
“Kamu tidak perlu melakukannya Pak Tua Alka, apakah kamu pikir keluarga keuangan itu bisa membuatku hancur? Sebelum aku yang hancur, aku hancurkan saja mereka dulu.”
Fang Chen tidak mengatakan omong kosong, karena Atlantis Corporation juga sudah bergerak di bidang keuangan, jadi tidak akan sulit jika mau berperang dengan Keluarga Rothschild.
“Aku tidak ragu jika kamu bisa mengalahkan mereka, akan tetapi aku memberi mereka peringatan karena semua anggota keluarga mereka memiliki rasa balas dendam yang tidak wajar, aku jadi geram juga lama-lama.”
Pak Tua Alka sudah paham betul mengenai watak keluarga keuangan itu, jika bukan karena hubungan baiknya dengan Pemimpin Keluarga Rothschild, mungkin dia sudah dengan mudah membunuh anggota keluarganya.
“Sudah-sudah, biarkanlah mereka, lebih baik kita fokus ke acara utama saja, sebentar lagi sepertinya Tiga Barang Utama sudah akan muncul dan aku tertarik untuk membeli barang itu.”
“Barang ketiga karena dia merupakan sebuah harta karun zaman dulu, sepertinya akan sangat menarik jika aku bisa mendapatkannya, sedangkan barang kedua adalah sebuah prasasti mengenai beladiri, aku juga tertarik untuk memilikinya.”
Fang Chen menunjukkan ketertarikannya kepada barang ketiga dan kedua terbaik, tapi tidak dengan barang utama yaitu sebuah senjata, senjata yang berbentuk sebuah pedang panjang peninggalan tahta suci benua biru zaman kuno.
“Kenapa kamu tidak tertarik dengan barang utama, bukankah kamu seorang pengguna pedang?” Pak Tua Alka yang belum mengerti sepenuhnya jalan pikiran Fang Chen bertanya tanpa beban.
"Hanya pedang tingkat giok saja, aku juga sudah memilikinya, apakah kamu ingin melihatnya pak tua?" Fang Chen menoleh kepada Pak Tua Alka.
Tidak menunggu persetujuan Pak Tua Alka, Fang Chen langsung mengeluarkan sebuah pedang tajam yang sedikit melengkung dan memiliki bilah dan gagang hitam yang membuat pedang ini terkesan sangar dan mewah.
"Nama pedang ini adalah Pedang Lady Rose, lihat di bilah pedang hitam ini ada ukiran bunga mawar, dari sanalah nama pedang ini berasal."
"Salah satu keistimewaannya juga, jika kita memasukkan sedikit energi alam, kalau di negaraku bernama energi qi kalau di benua biru bernama energi sihir ke dalam pedang ini."
"Maka akan muncul puluhan sampai ribuan bunga mawar melayang selama kita menggunakannya untuk menyerang lawan, dan sangat efektif untuk membuat serangan tipuan."
__ADS_1
Fang Chen menjelaskan panjang lebar mengenai pedangnya, dia memang baru menggunakannya beberapa kali, karena senjata utamanya adalah Belati Darah.
"Kamu sangat hebat, mungkin dari semua hartaku, aku hanya memiliki harta setingkat denganmu satu buah saja, memang sulit sekali ya memiliki senjata tingkat Giok."
Pak Tua Alka menghela nafas karena dia hanya memiliki satu senjata dengan tingkat Giok Puncak akan tetapi sudah rusak parah dan sekarang sudah menjadi pajangan di ruangannya.
"Apakah sesusah itu, jika kamu mau, aku bisa memberimu satu pak tua, kamu sebutkan saja ingin menggunakan senjata jenis apa, aku akan mencarikannya di tumpukan hartaku nanti."
Fang Chen berbicara dengan enteng sekali, dia tidak memikirkan sesusah apa sebenarnya seseorang memiliki senjata tingkat Giok puncak, sampai-sampai Pak Tua Alka tidak tahu lagi harus mengatakan apa.
"Anak muda, kamu adalah orang paling blak-blakan pertama yang aku temukan, padahal kita baru saling kenal tapi kamu sudah menunjukkan semua hal yang kamu punya."
"Untung saja kita sudah menjadi teman, aku tidak mungkin mengambil barangmu, tapi kamu harus berjanji untuk tidak melakukan hal yang sama kepada orang lain atau mereka semua akan berperang karena semua hartamu."
Pak Tua Alka memberikan nasihat kepada Fang Chen, tapi dibalas hanya dengan sebuah senyuman ringan dari Fang Chen.
Yang Kai yang peka langsung menjawab, meskipun dia sebenarnya sedikit gentar berbicara di hadapan Pak Tua Alka, tapi karena yang meminta adalah tuan mudanya, dia harus menunjukkan kebolehannya.
“Benar Pak Tua Alka, jarang sekali tuan muda bersikap seperti ini, terlebih lagi baru dikenal, selama saya menemani tuan muda, mungkin kamu yang pertama kali, untuk alasan khususnya saya sendiri tidak tahu, mungkin tuan muda bisa memberitahu.” Yang Kai dengan sopan mengembalikan kepada Fang Chen.
“Sederhana saja, mungkin karena aku tiba-tiba merasa dekat denganmu pak tua, mungkin karena sifat kita berdua yang mirip, jadi aku merasa melihat diriku sendiri dalam dirimu.” Fang Chen memberikan pendapatnya.
Pak Tua Alka ingin meneruskan obrolan itu, tapi perkataannya dihentikan dengan kode tangan Fang Chen, “Nanti dulu pak tua, barang ketiga sudah mulai dilelang, aku akan menawarnya terlebih dulu.” Fang Chen fokus ke panggung.
“Kita sudah masuk ke Tiga Barang Utama pelelangan ini, tentunya semua tamu sudah mengetahui mengenai deskripsi dan barang ini juga sudah dipamerkan sebelumnya sebelum acara dimulai, jadi mari kita langsung masuk saja ke penawaran.” Juru Lelang memimpin pelelangan.
__ADS_1
“Sebuah Harta Karun Zaman Kuno berbentuk sebuah Bola, di dalamnya terdapat banyak sekali tulisan-tulisan kuno Suku Maya, kami menamainya dengan Bola Waktu Suku Maya, mari kita mulai dari angka 50 juta dolar…” Juru Lelang membuka harga.
“Keluarga Astech menawar 60 juta dolar…”
“Organisasi Gurita Hitam menawar 70 juta dolar…”
“Paviliun Gedung Putih memberikan tawaran 80 juta dolar…”
“Keluarga Rockefeller menawar 100 juta dolar…”
Dalam waktu singkat saja harga barang sudah dua kali lipat, berbagai penawaran terus saja bermunculan hingga akhirnya Fang Chen mulai ikut memberikan tawaran.
“Ruang VIP 8 memberikan tawaran 300 juta dolar…” Fang Chen dengan berani mengucapkan tawarannya.
“Lagi-lagi seorang VIP itu, siapa dia sebenarnya, apakah dia benar-benar memiliki uang yang bisa membeli barang berharga itu, bukankah angka 300 juta sangat fantastis, uang itu setara dengan valuasi perusahaan multinasional.” Beberapa orang menggerutu tidak percaya.
“Sepertinya orang itu memiliki banyak sekali uang, tapi karena mendapatkan tiga barang utama terutama Pedang Kuno Tahta Suci adalah prioritas, maka aku akan ikut menawar.” Pria Tua Bertopeng yang merupakan anggota keluarga Rothschild bergumam bergumam kepada asistennya.
“Keluarga Rothschild menawar 350 juta dolar…”
Fang Chen mengangkat tangannya dengan santai dan berkata, “Ruang VIP 8 menawar 500 juta dolar…”
“Cih, Keluarga Rothschild menawar 550 juta dolar…”
“Baiklah akan ku akhiri, Ruang VIP 8 menawar 1 miliar dolar…” Perkataan Fang Chen itu membuat semua orang yang ada di acara pelelangan ini menahan nafas karena tawaran yang tidak masuk akal itu.
__ADS_1
Juru Lelang yang tidak melihat ada lagi yang berniat memberikan tawaran lebih tinggi, langsung mengetuk palu dan memenangkan orang yang berada di Ruang VIP 8 atas barang Bola Waktu Suku Maya.
“Sialan, dia terlalu gila, aku penasaran dari keluarga mana dia, bagaimana bisa dengan enteng sekali mengeluarkan uang sebesar 1 miliar dolar hanya dalam waktu beberapa tarikan nafas saja, gila… sungguh gila…” Si Pria Bertopeng Keluarga Rothschild tidak habis pikir.