SISTEM KULTIVASI MODERN

SISTEM KULTIVASI MODERN
P229 - Hero Mutan


__ADS_3

***


Negara TK, Gedung Pemerintahan Pusat.


“Tuan Presiden. Negara AA mengancam kita untuk menghentikan pergerakan Jenderal Fang Chen yang sedang menuju ke Gedung Putih dan Pentagon. Apa yang harus kita lakukan?” Salah satu menteri memberikan informasi.


“Berani sekali mereka memerintah kita. Aku juga sudah mendapatkan laporan lengkap dari Jenderal Long Heng mengenai kejadian disana. Sikap kita tetap dan tidak akan berubah. Kita semua mendukung Tuan Muda Fang Chen.” Presiden Negara TK menjawab dengan tegas.


“Baik. Kami semua juga setuju dengan hal tersebut. Akan tetapi bagaimana kita mengubah pandangan sebagian rakyat kita yang sudah termakan propaganda media mereka?”


“Setidaknya kita harus ikut meyakinkan mereka sebelum mengirimkan semua bala bantuan untuk Tuan Muda Fang Chen. Apakah anda memiliki perintah khusus?” Menteri lainnya bertanya dengan serius.


“Kalian sebarkanlah detail mengenai pembunuhan kedua orang kita ke khalayak ramai, sebarkan juga ke negara lainnya. Gunakan semua kekuatan dan pengaruh negara kita!”


“Aku hanya ingin mendengar tidak ada penolakan. Bahkan kalau bisa semua rakyat mendukung Fang Chen untuk menghentikan kesombongan Negara AA itu!”


“Ini adalah kesempatan yang dibuka lebar oleh Tuan Muda untuk kita menunjukkan kekuatan Negara TK kita yang sudah dianggap remeh selama beberapa tahun terakhir.”


“Kalian semua jalankan Operasi Propaganda dan juga persiapkan Operasi Bantuan Merdeka. Setelah semua berita mengenai kematian kedua pahlawan kita tersebar. Kalian semua langsung bergerak cepat menuju ke Negara AA.”


Presiden memberikan perintah kepada semua orang yang hadir. Dia tidak mau tahu lagi, semuanya harus dipersiapkan dengan cepat, karena mereka semua sedang dikejar waktu.


Bantuan dari mereka harus sudah sampai di Negara AA dalam waktu beberapa jam. Untuk mendukung Fang Chen dan memulai peperangan besar atau bisa dibilang Perang Dunia Ketiga.


Beberapa saat setelah perintah itu diturunkan, ternyata tanggapan masyarakat luas lebih baik dari perkiraan. Mereka semua ternyata memiliki satu suara bulat untuk mendukung Fang Chen menghancurkan Negara AA yang sombong itu.


Melihat perkembangan yang baik ini. Semua militer Negara TK tidak membuang-buang waktu. Mereka semua berangkat menuju ke Negara AA bersama semua pasukan terbaik yang mereka miliki.

__ADS_1


Namun, para militer tidak sendirian. Mereka semua dibarengi oleh 2000 pasukan milik Fang Chen. Sebuah pasukan yang memiliki kultivasi sangat tinggi. Bahkan melebihi para prajurit yang diterjunkan untuk menyerang Negara AA.


Kejadian serupa juga terjadi di Negara JP, Negara RA dan kedua negara lainnya yang merupakan rombongan pasukan khusus yang telah diselamatkan oleh Fang Chen.


Akhirnya perseteruan antara Fang Chen dan Negara AA sudah berkembang lebih besar dan meluas. Perang Dunia Ketiga sudah di depan mata, sebuah perang penentuan yang mendebarkan.


Bahkan kelima negara ini mengerahkan semua pasukan elit mereka. Jumlah mereka juga tidak main-main sama sekali. Total jumlah pasukan yang menyerang sekitar 100 ribu orang.


Semua pasukan itu sudah berangkat menuju Negara AA. Mereka semua tergabung dalam Aliansi Blok Timur. Simulasi Perang sebelumnya benar-benar sudah menjadi Perang Dunia sebenarnya.


***


Fang Chen tidak menemui halangan yang berarti lagi, beberapa rintangan dan halangan yang berupa serangan dari pihak militer Negara AA bisa dilumpuhkannya dengan mudah.


Sampai akhirnya dia sudah berjarak beberapa ratus kilometer saja dari Ibukota. Namun disitulah, sebuah masalah muncul. Beberapa orang kuat menghadangnya, mereka semua mengaku sebagai Hero.


“Berhenti! Kami adalah penegak hukum dari Negara AA. Kami adalah mutan dengan kode nama Percobaan-323. Kami diperintahkan untuk menangkapmu!” Suaranya datar seperti robot.


Selain terkenal sebagai Hero yang suka menegakkan keadilan bagi warga biasa. Mereka juga terkenal sebagai mutan berhasil yang dikagumi oleh seluruh ilmuwan dunia. Karena eksperimen akhirnya berhasil.


Fang Chen melirik sekilas dan kemudian langsung menebaskan pedangnya, “Tebasan Pedang Darah!” Sebuah tebasan melintang berhasil membuat beberapa diantara para Hero Mutan itu mundur beberapa meter.


Tapi, ajaibnya mereka bisa menghalau serangan Fang Chen dengan sebuah teknologi yang ada di tubuh mereka. Entah apa teknologi itu, namun cara kerjanya mirip dengan sebuah pelindung transparan.


“Teroris Fang Chen terdeteksi memberikan perlawanan … masuk dalam mode bertarung … kami semua akan menangkap ******* Fang Chen dengan cara paksa. Laser Merah!” Salah satu Hero Mutan membuka penutup mata dan keluarkan sebuah Laser Merah yang memiliki suhu tinggi menyerang Fang Chen dari kejauhan.


“Hmm…” Fang Chen berdeham sebentar dan berhasil menghindari serangan laser itu dengan mudah. Tak berhenti sampai disitu Laser Merah itu terus mengikuti Fang Chen kemanapun dia terbang.

__ADS_1


“Merepotkan! Kalau begitu mari kita mengadu kekuatan.”


“Gerbang Langit Ke-3 : Gerbang Neraka! Masuk ke Mode Tempur Neraka!” Tubuh Fang Chen kemudian mengeluarkan sebuah cahaya hitam dan sekarang bukan keanggunan lagi yang menjadi tampilannya.


Fang Chen sekarang menjadi lebih sangat dengan sebuah pakaian tempur hitam dengan lis merah membara. Sayapnya sudah menghilang digantikan dengan sebuah sayap tengkorak berwarna hitam legam.


Mode tempurnya yang sekarang sangat pas dengan Pedang Lady Rose Darah yang dipegangnya. Setelah melakukan perubahan itu, Fang Chen memberikan serangan balik kepada Hero Mutan tadi.


“Api Neraka : Dinding Pertahanan!” Serangan Laser Merah berusaha untuk menembusnya, namun tidak berhasil, karena suhu panas dinding itu ratusan kali lipat dari Laser Merah.


Fang Chen hanya tersenyum kecil. Dia kemudian menggunakan pedangnya untuk membentuk sebuah serangan pamungkas, “Gerbang Neraka : Pedang Raja Yama!”


Fang Chen mengambil posisi ingin menebaskan pedangnya. Ketika dia mulai melakukan gerakan tebasan sebuah siluet muncul di belakangnya.


Siluet seorang raksasa yang sangat menyeramkan dengan dua tanduk di kepalanya dan mata yang menginginkan kematian dan menyiksa seseorang.


“Matilah kalian semuaaaaa!” Fang Chen sudah berhasil melakukan tebasan beruntun 10 kali, tebasan menyilang itu berhasil membuat 10 Hero Mutan mati seketika.


[Selamat, Master mendapatkan 500 EXP & 50 SP.]


“Lebih baik kalian semua menyerangku secara bersamaan agar aku bisa membunuh kalian semua dengan cepat!” Fang Chen menantang Hero Mutan yang tersisa.


“Teroris Fang Chen memiliki kekuatan yang diluar kemampuan setiap Hero Mutan. Kita akan masuk ke Protokol Kedua. Penggabungan setiap 10 Hero Mutan dimulai!”


Kemudian dari 20 Hero Mutan yang tersisa, mereka semua bergabung dan menghasilkan dua orang Hero Mutan dengan kekuatan gabungan.


Bukan hanya statistik kekuatan mereka yang meningkat. Namun ukuran tubuh mereka juga menjadi lebih besar. Kira-kira ukuran tubuh dari Hero Mutan hasil penggabungan itu 5 kali lebih besar dari ukuran tubuh Fang Chen.

__ADS_1


“Cukup menarik! Pedang Excalibur!” Fang Chen kini sudah menggunakan kedua pedangnya kembali. Dia menggunakannya untuk membunuh kedua Hero Mutan Raksasa tersebut.


Fang Chen bertarung cukup ketat dengan kedua Hero Mutan. Kekuatan Dua Hero Mutan itu setara dengan Heavenly Path level 9, jika mereka berdua bergabung dan menyerang bersama seperti ini ternyata cukup merepotkan.


__ADS_2