SISTEM KULTIVASI MODERN

SISTEM KULTIVASI MODERN
P269 - 4 Hewan Suci Takluk


__ADS_3

Kemarahan 4 Monster Mata Angin ini dipicu karena Fang Chen yang berpikiran untuk menjadikan mereka sebagai hewan peliharaan, tentu saja permintaan itu melukai harga diri 4 Monster Mata Angin.


“Ugh … aku tidak menyangka, bahkan kalian bisa melukaiku yang sudah masuk dalam mode Gerbang Langit-2, Gerbang Neraka, kalian benar-benar lawan yang sangat layak dan harus segera dimusnahkan,” keluh Fang Chen mengusap darah di mulutnya.


Seiryu dengan santainya tertawa keras, “Hahaha … kamu pikir kami akan kalah dari manusia rendahan sepertimu, kami hanya sedang menahan diri agar tidak mendatangkan Petir Kesengsaraan, jadi menyerah saja manusia bodoh!” teriaknya.


Fang Chen malah tersenyum, keinginannya untuk menjadikan keempat hewan suci ini sebagai peliharaan semakin besar, ‘Bukankah memiliki hewan peliharaan kuat sangat membantunya nanti,’ gumamnya disertai senyuman di mulutnya.


“Aku akan melawan kalian sekali lagi, aku akan menggunakan beberapa kekuatan lainnya yang kumiliki, seharusnya kalian akan sedikit kesusahan melawanku setelah ini,” jawab Fang Chen.


Dia langsung menggunakan Gerbang Langit-3, Gerbang Malaikat dan mengeluarkan dia pedang istimewanya, yang salah satunya sudah digabungkan dengan 10 Belati Darah dan menjadi Pedang Rose Blood.


Hal ini mengingatkan semua orang mengenai perang dunia ketiga beberapa tahun lalu. Dimana Fang Chen dengan kedua pedang inilah yang sudah membuat Negeri AA hancur lebur dan sekarang sudah hilang dari peta.


“Iringilah aku Pedang Suci Excalibur dan Pedang Rose Blood, mari kita menari sekali lagi untuk membuat 4 monster ini bertekuk lutut di hadapan kita,” gumam Fang Chen pada kedua pedangnya.


Kedua pedang itu perlahan terbang di samping kanan kiri Fang Chen, 4 pasang sayap putih Fang Chen juga sudah terbuka lebar menambah pemandangan yang indah sebelum pertarungannya dengan 4 monster di depannya.


“Sekarang aku sudah siap, bagaimana jika kita mulai lagi pertarungan kita berlima, aku juga sangat menyarankan kalian tidak menahan kekuatan lagi, namun jika kalian ingin kalah dengan telak maka lakukanlah,” ucap Fang Chen sedikit meremehkan.


Pertarungan kembali terjadi antara Fang Chen dengan keempat monster raksasa di depannya, sebenarnya kekuatan keempat monster itu setidaknya lebih tinggi sedikit dari Serigala Purnama Merah yang pernah dihadapi Fang Chen.


Namun, kekuatan Fang Chen juga sudah sangat berkembang beberapa tahun setelah pertarungannya itu karena dia terus berlatih di ruang sistem.


Meskipun dia tidak bisa meningkatkan ranah kultivasi lagi karena pembatasan dunia fana, namun kekuatannya kini bisa disandingkan atau diperbandingkan dengan 10 ribu ranah Saint Puncak.


Itulah yang menyebabkannya bisa bertahan melawan 4 Hewan Suci dari dunia immortal tersebut, tapi pada akhirnya dia tetap hanya bisa mengimbangi tanpa bisa mengalahkan 4 hewan itu dengan mudah.


“Hah … hah … aku masih tidak bisa mengalahkan kalian, sepertinya kalian juga sudah cukup kelelahan melayaniku selama beberapa hari terakhir ini ya?” tanya Fang Chen melihat keempat hewan suci di depannya yang membuat jarak dengannya.

__ADS_1


“Jangan meremehkan kami manusia bodoh!” teriak Seiryu tidak terima.


*


*


*


“Tuan Yang Kai, mari kita bantu tuan muda Fang Chen, kita tidak bisa membiarkan dia kalah dari 4 monster itu atau setidaknya kita bisa menyediakan waktu agar tuan muda bisa menggunakan serangan kuatnya,” usul Isamu.


“Aku tahu niatmu sangat baik Tuan Isamu, namun bukankah kamu tahu sifat tuan muda, dia tidak mau diganggu jika menemukan orang yang memiliki kekuatan setara atau bahkan bisa melukainya seperti ini,” jelas Yang Kai.


“Aku tahu itu, tapi–”


“Kami semua semua juga cemas, tapi tenanglah, kami juga tidak akan rela jika para monster bajingan itu membuat tuan muda terluka, tapi kita tidak akan bergerak sekarang,” potong Yang Kai.


“Semuanya kalian perhatikan saja pertarungan ini, anggap saja kalian sedang belajar mengenai pengetahuan dan pergerakan beladiri dari tuan muda Fang Chen langsung,” perintah Isamu pada anggota klannya.


“Baik, Tuan Isamu,” jawab serentak semua orang.


*


*


*


Karena pertarungan yang bisa dikatakan seimbang, hal ini membuat pertarungan itu ditarik ke waktu yang sangat lama, bahkan sekarang pertarungan itu sudah menginjak waktu 7 hari, benar-benar pertarungan habis-habisan.


Dari yang awalnya pertarungan di langit, sekarang pertarungan itu dipaksa harus di daratan dan menghancurkan banyak pepohonan yang ada di hutan, bahkan setengah hutan di pulau ini sudah gundul akibat benturan serangan kelima orang itu.

__ADS_1


Sekarang terlihat Fang Chen yang sudah menggunakan kedua pedangnya agar tidak ambruk ke tanah, dengan posisi yang hampir sama, keempat hewan suci juga tidak berbeda jauh kondisinya.


“Apakah kalian tidak bisa memberikanku kondisi untuk bisa berteman dengan kalian, aku tidak akan membuat kalian menjadi hewan peliharaan, mengingat kekuatan kalian, bagaimana jika ikatan kita menjadi saudara saja,” tawar Fang Chen.


Keempat hewan suci yang sudah seringkali mendengar kalimat itu keluar dari mulut Fang Chen seperti tidak terganggu sama sekali, saat ini bahkan mereka sedang memikirkan mengenai tawaran tersebut.


“Memangnya apa untungnya bagi kami jika menjadi saudaramu, bahkan kamu saja sekarang tidak bisa menjaga dirimu jika ada orang lain yang menyerangmu, bagaimana kamu melindungi saudaramu?” tanya Seiryu melembut.


“Memang aku sekarang masih lemah, tapi aku akan lebih kuat lagi bahkan akan lebih kuat dari Kaisar Dewa di Alam Dewa,” kata Fang Chen dengan sungguh-sungguh.


Keempat Hewan Suci tersebut langsung saling pandang, bagaimana bisa seorang manusia di dunia fana itu bisa menyebutkan kata-kata Kaisar Dewa dari Alam Dewa, ini bukanlah sebuah kebetulan, begitulah pikir mereka berempat.


“Aku tidak tahu kamu mendapatkan kosakata Kaisar Dewa dan Alam Dewa darimana, tapi sepertinya kami tertarik menjadi saudaramu, tapi dengan syarat kamu harus membantu kami membalaskan dendam pada salah satu dewa paling kuat di Alam Dewa,” ucap Byakko serius.


Fang Chen cukup terkejut dengan syarat yang diajukan oleh Byakko, tapi tidak ada salahnya jika dia mendengarkan lebih detail mengenai siapa dewa itu, kebetulan dia juga memiliki dendam pada 3 orang dewa kuat di Alam Dewa.


“Siapa dewa itu? Apakah mungkin salah satu dari 5 Penguasa Alam disana?” tanya Fang Chen sedikit menyembunyikan amarahnya mengingat kehidupan masa lalunya tersebut.


Byakko dan lainnya lebih terkejut lagi, mereka sekarang yakin bahwa Fang Chen bukanlah orang sembarangan, tidak mungkin ada catatan kuno mengenai Alam Dewa di dunia tingkat rendah seperti Dunia Fana ini.


“Aku tidak tahu kamu tahu dari siapa, namun kami sudah memutuskan untuk menjadi saudaramu, mengenai siapa dewa yang akan kami hadapi, kamu akan tahu sendiri jika saatnya nanti tiba,” jawab Suzaku memecah keheningan.


“Hmm … baiklah, kalau begitu apa yang harus aku lakukan untuk membentuk ikatan dengan kalian berempat?” tanya Fang Chen polos, padahal dia sudah tahu apa yang akan terjadi.


“Berikan kami 4 tetes dari darahmu dan kami akan membuat sebuah segel pertukaran setara, dimana jika kekuatan kita nanti seimbang, maka kita akan memiliki ikatan yang setara,” jawab Genbu.


“Baiklah…!”


### HIATUS SEBENTAR, MOHON PENGERTIANNYA ###

__ADS_1


__ADS_2