SISTEM KULTIVASI MODERN

SISTEM KULTIVASI MODERN
P249 - Makam Kuno Maya


__ADS_3

“Sepertinya kalian terlalu keras kepada mereka. Tapi, kalian tidak salah juga, bagaimanapun mereka terlalu lemah untuk ukuran Keluarga Tersembunyi, berbeda dengan beberapa kelompok lain yang sudah menunggu di sana itu.”


Fang Chen bisa merasakan kekuatan beberapa kelompok yang dari tadi melihat kedua bawahannya bertarung lebih besar dan lebih tinggi dari pada Keluarga Carlos yang mengaku sebagai keluarga tersembunyi itu.


“Maafkan kami, Tuan muda. Kami berdua juga tidak tahu jika hanya dengan satu serangan saja sudah bisa meratakan mereka semua. Maafkan kami yang sudah menambah masalah untuk Anda.”


[Makam Kuno Leluhur Maya akan terbuka beberapa detik lagi, harap Master untuk bersiap-siap.]


“Tenang saja, mereka hanyalah remahan saja, lebih baik kita sekarang fokus masuk ke dalam makam, sepertinya makam kuno ini sudah akan terbuka.” Fang Chen dan keempat bawahannya langsung mendekati gerbang makam kuno.


Sampai akhirnya gerbang makam kuno itu terbuka penuh dan semua orang berlomba-lomba masuk ke dalamnya, tidak terkecuali kelompok Fang Chen, mereka juga sudah masuk ke dalam makam kuno.


*


*


*


Gerbang Makam Kuno itu ternyata sebuah portal teleportasi yang dapat memindahkan orang dari dunia nyata menuju ke sebuah dunia khusus dimana makam asli itu berada.


Makam kuno ini seperti dunia dengan hamparan padang pasir dan banyak sekali bangunan-bangunan mirip piramida sejauh mata memandang, setiap piramida itu kemungkinan besar memiliki harta karun.


"Makam kuno ini sangat luas, aku tidak tahu jika Makam Leluhur Maya ini memiliki sistem keamanan yang luar biasa seperti ini. Sekarang bukan waktunya untuk kagum, lebih baik aku mencari dan berkumpul dengan 4 bawahanku yang lainnya."


Fang Chen bergerak cepat di tuntun sistemnya untuk menemukan 4 bawahannya yang terpisah akibat teleportasi acak dari gerbang di depan tadi.


Selama perjalanan, Fang Chen menemukan beberapa harta yang cukup banyak, sebenarnya dia tidak tertarik juga dengan harta-harta rendah seperti itu apalagi seperti senjata, dia tidak butuh sama sekali.


Karena semua harta dari sistemnya lebih hebat dan lebih kuat daripada yang dia temukan ini. Namun, dia mengumpulkannya untuk diberikan kepada Petinggi Dustin yang sudah memberinya banyak akhir-akhir ini.

__ADS_1


Ketika disana ada harta, tentunya pasti akan ada sebuah skema atau makhluk yang menjaganya. Kebetulan yang Fang Chen sering temui kali ini sejenis makhluk manusia serigala.


"Hanya makhluk rendahan, berani sekali membuat aku bersusah payah. Sekarang aku akan memberikan kalian pilihan, mati di tanganku atau membiarkanku mengambil semua harta ini!" Fang Chen berseru sambil mengeluarkan tekanan kultivasinya yang sangat kuat.


"Argh!" Manusia serigala yang menjaga beberapa harta itu berteriak keras dan akhirnya mereka membiarkan Fang Chen melakukan apa pun termasuk mengambil semua harta yang dijaga oleh mereka.


“Kalian pintar juga…” Fang Chen kemudian mengambil semua harta yang cukup banyak secara kuantitas, setelah itu dia kemudian melanjutkan perjalanan menuju ke bawahan terdekatnya.


Hingga akhirnya Fang Chen melihat Liu Changai yang sedang menghadapi ratusan monster lipan yang memiliki ukuran sebesar tubuh manusia dewasa.


“Dasar lipan-lipan sialan, rasakan kekuatanku ini…”


“Phoenix : Hembusan Gelombang Api!”


*SWOOSH!


Sebuah serangan api yang cukup besar tercipta dan membuat ratusan lipan itu mati seketika, Liu Changhai kemudian menjarah semua harta di dalam tanah yang sebelumnya dijaga oleh lipan-lipan itu.


Sebuah senjata sejenis jarum beracun sudah meluncur ke kepala Liu Changhai, dia sudah menyadarinya, namun karena dia barusan masih sibuk untuk menjarah semua harta.


Refleknya tidak terlalu bagus dan kemungkinan dia akan terkena salah satu serangan dari ratusan jarum yang mengarah kepadanya, tapi…


*WUSH!


Fang Chen datang dan mematahkan semua jarum itu dengan satu gerakan, dia kemudian mengeluarkan jurusnya ke arah penyerang diam-diam yang melemparkan jarum tersebut.


“Belati Darah : Belati Terbang Petir Hitam!”


10 belati terbang milik Fang Chen melesat cepat dan langsung membunuh beberapa orang yang bersembunyi di balik gundukan pasir.

__ADS_1


“Argh…” Suara teriakan mereka terdengar merdu, beberapa orang yang berhasil lolos dari serangan Fang Chen melarikan diri dengan cepat, mereka semua tidak berani menoleh ke belakang lagi.


Fang Chen membiarkannya, dia tidak terlalu peduli dengan orang-orang lemah seperti mereka, dia sekarang malah memarahi Liu Changhai yang melakukan kesalahan kecil seperti itu, dia memarahinya habis-habisan.


“Maafkan saya, Tuan muda. Saya tadi terlalu banyak mengeluarkan energi qi untuk serangan gelombang api tadi, sampai saya membatalkan kesadaran spiritual dan telat menyadari serangan musuh tadi.” Liu Changhai tertunduk lesu, dia tidak berani menatap mata Fang Chen secara langsung.


“Aku akan memaafkan kesalahanmu kali ini, jangan sampai diulangi lagi. Apakah kamu ingin melihatku mengamuk lagi dan membantai semua musuh itu sampai ke akar-akarnya lagi?” marah Fang Chen dengan keras.


“Tidak mau, Tuan muda. Sekali lagi saya minta maaf.” Liu Changhai tahu jika Fang Chen sangat menyayangi semua orang terdekatnya, dia sangat tahu akan sifat sedikit naif tuan mudanya.


Namun, hal itu juga yang menjadikan Liu Changhai dan lainnya untuk selalu setia kepada Fang Chen, karena tuan mudanya benar-benar menganggap mereka semua seperti keluarganya sendiri.


Tapi, disisi lain, Liu Changhai juga tahu mengenai Hati Iblis yang sudah terbentuk sempurna di tubuh Fang Chen, jika sampai dia marah lagi dan membunuh banyak orang, bisa dipastikan dia akan jatuh ke jalan iblis dan akhirnya tidak bisa berpikir normal lagi.


Oleh karena itu, sebisa mungkin semua orang-orang terdekat Fang Chen berusaha untuk tidak membuatnya khawatir apalagi sampai mengamuk lagi, bisa-bisa dunia fana ini bisa hancur lebur atas kemarahan Fang Chen yang sekarang.


“Baiklah, sekarang kamu ambil semua harta ini, setelah itu mari kita mencari yang lainnya!” Fang Chen menunggu sebentar, setelah Liu Changhai selesai menjarah semua harta, kemudian mereka berdua melanjutkan perjalanan mencari ketiga orang lainnya.


Beberapa jam kemudian setelah berkeliling, Fang Chen dan Liu Changhai berhasil menemukan ketiga orang lainnya dan sekarang mereka berlima sedang berkumpul untuk membahas mengenai harta utama makam kuno ini ada dimana.


“Bagaimana jika Anda mengaktifkan Bola Waktu Suku Maya, Tuan muda.” Zhaoyang Hong memberikan usul, dia juga sudah memiliki rencana untuk menentukan dimana harta utama makam kuno ini.


Fang Chen mengeluarkan bola waktu dan kemudian mereka semua mengambil beberapa petunjuk, hingga akhirnya mereka bisa menyimpulkan di mana titik yang kemungkinan menjadi tempat harta utama dalam makam kuno ini.


“Baik, kita memiliki dua tempat yang memiliki ciri-ciri yang sama. Kita sekarang menuju ke piramida yang ini terlebih dulu, baru setelah itu ke hamparan padang pasir dan piramida batu yang ini.” Fang Chen menjelaskan rencana ke depannya.


“Baik, Tuan muda.”


“Mari kita berangkat ke sana!”

__ADS_1


Kelima orang itu terbang dengan cepat menuju ke piramida pertama yang terbuat dari bebatuan padang pasir, ketika sampai di sana, mereka berpapasan dengan dua kelompok lainnya yang terlibat sebuah pertarungan.


__ADS_2