SISTEM KULTIVASI MODERN

SISTEM KULTIVASI MODERN
P128 - Masalah Baru


__ADS_3

‘Ini yang sudah kutunggu, terima kasih sistem, quest ini memberiku semangat untuk menghancurkan Keluarga Fang, aku tidak akan membuat mereka langsung jatuh, secara perlahan tapi pasti mereka akan aku balas,’ pikir Fang Chen, dia tersenyum menakutkan.


Yang Kai yang melihat tuan mudanya itu tersenyum langsung paham.


‘Sepertinya kali ini nasib Keluarga Fang akan mengerikan, kehancuran kalian hanya tinggal menunggu waktu saja, aku berdoa semoga mereka sudah mempersiapkan diri dengan baik,’ pikir Yang Kai, dia sangat memahami arti senyuman Fang Chen itu.


Kemudian mereka bertiga meneruskan berjalan-jalan mengelilingi Bazaar ini sambil beberapa kali mengobrol hal yang tidak terlalu penting.


“Dor…”


“Dor…”


“Dor…”


“Diaaaaaam! Kami disini adalah perampok, serahkan semua barang dagangan kalian, jika ada yang berani melawan, kami akan menembak kalian tanpa pandang bulu,” ancam beberapa orang sambil memegang senjata otomatis AK-47.


Semua petugas keamanan yang ditugaskan untuk menjaga Bazaar ini langsung mematuhi prosedur penyelamatan pelanggan.


Mereka semua tidak langsung menghadapi para perampok itu, mereka fokus dalam penyelamatan, karena setelah ini bakalan ada beberapa petinggi dari petugas keamanan yang akan membekuk para perampok kelas teri itu.


“Ada apa itu, mari kita kesana!” Fang Chen mendekati arah suara tembakan itu.


Yang Kai dan Zhang Bijie mengekor di belakang Fang Chen.


Sesampainya di tempat kejadian para perampok itu sedang berhadapan dengan Paman Li Fu bersama beberapa anggota Belati Tuhan yang sedang bertugas.


“Senior Li Fu, biarkan kami saja yang menghadapi para perampok ini, mereka terlihat hanya beberapa amatir yang diperintahkan oleh seseorang, mereka tidak berbahaya sama sekali,” pinta anggota Belati Tuhan.


Paman Li Fu mempersilahkan, kemudian tidak banyak tanya lagi, anggota belati tuhan itu langsung menyergap beberapa perampok itu.


“A…aku sudah bilang tadi untuk jangan mendekat, beraninya beberapa orang yang kurus seperti kalian ingin menyergap kami, kalau begitu matilah!” Perampok.


“Dor, dor, dor!”

__ADS_1


“Bruk…”


“Hanya dengan satu gerakan kalian semua bisa kami lumpuhkan, apakah kalian masih berani berbicara kesombongan di depan kami semua?” Anggota Belati Tuhan.


“Argh, lepaskan kami bajingan, lepaskan!” Perampok itu berteriak keras setelah tubuh mereka dijatuhkan oleh Anggota Belati Tuhan yang memiliki kecepatan tidak masuk akal dan langsung mengunci tubuh mereka hingga terjatuh di tanah seperti sekarang.


“Diam! Kalau kalian berteriak sekali lagi, kami akan membunuh salah satu dari kalian secara langsung, mumpung semua warga sipil sudah di evakuasi,” ancam Anggota Belati Tuhan.


“Hahaha, kamu mana berani membunuh seseorang di negara hukum ini, kalian hanyalah sekumpulan orang bodoh yang mau mengabdi kepada seorang bocah kaya pemilik Hotel Atlantis itu!” Perampok itu mengejek.


Peraturan pertama untuk semua orang yang berafiliasi kepada Hotel Atlantis, jika ada orang yang berani menghina tuan mereka, maka si penghina itu harus mati, atau setidaknya cacat seumur hidup.


“Kamu boleh menghina kami, kamu boleh bersumpah serapah kepada kami, tapi sekali kamu berani menghina Tuan Muda, kehidupanmu saat itu sudah bisa dipastikan, yaitu kematian!” Anggota Belati Tuhan itu sudah menyiapkan ancang-ancang untuk memukul tengkuk leher perampok itu sampai mati.


“Matilah!” Anggota Belati Tuhan.


“Tunggu! Berhenti sampai disitu, aku yang akan mengurus orang perampok menyebalkan ini,” tahan Fang Chen.


Fang Chen melesat dan sempat untuk menahan pukulan dari Anggota Belati Tuhan itu.


Fang Chen kemudian melepaskan tangan anggota Belati Tuhan itu, kemudian sedikit merendahkan tubuhnya untuk bisa melihat dengan jelas wajah orang yang telah menghinanya itu.


“Oh, ternyata dari Keluarga Fang ya, kalau tidak salah kamu dulu adalah koki keluarga dari belasan tahun yang lalu, kenapa sekarang kamu malah menjadi ******* seperti ini, apakah tuan mudamu sekarang yang telah menyuruhmu melakukan hal hina ini?” Fang Chen.


Agar Perampok ini tidak bisa kabur, Fang Chen memberikan beberapa totokan ke titik akupuntur yang menyebabkan Perampok ini tidak bisa berdiri dan menjaga keseimbangannya lagi.


“Dasar anak kaya sombong, andaikan dulu tuan tidak menikahi wanita murahan ibumu itu, dia tidak akan sampai pada posisi seperti ini, kamu hanyalah anak buangan yang beruntung saja,” ejek orang itu meskipun sudah tidak bisa bergerak.


“Belati Darah : Bunuh!” Fang Chen tidak kuasa lagi, perampok itu sudah menghina ibunya juga, kali ini dia terlihat sangat marah, aura membunuhnya sampai bisa dirasakan dalam radius beberapa puluh meter.


“Argh…”


Belati Darah itu langsung menembus jantungnya dan orang itu mati seketika, dia mati dalam kondisi wajah terperangah lebar, jika dilihat sekilas di wajahnya terdapat sebuah penyesalan yang mendalam.

__ADS_1


“Kirimkan jasad orang itu kepada Keluarga Fang, berikan mereka peringatan bahwa kita tidak akan tinggal diam, kita akan membuat perhitungan dengan mereka!” Fang Chen memberikan perintah.


“Baik, tuan muda.”


“Kurung perampok lainnya di penjaga bawah tanah Hotel, aku ingin mendapatkan semua informasi dari mereka semua dalam waktu kurang dari 30 menit setelah itu bunuh mereka dan kirimkan jasadnya ke Kediaman Keluarga Fang juga!” Fang Chen memberikan perintah lagi.


“Kami akan mengurusnya.”


Fang Chen kemudian mengambil Belati Darah yang menancap di jantung salah satu perampok tadi dan membersihkannya dengan sapu tangan putih yang ada di sakunya, kemudian mengembalikannya ke INVENTORY Sistem.


“Zhang Bijie, kumpulkan semua orang, aku ingin melakukan pertemuan sekarang!” Fang Chen.


“Baik, tuan muda,” jawab Zhang Bijie.


“Yang Kai ikuti aku menuju ke ruang pertemuan!” Fang Chen.


Fang Chen kali ini menunjukkan sisi lainnya yang sangat kejam dan sadis, semua orang tidak ada yang berani bersuara belebihan.


Mereka semua hanya bisa melakukan satu hal, segera menjalankan semua perintah yang baru saja diberikan dengan cepat.


‘Sepertinya kali ini kita akan masuk dalam kondisi peperangan sekali lagi,’ gumam beberapa orang diwaktu bersamaan.


Fang Chen dan Yang Kai berjalan ke ruang pertemuan tanpa mengeluarkan sepatah kata sama sekali.


Yang Kai sendiri juga bingung bagaimana cara untuk mencairkan suasana dan meredam amarah tuan mudanya itu.


Tapi, dia mengurungkan niatnya karena tidak ingin kena marah juga oleh Fang Chen, dia hanya mengekor di belakang Fang Chen sampai tibalah mereka berdua di Ruang Pertemuan.


Hanya dalam waktu kurang dari lima menit, semua petinggi yang memiliki kedudukan cukup penting di Hotel Atlantis ini sudah duduk di kursi masing-masing dengan rapi.


Mereka semua tidak berani membuka suara sebelum Fang Chen sendiri yang mengawali, mereka terus berpikiran berbagai macam kemungkinan kenapa mereka semua disuruh untuk berkumpul dengan cepat seperti ini.


Fang Chen akhirnya membuka pertemuan dengan sebuah pertanyaan.

__ADS_1


“Baru saja ada orang yang berbuat kerusuhan di Acara Bazaar kita, mereka adalah orang suruhan Keluarga Fang, Keluarga yang selama ini ingin aku hancurkan dengan cepat. Mungkin saat inilah waktu yang tepat itu, kita akan memerangi Keluarga Fang dari berbagai lini, bagaimana pendapat kalian?” Fang Chen.


__ADS_2