati Tuhan yang mengurus bagian pendaftaran.
Zhaoyang Hong berpikir sejenak dan kemudian berkata, “Jika memang perkiraan bisa sampai sebanyak itu, aku akan merevisi dan dari 10.000 orang itu kita akan mengambil sekitar 10 persen saja, jadi yang lolos ke babak kedua sekitar 1000 orang,” ucap Zhaoyang Hong.
“Baik, sekarang aku akan menjelaskan rincian Tahap Pertama, dalam tahap ini memfokuskan pada pertarungan besar, jadi semua orang akan menaiki 10 panggung besar yang sudah disiapkan,” ucap Zhaoyang Hong.
“Dengan peraturan sederhana, bertarung dan keluarkan semua musuh dari panggung, setelah peserta tersisa 100 orang di setiap panggung, maka 100 orang itu berhak untuk melanjutkan Tahap Kedua,” Zhaoyang Hong.
“Tahap pertama ini memiliki manfaat untuk mengetahui apakah mereka semua bisa bertarung dalam keadaan banyak orang di sekitarnya atau tidak,” singkat Zhaoyang Hong.
Semua orang terlihat setuju dengan peraturan Tahap Pertama ini, melihat hal itu Zhaoyang Hong langsung melanjutkan ke penjelasan Tahap Kedua.
“Dalam Tahap Kedua, kita akan memfokuskan diri kepada pertarungan kelompok besar, jadi 100 orang dari setiap panggung, akan menjadi sebuah kelompok atau pasukan yang akan saling bertarung dengan dengan kekuatan sekaligus taktik pertarungan kelompok,” Zhaoyang Hong.
__ADS_1
“Dalam tahap kedua ini, saya mengacu kepada pertarungan yang dilakukan oleh Belati Tuhan yang terdiri dari 100 orang dan bisa bergerak dengan kompak dalam satu komando,” ucap Zhaoyang Hong.
“Selain itu, hal ini memberikan kesan bahwa setelah mereka semua bermusuhan untuk saling menjatuhkan satu sama lain di Tahap Pertama, mereka dipaksa untuk berkelompok,” ucap Zhaoyang Hong.
“Hal ini bisa membuat mereka semua memahami sebuah kondisi bahwa di atas semua permusuhan sebelumnya, mereka harus tetap patuh kepada orang yang ditunjuk ketua kelompok masing-masing,” Zhaoyang Hong.
“Kita semua akan memiliki 10 orang setiap kelompok, cara memilihnya akan dijelaskan lebih lanjut dalam file yang sudah saya kirim ke ruang obrolan kita,” ucap Zhaoyang Hong.
Kemudian semua orang melihat layar ponsel masing-masing, mereka membaca beberapa perincian itu.
Lagi-lagi semua orang setuju dengan hal itu, karena bagaimanapun tujuan utama Turnamen ini untuk mengisi kekosongan yang ada di pasukan Belati Tuhan.
“Karena tidak ada yang memberikan sanggahan, kita masuk dalam penjelasan Tahap Ketiga, setelah 100 orang terpilih, kali ini kita akan fokus kepada individu setiap orang, jadi 100 orang itu akan memperebutkan 10 tiang yang ada di tengah arena,” ucap Zhaoyang Hong.
“Yang memilih mereka bersepuluh adalah tuan muda Fang Chen langsung, sepuluh orang itu langsung siap menjadi bagian dari Belati Tuhan,” ucap Zhaoyang Hong.
“Tapi, karena karena harus muncul seorang juara tunggal, maka sepuluh orang terpilih itu akan melakukan pertandingan individu,” ucap Zhaoyang Hong.
“Pertandingan individu itu akan menggunakan sistem poin, jadi 10 orang itu bisa saling berhadapan dan memastikan kekuatan teman mereka yang baru dalam Belati Tuhan, jadi menurut saya ini merupakan hal yang penting,” ucap Zhaoyang Hong.
Semua orang mencerna penjelasan tersebut, setelah terdengar beberapa suara yang berbeda pendapat, beberapa orang mengajukan pertanyaan dan puncak pertanyaan itu diucapkan oleh Kong Li, Ketua Organisasi Mawar Hitam.
“Bagaimana dengan 100 orang yang sudah gagal di tahap ketiga, bukankah seharusnya kita tetap memberikan apresiasi karena mereka semua sudah berusaha maksimal dalam beberapa hari itu?” Kong Li bertanya.
“Benar ketua Kong Li, 90 orang yang gagal itu akan menjadi pasukan baru untuk kita, mereka akan kita jadikan sebagai petarung kuat dan akan kita siapkan untuk menggantikan Keluarga Huang di pemerintahan,” ucap Zhaoyang Hong.
__ADS_1
“Apakah kalian semua setuju dengan ini?” Zhaoyang bertanya kepada semua orang.
Tentu saja dengan perencanaan yang matang dari Zhaoyang Hong, tiga tahap itu sudah menjadi sebuah standar dalam menentukan pasukan yang kompeten.
Tapi, sepertinya Fang Chen agak kurang puas dengan tiga tahap yang sama sekali tidak ada perjuangan hidup dan mati seperti itu.
“Tunggu dulu!” Fang Chen.
Semua orang menoleh ke arah asal suara, ternyata suara itu datang dari tuan mereka, Fang Chen.
“Aku ingin memberikan tambahan peraturan,” ucap Fang Chen.
“Silahkan, tuan muda,” ucap Zhaoyang Hong mempersilahkan sambil kembali duduk di bangku miliknya tadi.
“Peraturan tambahan itu adalah, tidak masalah semua orang untuk saling membunuh,” ucap Fang Chen.
Seketika mendengar itu, terjadi keributan yang cukup nyaring, semua orang yang mendengar itu sangat terkejut dengan peraturan itu, bukankah hal itu malah menjadikan turnamen kali ini sangat berdarah.
“Tuan muda, sepertinya ini sangat berlebihan, tidak pantas bukan untuk membiarkan sesama kultivator yang tidak memiliki dendam itu saling membunuh?” Liu Changhai kali ini memberikan pendapatnya.
“Benar tuan muda, bukankah jika sampai itu terjadi, kita malah tidak bisa menyiarkannya ke publik sesuai dengan rencana Zhaoyang Hong tadi?” Salah satu Tetua Keluarga Long yang mengikuti pertemuan ini ikut protes.
Fang Chen tidak menanggapi itu semua dan balik bertanya, “Tidak ada potensi yang akan keluar jika kita tidak memaksa mereka dalam pertarungan hidup dan mati, bukankah begitu?” Fang Chen.
“Tapi tuan muda,” banyak orang yang protes kecuali Pasukan Belati Tuhan dan Anggota Keluarga Li.
__ADS_1