SISTEM KULTIVASI MODERN

SISTEM KULTIVASI MODERN
P121 - Tahap Kedua (1)


__ADS_3

Tapi beberapa pengawas pertarungan tidak ada yang merespon, karena memang seperti itulah tujuan dari Tahap Pertama ini.


Hanya Yang Kai yang bergerak karena perintah Fang Chen, untuk mencegah kedua orang itu melakukan sesuatu yang berbahaya.


Yang Kai membawa kedua orang itu ke ruang keamanan dan membuat mereka berdua pingsan terlebih dulu.


Beberapa anggota Belati Tuhan dia perintahkan untuk menjaga kedua pemuda ini, dan menginterogasi mereka.


Yang Kai kemudian kembali ke Arena pertandingan.


Singkat cerita, 100 orang sudah terpilih dari setiap arena, mereka semua terlihat sangat kelelahan akibat penggunaan energi qi yang berlebihan dan terlihat beberapa orang tengah menstabilkan energinya dengan duduk lotus di tengah arena setelah dinyatakan lolos oleh Pembawa Acara.


“Selamat kepada 1000 orang yang sudah lolos ke Tahap Kedua, kalian hari ini boleh beristirahat terlebih dulu, besok baru kalian semua akan melanjutkan Tahap Kedua,” teriak Pembawa Acara.


“Tuan Pembawa Acara, bolehkah kami tahu bagaimana peraturan untuk besok, jika boleh kami ingin melakukan persiapan untuk besok, karena jujur saja hari ini kami sangat terkejut dengan peraturan dadakan ini,” tanya Nuan Nuan, peserta perempuan yang berada di Arena 1.


“Hahaha, aku sangat menunggu pertanyaan itu, jadi dengarkanlah baik-baik, kalian yang berada di setiap Arena, akan menjadi satu kelompok besar dan akan saling bertarung secara berkelompok besok,” jawab Pembawa Acara.


“Pertarungan itu meliputi, pembentukan formasi perang, saling menyerang, saling bertahan dan berbagai taktik licik pun boleh kalian gunakan selama masih dalam waktu turnamen, bagaimana? Menarik bukan Tahap Kedua besok?” Pembawa Acara itu bertanya sambil tersenyum.


‘Menarik apanya, itu hanya lahan untuk pertarungan yang lebih tidak masuk akal lagi untuk kita semua, sepertinya penyelenggara turnamen ini benar-benar serius dalam memilih para pemenang dan 100 orang yang akan direkrut sebagai pasukan mereka,’ ucap semua peserta dalam hati.


“Apakah kalian punya pertanyaan lagi?” Pembawa Acara bertanya kepada semua peserta.


“Apakah kami diperbolehkan menggunakan senjata asli kami besok?” Kali ini giliran Wang Xuemin yang bertanya.


Karena Wang Xuemin ingin menggunakan seruling kematian miliknya dalam pertarungan kelompok untuk memastikan bahwa dia bisa lolos menuju Tahap Ketiga.


“Bukankah aku sudah menjawabnya, kalian semua boleh menggunakan trik apapun, tapi aku peringatkan jangan dilakukan diluar waktu turnamen, jika ketahuan kalian semua akan dihukum oleh penyelenggara dan langsung diskualifikasi,” jawab Pembawa Acara.

__ADS_1


Wang Xuemin dan peserta lainnya mengerti.


“Baiklah jika tidak ada pertanyaan lagi kalian semua bisa kembali untuk istirahat atau kalian langsung membahas strategi untuk besok, lakukan apapun yang kalian inginkan,” ucap Pembawa Acara.


“Baik, tuan Pembawa Acara.”


Semua peserta kemudian kembali menuruni arena dan terlihat mereka semua malah berkumpul di pinggir lapangan untuk membahas strategi besok.


“Era kultivator sekarang sepertinya sangat bagus, bukannya istirahat, mereka malah membahas strategi untuk besok, bilang kepada Pembawa Acara aku akan memberikan hadiah tambahan untuk semua orang yang lolos tahap kedua ini, setiap orang mendapat 1 butir Pil Penerobos tingkat Perak menengah,” ucap Fang Chen kepada Yang Kai dengan telepati.


Yang Kai yang berada di belakang Pembawa Acara menyampaikan pesan Fang Chen kepada si Pembawa Acara yang baru saja ingin menutup Hari Pertama turnamen ini.


“Sebelum kita tutup Hari Pertama Turnamen Beladiri ini, ada sebuah pengumuman yang membahagiakan dari Ketua Fang Chen,” ujar Pembawa Acara.


Semua orang kemudian fokus dengan apa yang akan disampaikan oleh Pembawa Acara.


Semua peserta sontak langsung berdiri dan memberikan penghormatan ke arah kursi VIP, mereka sangat senang dengan hal itu, ternyata Ketua Fang Chen sangat dermawan, mereka kali ini lebih mengagumi lagi sosok pemuda yang merupakan penyelenggara acara ini.


Fang Chen hanya tersenyum tipis dan memberikan kode untuk menutup acara hari ini, karena waktu sudah mulai memasuki malam hari.


“Baiklah, pengumuman bahagia itu sekaligus menutup acara untuk hari pertama turnamen ini, semua penonton bisa kembali lagi besok, jangan lewatkan pertarungan seru besok, hehe, kalau begitu sampai jumpa besok pagi…” Pembawa Acara menutup hari pertama turnamen itu.


Semua penonton berteriak tidak akan melewatkan satu hari pun, karena keseruan yang ada dalam Turnamen ini, kemudian mereka semua berangsur keluar dari Stadion ini dan kembali ke rumah masing-masing.


“Paman Li Fu, aku minta tolong untuk memberikan Pil ini kepada semua orang yang ada di bawah sana,” pinta Fang Chen.


“Baik, tuan muda.” Li Fu menerima seratus botol giok berisi pil yang sudah dijanjikannya barusan, Li Fu dengan sigap langsung membagikannya kepada semua peserta, setiap orang mendapat satu butir pil.


Li Fu juga sedikit memberikan petuah singkatnya untuk semua peserta, dia juga memberitahu bahwa semua peserta mendapatkan perhatian besar dari Fang Chen, hal ini membuat mental semua peserta untuk berkompetisi semakin tinggi lagi.

__ADS_1


Bahkan ada beberapa kelompok peserta yang merancang strategi hingga larut malam.


Sedangkan kedua orang yang sudah ditangkap dan diinterogasi oleh Belati Tuhan itu, memberi laporan kepada  Fang Chen.


"Sepertinya mereka panas ya dengan keberhasilan Turnamen ini, tapi biarkanlah, semua akan menjadi lebih menarik lagi sekarang," ucap Fang Chen kepada anggota Belati Tuhan yang melaporkan hal itu.


"Baik, tuan muda," ucap anggota itu kemudian kembali ke ruang keamanan dan melepaskan dua peserta yang ditangkap itu.


Keesokan harinya, Tahap Kedua Turnamen Beladiri dimulai.


“Selamat datang semuanya, hari ini kita akan masuk ke Tahap Kedua dari Turnamen Beladiri, sepuluh kelompok juga sudah bersiap, jadi mari kita undi saja, kelompok mana yang akan bertanding duluan,” buka Pembawa Acara.


“Dalam pertandingan ini yang akan menjadi juri adalah 90 orang yang duduk di samping lapangan, mereka adalah juri yang akan memilih 10 orang dari setiap kelompok,” sambung Pembawa Acara.


“Jadi, lakukanlah yang terbaik, untuk berkontribusi penuh dalam setiap kelompok, aku akan mengundi kelompok yang bertanding sekarang,” imbuh Pembawa Acara sambil melemparkan 10 batang kayu berisi angka ke setiap kelompok.


“Dalam batang kayu itu ada angka 1 sampai dengan 5, masing - masing 2 batang, jadi pertandingan pertama antara pemegang batang kayu yang memiliki angka 1 serta dilanjutkan sampai pemilik batang kayu angka 5, apakah kalian semua mengerti?” Pembawa Acara menjelaskan.


Kelompok 1 vs Kelompok 10


Kelompok 2 vs Kelompok 8


Kelompok 3 vs Kelompok 9


Kelompok 4 vs Kelompok 6


Kelompok 5 vs Kelompok 7


“Baiklah kalau begitu, kita akan menyaksikan pertanding kelompok dari Kelompok 1 vs Kelompok 10, diharapkan kedua kelompok menempati dua sisi yang berlawanan, untuk kelompok lain harap menepi ke pinggir arena,” perintah Pembawa Acara.

__ADS_1


__ADS_2