SISTEM KULTIVASI MODERN

SISTEM KULTIVASI MODERN
P258 - Raja Axton vs Fang Chen


__ADS_3

*


*


*


“Sepertinya kita salah perhitungan Tuan Michael, serangan para manusia serigala bahkan sekarang memiliki intensitas sangat tinggi, jumlah musuh yang terlihat sekarang mencapai 100 juta pasukan, ini benar-benar pembantaian,” lapor asisten.


“Sepertinya aku terlalu meremehkan informasi dari Fang Chen bajingan itu! Kalian semua cepat bergerak bersama! Kita akan mengungsi ke Benua Hitam!” tegas Michael pada semua orang.


“Tapi–”


“Jangan ada bantahan, ini keadaan darurat! Jemput semua petinggi negara yang berpihak pada kita dan kita akan segera mengungsi setelah semuanya sudah berada disini! Cepat lakukan!” tegas Michael.


“Baik, Tuan Michael!”


“Mungkin ini adalah cara terbaik sebelum semua bangsawan benar-benar jatuh ke tangan manusia serigala dan kita tidak memiliki ras arya lagi,” gumam Michael.


“Kita nanti akan kembali ke benua ini lagi dan menjadikannya sebagai pijakan kita lagi seperti zaman dulu!” gumam Michael dalam hatinya sendiri.


*


*


*


“Saatnya kita bergerak! Aku akan menghancurkan musuh sendirian! Kalian semua lakukan sesuai dengan perintahku kemarin, agar semuanya bisa terlaksana dengan baik!” tegas Fang Chen dalam memberi perintah.


Fang Chen dan 9 Utusan Atlantis sudah terbang ke berbagai arah dengan ribuan pasukan masing-masing.


Rencananya mereka akan menyelesaikan jutaan pasukan musuh dalam waktu kurang dari satu bulan dibantu dengan militer negara sekutu.


Khusus Fang Chen, dia sendiri karena dia ingin membuat serangan kejutan langsung ke jantung kekuatan musuh.


Dia ingin langsung berhadapan dengan Raja Manusia Serigala dan membunuhnya agar semua pasukannya tidak memiliki efek dari kemampuan spesial miliknya.


Disisi lain, Eli diam-diam tidak mengikuti perintah Fang Chen untuk tetap diam di Istana Negara IS, dia malah mengikuti Fang Chen dari kejauhan.


Alasan Eli mengikuti Fang Chen bukanlah tanpa alasan, meskipun dia tahu Fang Chen adalah orang yang sangat kuat.

__ADS_1


Namun, perasaannya mengatakan bahwa akan terjadi hal buruk dan kesulitan pada orang yang disukainya tersebut.


*


*


*


Penghancuran pasukan kerajaan Manusia Serigala sudah dimulai di berbagai negara, pertarungan terbesar sejak perang dunia beberapa tahun lalu terjadi lagi.


Namun, kali ini pasukan Atlantis di bawah perintah 9 Utusan Atlantis bisa menyudutkan musuh sampai pertarungan terjadi di hutan, tempat habitat asli dari manusia serigala.


Disinilah mereka semua mulai kesusahan karena area yang kurang familiar dan ternyata di setiap hutan tersebut ada benteng yang sudah disiapkan jika ada hal buruk menimpa manusia serigala.


Perang itu melibatkan hampir puluhan ribu bawahan Fang Chen beserta jutaan militer negara melawan puluhan juta manusia serigala yang sedari tadi sulit sekali untuk membunuhnya.


Di setiap negara mereka semua melakukan strategi untuk melakukan pengepungan dan melakukan serangan-serangan area luas demi menghambat pergerakan musuh yang lebih cepat dari kebanyakan prajurit militer negara.


“Jutaan pasukan manusia serigala ini tidak terlalu sulit dikalahkan. Namun, sepertinya ada yang aneh, kemana semua para jenderal mereka yang kuat-kuat?” tanya Li Huanran pada dirinya sendiri melihat keanehan di depan matanya.


“Apalagi puluhan juga manusia serigala yang sudah masuk ke benteng aku tidak bisa merasakan hawa keberadaan mereka lagi, ini benar-benar aneh, sepertinya aku harus lebih teliti lagi,” gumam Li Huanran.


Tepat beberapa saat berlalu setelah memikirkan berbagai kemungkinan, Li Huanran dan 8 Utusan Atlantis lainnya yang sedang berada di negara lain memikirkan hal yang sama.


“Tidak salah lagi, mereka semua kesana untuk membunuh para petinggi negara dan membuat benua ini jatuh dalam kekosongan penguasa dan akhirnya mereka bisa menguasainya dengan mudah!” rangkum Zhaoyang Hong.


“Kalau begitu cepat selesaikan jutaan manusia serigala yang ada di benteng depan kalian masing-masing, setelah itu kita bersembilan akan langsung menuju ke gedung perserikatan!” perintah Li Huanran.


“Kita tidak bisa mengganggu suamiku, mungkin dia sekarang sedang berhadapan dengan Raja Manusia Serigala, yang memang hanya dia yang bisa mengalahkannya,” jelas Li Huanran.


“Baik, Nona!”


*


*


*


“Selamat datang di Kerajaan Manusia Serigala terbesar di dunia ini, Tuan Fang Chen! Perkenalkan nama saya Axton, senang bertemu denganmu,” sambut Axton atas kedatangan Fang Chen.

__ADS_1


“Ooo … sepertinya kamu sudah memperkirakan bahwa aku akan datang kesini, tapi bukankah sedikit tidak bijak jika kamu sendirian ingin melawanku? Apakah kamu sedang meremehkanku sekarang?” tanya Fang Chen balik.


“Tidak-tidak! Bagaimana bisa aku meremehkan seorang petarung kuat sepertimu, bahkan kamu sudah membunuh 7 vampir bangsawan dalam waktu yang singkat,” jawab Raja Axton.


“Jika aku tidak salah menebak, kemungkinan besar kamu sudah berada dalam puncak kekuatan di dunia fana ini bukan? Tanganku sudah gatal untuk bisa bertarung denganmu!” seru Raja Axton.


Raja Axton sudah menyelimuti tubuhnya dengan sebuah energi qi dan energi sihir berwarna perak keputihan, energinya bukan energi qi biasa, itu adalah Saint Qi tanda seseorang sudah berada di ranah Saint.


“Seorang Saint? Bagaimana bisa seorang makhluk dari barat mempelajari energi qi milik orang-orang timur? Dan aku juga merasakan energi sihir yang cukup besar bisa terintegrasi dengan energi qi milikmu, hebat!” puji Fang Chen.


Fang Chen juga mengeluarkan salah satu jurusnya, dia menggunakan Gerbang Langit-2, Gerbang Bertarung, untuk memperkuat kekuatan dan agar tidak terlalu memiliki daya rusak yang tinggi.


“Saint Qi yang sangat murni, memang beda sekali bagi seorang kultivator sejati sepertimu dan aku yang hanya ranah palsu karena sudah melakukan banyak percobaan penggabungan energi,” kata Raja Axton.


“Bagaimana jika kita sudahi percakapan kita serta membiarkan kedua tangan kita saling adu pukul? Bukankah akan menyenangkan jika tanpa menggunakan senjata terlebih dulu?” ajak Fang Chen tenang.


“Seperti yang kamu inginkan, kalau begitu ayo kita mulai…”


*WUSH!


Raja Axton menggunakan kedua kakinya berpijak di tanah untuk melakukan pantulan kecepatan ke arah Fang Chen, dia bergerak dengan sangat cepat.


*BOOOM!


Sedangkan Fang Chen berusaha menahan keseimbangannya di langit ketika menahan kecepatan Raja Axton, dia mencoba untuk menahan serangan musuhnya itu.


*BUK!BUK!


Kedua orang itu sama-sama memiliki kecepatan tinggi dan akhirnya bertarung dengan kecepatan yang tidak tidak bisa dilihat oleh mata orang normal.


Kedua orang kuat itu saling bertukar serangan dalam area yang cukup luas sampai-sampai membuat beberapa lubang di tanah terkena benturan energi keduanya.


Pertarungan tangan kosong tersebut begitu seru, wajah kedua orang itu sama-sama tersenyum, karena setelah sekian lama baru ada orang yang bisa mengimbangi kecepatan dan kekuatan masing-masing.


“Bagaimana dengan ini,” gumam Fang Chen kemudian menyalurkan energi qi yang begitu besar ke kakinya dan zirah petarung di bagian kaki kanannya, kemudian dia mengayunkannya ke arah kepala Raja Axton.


*DUAAAR!


Raja Axton bisa menahan tendangan Fang Chen dengan tangan kirinya yang disangga oleh tangan kanannya.

__ADS_1


“Hahaha, ini sangat menyenangkan. Bagaimana jika kita sekarang beradu pedang?” tawar Raja Axton.


“Boleh!”


__ADS_2