
*GLEK!
Para kepala keluarga menelan ludah masing-masing, untung saja mereka tidak termasuk oleh seratus orang yang terbantai tersebut.
“Kalian sudah tahu bukan balasan jika mengkhianati rencana ini? Apalagi menolaknya? Jika kalian sudah tahu, maka silahkan tanda tangani ini dan minum pil ini, dengan pil ini kami akan bisa mengendalikan pergerakan kalian semua!” Patriark Huang mengeluarkan wadah besar berisi ratusan pil.
“Patriark Huang, bukankah ini cukup berlebihan, apakah anda berniat untuk membunuh kami juga dengan pil ini? Kami semua tahu bahwa pil ini adalah pil racun, dan kami harus meminum penawar satu bulan sekali, kamu terlalu kejam Patriark Huang!”
Beberapa kepala keluarga merasa Keluarga Huang sudah terlalu tidak masuk akan dalam mengeksploitasi kekuasaan mereka, dengan mudahnya mereka menyuruh semua kepala keluarga untuk meminum pil racun tersebut.
Leluhur Huang yang melihat banyak keraguan di wajah setiap orang langsung menguatkan tekanannya lagi sampai ratusan orang tersebut jatuh tersungkur ke lantai.
“Jangan ada yang membantah, jika kalian tidak mau, pilihannya hanya membunuh kalian semua secara serentak!” Leluhur Huang mempertegas ancamannya.
“Hahahaha… memang ini benar-benar seperti Keluarga Huang yang aku kenal, bagaimana kalian bisa melakukan perbuatan keji seperti ini? Sungguh benar-benar keluarga yang biadab! Tapi aku menyukai itu.”
Ada orang yang berani membantah kata-kata Leluhur Huang, terlebih lagi, dia juga bisa mengeluarkan tekanan yang sama kuatnya dengan Leluhur Huang, yang menyebabkan dia bisa terlepas dari tekanan milik Leluhur Huang.
“Ekhem, siapa kamu? Kenapa ada orang sekuat dirimu di kalangan kepala keluarga?” Leluhur Huang belum mengenali sosok yang seharusnya sudah dia kenal dari lama.
“Hoho… apakah kamu sudah lupa kepada temanmu sendiri Huang Jun? Sungguh tega sekali kamu?” Orang itu balik bertanya kepada Leluhur Huang dan kemudian melepaskan topinya yang sedari tadi menutupi sebagian besar wajahnya.
Leluhur Huang tidak menyangka orang yang berbicara barusan benar-benar orang yang sudah dikenalnya sejak generasi sebelumnya, dia adalah salah satu anggota dari klan terbesar di negeri seberang.
“Fujiwara Isamu dari Klan Fujiwara, tidak kusangka kamu akan tertarik dengan permasalahan kecil yang ada di negeri ini. Urusan apa yang sampai membuatmu berada di negeri ini?” Leluhur Huang menurunkan nada bicaranya.
“Akhirnya kamu mengenaliku, lama tidak berjumpa teman lama. Aku disini secara tidak sengaja saja, aku hanya ingin berlibur, tapi aku mendengar kabar mengenai perseteruan Keluarga Huang dan Hotel Atlantis, dan aku memutuskan untuk mengikuti pertemuan kali ini, aku ingin menyaksikannya secara langsung.” Fujiwara Isamu menjawab sambil menghilangkan tekanannya, kini semua orang sudah bisa kembali bernafas lega.
“Klan Fujiwara…?”
__ADS_1
"Klan terbesar yang ada di negeri seberang, sebuah klan yang menguasai hampir sekitar 90 persen satu negara, dan orang yang dihadapan kita ini memiliki nama keluarga Fujiwara, yang berarti dia merupakan keturunan langsung dari klan besar tersebut." Beberapa orang bergumam.
“Sepertinya kamu menemui kesulitan yang sama dengan kasus puluhan tahun yang lalu, apakah perlu bantuanku, aku bisa menolongmu dengan beberapa syarat seperti biasanya.” Fujiwara Isamu berbaik hati dengan memberikan penawaran kerjasama.
“Hmm… selama kami masih bisa mengatasi sendiri, kami tidak akan meminta bantuan terlebih dulu, tapi tidak menutup kemungkinan jika kami gagal, kami akan meminta tolong kepada Klan Fujiwara.” Leluhur Huang menolak secara halus penawaran Fujiwara Isamu.
“Oh, baiklah kalau begitu, kami Klan Fujiwara akan sangat senang menolong kolega lama kami yang butuh bantuan.” Fujiwara Isamu tersenyum lembut.
“Lebih baik kalian lanjutkan saja rencananya, aku akan pergi dulu, jika ada apa-apa, kamu sudah tahu bukan bagaimana cara menghubungiku?” Fujiwara Isamu ingin beranjak pergi meninggalkan ruangan.
Tapi, belum sempat dia melangkahkan satu kaki keluar ruangan, sebuah serangan yang sangat kuat mengarah kepadanya.
*SWOOSH!
Fujiwara Isamu berhasil menghindari serangan pedang panjang dari orang misterius yang tiba-tiba saja menyerangnya.
*TRANG!
“Hooo… ternyata kamu mudah marah juga ya pak tua, sayang sekali ternyata kamu tidak terlalu beda jauh dengan pak tua Huang!” Orang misterius itu terus mengayunkan pedangnya.
*SRING!
“Ooo… memang aku tidak terlalu terbiasa dengan pedang Pedang Lady Rose (Jade Puncak), sepertinya aku sesekali harus menggunakan pedang ini untuk berlatih.” Orang tersebut tersenyum menakutkan, dia kemudian mundur dan mengambil jarak dari Fujiwara Isamu.
“Perkenalkan aku adalah musuh yang akan dihadapi oleh semua orang disini, Fang Chen, pemilik dan tuan dari semua pasukan yang di Hotel Atlantis!” Fang Chen memperkenalkan dirinya dengan sopan.
Fang Chen kemudian melepaskan Mask of Thick Face (Jade Puncak) miliknya, dia mengikuti pertemuan ini dengan menyamar menjadi salah satu dari kepala keluarga menengah.
“Ka…kamu kenapa bisa ada disini?” Patriark Huang yang berada tak jauh dari sana sedikit terkejut, karena sejak tadi, dia tidak merasakan hawa keberadaan Fang Chen sama sekali.
__ADS_1
“Tidak perlu berlebihan, aku kesini untuk memamerkan sedikit fungsi dari Mask of Thick Face (Jade Puncak) milikku ini, topeng ini bisa menyembunyikan hawa keberadaan, orang yang bisa menembus Mask of Thick Face (Jade Puncak) ini hanya master di ranah Saint!” Fang Chen menyombongkan artefaknya.
“Tapi lupakanlah hal itu, aku masih memiliki rahasia yang banyak sekali, aku juga memiliki harta yang lebih banyak dari yang kalian tahu, jadi kalian bisa merebutnya jika kalian memiliki kemampuan.” Fang Chen tersenyum kepada setiap orang yang menatapnya.
“Dan karena kalian semua sudah memiliki rencana untuk menghancurkanku, maka tidak ada salahnya dong jika aku juga sedikit mengeluarkan kekuatan asliku? Agar kalian tahu siapa yang sebenarnya kalian hadapi ini!” Tanpa banyak basa-basi, Fang Chen mengeluarkan senjata andalannya yaitu 10 Belati Darah.
“Belati Darah : Bunuh!”
Sepuluh Belati Darah tersebut mampu membunuh puluhan orang dalam sekali lesatan, yang diincar oleh Belati Darah adalah kepala keluarga yang tidak memiliki kultivasi tinggi, jadi dia bisa membunuh puluhan orang dalam sekejap.
*SLASH!
*SLASH!
[Selamat, Master mendapatkan … EXP & … SP]
“Nah, jika begini kan cukup adil, aku sudah membunuh 200 orang dari total kepala keluarga yang masih tersisa, sekarang mereka hanya tinggal 200 saja, aku pikir mungkin pasukanku bisa mengalahkan kalian dengan cepat.” Fang Chen mengejek, sambil berakting menghitung.
“Kurang ajar…!”
“Tombak Naga Langit : Musnahkan musuh!” Leluhur Huang tidak terima dengan provokasi Fang Chen, dia juga seenak jidat dalam membunuh calon anggota aliansinya.
*TRANG!
Tombak Naga Langit Leluhur Huang bisa ditahan dengan mudah oleh sepuluh Belati Darah, kedua senjata saling tabrakan dengan terbang.
Senjata seperti yang bisa terbang seperti ini, selain langka, pasti pemiliknya bukanlah orang biasa, seperti kedua orang yang sedang bertarung secara seimbang ini.
“Tenang pak tua Huang, sekarang bukanlah waktu yang tepat untuk kita bertarung, pasti akan ada saatnya aku membunuhmu, tapi kekuatanmu sekarang bukanlah tandinganku sama sekali, termasuk kamu juga pak tua Fujiwara!”
__ADS_1
Fang Chen meningkatkan kekuatannya sampai di Path Of Tribulation level 1.
“Kamu… kamu… berhasil menembus ranah misterius itu? Siapa sebenarnya kamu? Kamu pasti bukan orang sembarangan…” Fujiwara Isamu terlihat tidak percaya dengan kekuatan Fang Chen.