
Ketika terjadi ledakan itu, bangunan-bangunan sekitar juga ikut merasakan efek dari ledakan yang cukup dahsyat itu, bangunan tempat arena saja sudah retak semua, termasuk dindingnya.
Untung saja waktu pembangunan dulu Keluarga Li sudah memikirkan segala kemungkinan, termasuk penggunaan Baja yang dilapisi oleh dinding semen ini, jadi meskipun terlihat retak tapi bangunan ini masih cukup kuat dan kokoh.
“Hahaha, itulah kekuatan tuan mudaku, kalian sedang melihat sekarang kelahiran pemimpin baru dunia bawah tanah, hahaha.” Liu Changhai berteriak kesenangan.
Tapi kesombongannya itu tidak ada yang berani membantah, karena semua terbukti dengan kekuatan Fang Chen yang bisa mengalahkan 500 orang kultivator ranah diatas King dalam satu serangan.
“Memang aku yang terhebat.” Fang Chen kemudian terbang dengan santai menuju ke arah matriark yang sedang dijaga oleh seorang kakek tua.
“Bagaimana Matriark Li, sekarang waktunya anda untuk menepati janji bukan?” Tanya Fang Chen.
“Anak muda, jangan melampaui batas, aku tahu kamu memang kuat, bahkan aku saja ragu bisa mengalahkanmu atau tidak, tapi jangan lancang, terlebih lagi sekarang kami sudah kehilangan banyak energi qi.” Ancam kakek itu.
__ADS_1
“Ayah, sudahlah, jangan marah, lagipula aku sudah berjanji untuk memenuhi persyaratannya itu.” Matriark Li.
“Hooo, ternyata kamu ayahnya, menarik sekali posisi di keluarga kalian.” Fang Chen.
“Tapi pak tua kalau kamu ingin bertarung denganku, aku masih sanggup untuk mengalahkan sepuluh orang dengan kekuatan sama sepertimu, ingin mencobanya?” Fang Chen menantang balik.
“Kurang ajar…”
“Kalian berdua sudahlah, ayo kita menuju ke rumah terlebih dulu, kita akan membicarakannya dengan baik-baik, aku juga cukup tertarik dengan bocah yang masih sangat muda tapi memiliki kultivasi begitu tinggi sepertimu.” Matriark Li.
“Baik tuan muda.”
Singkat cerita selama di perjalanan tidak ada obrolan sama sekali kecuali kedua orang yang saling menyombongkan kekuatan yaitu Fang Chen dan Li Fu, ayah dari Matriark Li.
__ADS_1
Yang mengurus bangunan arena yang banyak kerusakan dan banyak korban luka serta pingsan tadi adalah pegawai bar yang juga merupakan milik Keluarga Li.
Mereka semua sampai di Kediaman Li, kemudian langsung melenggang masuk dan duduk melingkari sebuah meja di ruang tamu.
"Hei tau bangka, gimana kalo kita selesaikan masalah kita sekarang, aku sudah nggak tahan ingin memukulmu." Fang Chen.
"Itu yang aku inginkan dari tadi, kenapa kamu terus saja memandangi anakku, kenapa kamu juga sok akrab dengan anakku ha?" Li Fu sudah berdiri dari kursinya.
"Baiklah kalau begitu, ayooo…" Fang Chen terprovokasi dan sudah menjulurkan tangannya ke arah wajah Li Fu.
"Dasar anak muda tidak tahu adab, berani sekali kamu melawan orang tua sepertiku, anakku jangan sampai calon menantuku nanti seperti anak muda kurang ajar ini." Li Fu berbicara sambil menangkis serangan Fang Chen.
Mereka berdua bertarung dengan tangan kosong, hanya mengandalkan kekuatan fisik saja.
__ADS_1
Tapi mereka berdua juga sudah memperkirakan tenaga yang dikeluarkan agar tidak sampai menghancurkan barang-barang yang ada di rumah ini.
"Matriark Li, maafkan kami karena tidak bisa menahan tuan muda, kami juga sedikit takut, hehehe." Kong Li berbicara kepada Matriark Li.