
“Benar Ketua, kami setuju dengan saudara Utara, tidak hanya itu Ketua, anggota kita yang sedang bertarung dengan pasukan yang dipimpin anak muda ini, terus mengalami peningkatan Korban Berjatuhan.” Tambah Selatan.
“Aku tidak menyangka dengan pengerahan seluruh anggotaku masih tidak bisa membuat anak muda dan pasukannya menyerah, ironis sekali, 2000 anggota melawan 100 orang saja sampai dibuat kewalahan seperti ini.” Gumam Ketua.
“Ketua cepat putuskan, tidak ada waktu lagi, sebentar lagi energi qi kita akan habis, kita akan mempercayakan semua energi kita ke serangan terakhir ini.” Timpal Utara lagi.
“Hmm, baiklah semuanya, selesaikan perang ini dalam satu serangan, gunakan sisa energi kalian untuk membentuk sebuah serangan dahsyat.” Perintah Ketua dibarengi dengan seluruh anggota organisasi yang sudah bersiap untuk menyalurkan qi nya.
“Boleh juga caramu pak tua, tapi ide menarik untuk menentukan pemenangnya dalam satu serangan, baiklah aku akan mengikuti caramu pak tua, Pasukanku, Belati Tuhan, berkumpulah di belakangku, salurkan semua qi kalian ke Belati ini, kita akan menyelesaikan pertarungan ini dengan satu serangan.” Perintah Fang Chen.
__ADS_1
“Kratak-kratak.” Suara Bola Es super besar dari Ketua, semua anggota organisasi sudah mulai menyalurkan energi qi mereka menuju ke Ketua organisasi.
“Sring, Sring, Sring.” Fang Chen juga sudah menanamkan semua energi qi yang dia terima dari Belati Tuhan, karena energi qi dari Belati Tuhan berwarna kehitam-hitaman, membuat Belati Raksasa Fang Chen terlihat sangat menakutkan.
Sepuluh Belati Raksasa yang terbang di atas kepala Fang Chen memiliki aura yang sangat kuat dengan warna merah darah dan dikelilingi oleh kabut hitam, kedua warna itu kombinasi yang menyeramkan untuk sebuah senjata pembunuh.
“Majulah Belati Darah Raksasa…” Teriak Fang Chen diiringi dengan aura kuat yang melesat cepat dari atas kepala Fang Chen menuju kelompok dari Ketua Organisasi itu.
“Sialan sudah tidak sempat, Bola Es Raksasa, tahan dan padamkanlah Senjata Jahat itu, bekukan musuh-musuhmu.” Giliran Ketua yang berteriak, kemudian kedua serangan super besar berbenturan.
__ADS_1
Akibat benturan itu, “BBBBB OOOOO MMMMMM.” Terdengar suara yang sangat keras, suara itu seperti ledakan dari ribuan Bom TNT yang nyalakan secara bersamaan.
Tanah di Provinsi Sichuan dan sekitarnya sedikit mengalami gempa bumi akibat kedua serangan itu, tapi dari salah satu sudut terdapat penjuru medan pertempuran ada seorang warga setempat dengan segala keberaniannya merekam pertarungan tersebut.
Entah apa yang dipikirkan oleh warga itu, dia hanya seorang Vlogger yang kebetulan lewat dan tidak sengaja masuk kedalam kawasan pertempuran dua kelompok besar itu.
Ketika dia hendak pergi untuk menyelamatkan diri karena tidak ingin terlibat lebih lanjut, dia dikejutkan dengan kameranya yang tetap menyala selama pertempuran besar itu, setelah dia berpikir sejenak, warga itu berubah pikiran dan malah sembunyi-sembunyi untuk mengambil video dari kejauhan.
Warga itu berpikir bahwa video ini akan dia Upload di Youtube dengan judul Pertarungan Kultivator Abad 21, ketika memikirkan hal itu dia tidak bisa tidak semangat, karena selama ini sedikit sekali yang melihat videonya, mungkin dengan video yang dia ambil sekarang, bisa menaikkan orang yang melihat videonya nanti.
__ADS_1