SISTEM KULTIVASI MODERN

SISTEM KULTIVASI MODERN
P232 - Berbeda Pendapat


__ADS_3

‘Dimana Aliran Energi itu?’ Fang Chen kemudian menyebarkan kesadaran spiritualnya dan memilah aliran energi semua orang, sampai ketemulah aliran energi yang memasok kekuatan dari Jenderal Will.


“Disana!” Fang Chen terbang dengan cepat menuju ke arah aliran energi tersebut. Namun, sebelum dia benar-benar sampai ke sebuah bangunan reaktor nuklir yang ada di sekitar Gedung Pentagon, ada sebuah serangan laser yang menerjang punggungnya, dan membuatnya harus jatuh.


“Argh…” Fang Chen meringis kesakitan karena sayap tengkoraknya harus patah dan berhamburan akibat reflek menghentikan serangan laser jarak jauh itu.


Serangan jarak jauh itu dilakukan oleh Jenderal Will yang belum berubah sempurna. Namun, tanda-tanda mengenai kekuatannya yang melebihi Fang Chen sudah mulai terlihat.


Fang Chen berbalik ke belakang, ‘Aku harus segera menghancurkan reaktor nuklir itu–’ Belum sempat Fang Chen melanjutkan terbang, dia sudah diberondong jutaan peluru dan tembakan laser kecil dari semua prajurit serta tentara musuh yang sudah mengepungnya.


*DOR!DOR!DOR!


“Semuanya dukung tuan muda, kita harus membuat tuan muda terlepas dari kepungan musuh!” Yang Kai berteriak keras memberi himbauan. Semua pasukan blok timur langsung beralih dan fokus membantu Fang Chen.


Pergerakan seluruh pasukan blok timur memiliki satu komando dari Yang Kai yang sudah ditunjukkan secara tidak langsung selama penyerangan di kota Detroit sebelumnya, jadi semua orang mau mendengarkannya.


Termasuk 2000 pasukan Atlantis yang sangat menghormati Yang Kai, karena selain dekat dengan Fang Chen, dia juga pemimpin pasukan paling elit di sana yaitu Belati Tuhan, jadi himbauannya membuat semua orang langsung mengerahkan serangan kepada musuh.


Terjadilah pertempuran luar biasa besarnya, banyak terdengar desingan peluru dan ledakan di sana-sini, seluruh pasukan blok timur berhasil membuat pasukan negara AA mengalihkan serangannya dari Fang Chen.


Fang Chen akhirnya berhasil lolos dari semua serangan pasukan musuh itu, dia tidak langsung membalasnya karena tujuan utamanya adalah menghancurkan reaktor nuklir yang ada untuk menghentikan perubahan Jenderal Will.


“Tapak Buddha Surgawi!” Setelah jaraknya dengan reaktor nuklir tinggal beberapa kilometer, dia langsung memberikan serangan area luas untuk mempercepat kehancuran reaktor nuklir tersebut.

__ADS_1


Ketika semua orang sedang sibuk dengan perang yang semakin memanas dan mereka semua percaya kepada Fang Chen untuk menghancurkan reaktor nuklir itu.


Ekspektasi mereka semua dipatahkan dengan beberapa orang yang kemudian membawa dua orang perempuan dan ditaruh di dekat reaktor nuklir, dua orang itu adalah kedua istri Fang Chen.


“Batalkanlah seranganmu, atau aku akan membunuh kedua orang yang sangat penting bagimu ini. Tapi, jika kamu sudah merasa bahwa kedua orang ini tidak penting, maka silakan saja lanjutkan.” Robert Rothschild berteriak keras.


Teriakan orang itu sampai bisa membuat perang berhenti sejenak, suaranya bisa begitu keras karena dia menggunakan beberapa sihir yang bisa membuat semua orang bisa mendengarnya dengan jelas tepat di telinga masing-masing orang.


Mata Fang Chen melotot tidak percaya, bagaimana mungkin kedua istrinya bisa berada di tangan musuh, dia cepat-cepat membatalkan serangannya, yang akhirnya sedikit memberikan beban di tubuhnya karena harus menyerap sebagian kerusakan dari serangan yang sudah terlanjur dikeluarkan itu.


“Berani sekali kalian menyandera kedua istriku, apakah sifat pengecut kalian sebegitunya sampai menggunakan cara-cara seperti ini?” Fang Chen berteriak keras, dari wajahnya terlukis sebuah kemarahan yang memuncak.


“Jika kamu bergerak sedikit saja, aku akan membunuh dua istrimu ini. Bagaimana jika kamu menyerahkan diri dan sebagai pertukarannya, aku akan membuat kedua istrimu bebas dan bisa hidup dengan damai lagi?” Robert Rothschild tersenyum licik.


“Kenapa aku harus mendengarkanmu, aku bisa saja mengalahkanmu, kamu hanya–” Perkataan Fang Chen harus terhenti ketika melihat sebuah pisau yang sedikit menggores leher Li Huanran yang sedang pingsan.


“Cih,” Fang Chen berdecak kesal, “Apa yang kamu inginkan? Apakah hanya dengan menyerahkan diri kamu akan melepaskan kedua istriku?” Fang Chen bertanya dengan nada marah.


“Ya, aku berjanji.” Robert dengan kelicikannya hanya memanfaatkan momen saja, tidak mungkin dia memenuhi janjinya itu.


Semua pasukan blok timur yang mendengar itu tidak bisa mempercayai perkataan Fang Chen, bagaimana mungkin mereka semua harus menghentikan perang ini hanya karena dua wanita Fang Chen.


Terpecahlah blok timur, mereka terbagi menjadi dua, ada yang percaya 100 persen dengan keputusan Fang Chen dan ada yang sudah meragukannya untuk memimpin perang ini karena kelembutannya atas dua istrinya tersebut.

__ADS_1


Yang Kai yang melihat keadaan moral seluruh pasukan blok timur tidak bisa tinggal diam, dia juga paham mengenai apa yang dipikirkan semua orang yang mulai meragukan tuan mudanya.


Namun, Yang Kai sebagai salah satu orang yang paling mengerti Fang Chen tentu sangat tahu mengenai kepribadian tuan mudanya itu. Bahkan jika seluruh dunia berani mengusik kedua istrinya, maka tuan mudanya itu akan berdiri paling depan untuk menghadapi seluruh dunia.


“Kalian semua fokuslah berperang! Biarkan Tuan Muda Fang Chen mengurusi urusannya, perang sudah tidak mungkin dihentikan lagi setelah semua kejadian ini terjadi.” Yang Kai memberikan penjelasan.


“Ingat, kita semua disini adalah pasukan milik tuan muda. Apa pun yang terjadi, kalian semua harus mendengarkan semua keputusan tuan muda.” Kakek Kong Li memberikan instruksi khusus kepada pasukan Organisasi Mawar Hitam miliknya, begitu juga yang dilakukan Paman Li Fu kepada semua anggota Mafia Hukum Atlantis.


Terjadilah ketegangan lagi dan perbedaan komando antara para pemimpin pasukan blok timur. Kakek Kong Li dan Paman Li Fu mengira bahwa Yang Kai terlalu memikirkan negara lain sampai tidak mempercayai Fang Chen lagi.


Yang Kai yang tidak berniat seperti itu sedikit tidak senang dengan kedua orang itu, bagaimanapun dia berkata seperti tadi hanya untuk menjaga moral seluruh pasukan blok timur, bukan hanya pasukan atlantis.


Namun, kesalahpahaman itu terus berlanjut sampai akhirnya terjadilah perdebatan panas yang membuat pasukan blok timur kembali tertekan dan harus mundur beberapa kilometer untuk mengurangi jumlah korban yang ada.


Yang Kai sekarang berdiri bersama dengan semua jenderal dari negara lain, dia mendapat dukungan sepenuhnya.


Hanya Negara JP saja yang berdiri bersama Kakek Kong Li dan Paman Li Fu, Negara JP memiliki kepentingan untuk mendukung semua hal yang diperintahkan Fang Chen. Itu adalah titah dari Pemimpin Klan Fujiwara yang mengirim mereka.


Fujiwara Isamu yang melihat hubungan tidak sehat itu kemudian berinisiatif untuk memberikan telepati kepada Fang Chen.


Dia dilandasi dilema sekarang, disisi lain Fang Chen masih fokus dengan kedua istrinya namun semua pasukan ini jika dibiarkan akan kalah dengan pasukan negara AA yang dari waktu ke waktu semakin bertambah banyak.


‘Tuan muda maaf mengganggu tapi, semua pasukan sedang terpecah, mohon anda untuk memberikan perintah lanjutan dan menjelaskan mengenai perkataan anda barusan.’ Fujiwara Isamu memberikan pesan telepati itu dengan berkeringat dingin.

__ADS_1


Dalam kata-katanya itu dia sangat tidak sopan kepada Fang Chen. Namun resiko itu harus diambil untuk menjamin kemenangan aliansi mereka dan tidak meragukan kepemimpinan Fang Chen.


Fang Chen mengalihkan pandangannya sebentar ke arah seluruh pasukan blok timurnya dan berkata dengan keras, “Dengarkanlah Perintahku! …”


__ADS_2