SISTEM KULTIVASI MODERN

SISTEM KULTIVASI MODERN
P191 - Sampai di Alaska


__ADS_3

Fang Chen bersama dengan seratus prajurit pasukan khusus sudah berada di lapangan udara khusus militer, mereka semua kini sudah akan terbang menuju ke Negara AA, lebih tepatnya di Alaska.


Disana tempat mereka melakukan Latihan Gabungan yang memiliki maksud sebenarnya untuk pamer kekuatan tiap negara, dalam artian lain Latihan Gabungan ini merupakan pamer kekuatan militer tiap negara yang mengikuti.


Yang berbeda dari Fang Chen sekarang adalah dia membawa dua orang yang selalu mengikutinya kemanapun dia pergi, kedua orang tersebut adalah Yang Kai dan Zhang Bijie.


Mereka berdua dipaksa ikut oleh kedua istri Fang Chen, agar disana dia tidak melihat wanita bule dan malah tidur dengan mereka.


Fang Chen tidak ambil pusing, daripada mengajak kedua istrinya masih mending kedua pengawal setianya ini yang ikut sebagai asisten dari Fang Chen.


“Sebelum kita semua berangkat, perkenalkan diri kalian berdua kepada seratus prajurit khusus yang ada di depan kalian, bisa dikatakan mereka adala junior kalian, karena sama-sama pernah dilatih olehku!” Fang Chen menyuruh kedua bawahannya untuk memperkenalkan diri.


“Perkenalkan kami berdua disini merupakan asisten khusus untuk Brigadir Jenderal Fang Chen, kami berdua sebenarnya adalah para pengawal yang bekerja untuk tuan muda di hotel atlantis, tentunya kalian pernah mendengarnya bukan?”


Yang Kai dengan lugas memperkenalkan dirinya sendiri dan Zhang Bijie, dia mengutarakan semuanya yang memang bisa diketahui semua orang dan menyimpan beberapa informasi yang tidak boleh bocor keluar.


“Baiklah, cukup dulu untuk perkenalannya, lebih baik kita berangkat sekarang, agar kita sampai disana bisa sore hari tidak sampai malam hari. Hai Pak Tua, aku berangkat dulu, nanti di hari terakhir aku akan menunggumu di final!”


Fang Chen melambaikan tangan kepada Patriark Long Heng yang ikut mengantarkan kepergian mereka semua, Patriark Long Heng hanya tersenyum ringan karena sudah tahu watak dari menantunya tersebut.


Fang Chen, Yang Kai dan Zhang Bijie beserta seluruh pasukan khusus terpilih sudah lepas landas dan dalam beberapa jam kedepan mereka menikmati perjalanan yang cukup tenang tanpa halangan.


Sesampainya di landasan udara Alaska, Fang Chen dan semua awak kapal dari negara TK turun dari pesawat, mereka semua disambut oleh para perwira negara AA.

__ADS_1


Fang Chen mendekati salah satu petinggi yang menyambutnya dan mengajaknya bersalaman.


“Selamat datang di negeri kami, apakah benar saya sedang berbicara dengan Brigadir Jenderal Fang Chen? Bagaimana kabar anda Brigjen? Apakah selama perjalanan ada yang mengganggu anda?”


“Selama perjalanan, kami semua sudah merasakan atmosfer Latihan Gabungan yang sering sekali dimenangkan negara anda, tapi untuk tahun ini jangan berharap terlalu tinggi, Jenderal Sam!”


Fang Chen dan Jenderal Sam berjabat tangan lama sekali, mereka berdua sama-sama tersenyum, akan tetapi kedua tangan mereka sedang saling mengadu kekuatan internal untuk saling menunjukkan dominasi.


Tentu saja pemenangnya adalah Fang Chen, seorang kultivator di ranah Path Of Tribulation level 10 sudah tidak mungkin lagi dikalahkan oleh jenderal remahan seperti Jenderal Sam ini.


“Argh…” Jenderal Sam menyembunyikan tangannya yang kesakitan di balik seragam militernya, dia tidak ingin malu karena kalah dengan Fang Chen.


“Ternyata anda kuat seperti yang banyak orang bilang, kalau begitu silahkan menuju ruangan istirahat anda, anda dan pasukan black leopard akan dipandu oleh salah satu prajurit kami ini.” Jenderal Sam memberikan kode kepada salah satu asistennya.


“Kalau begitu aku pergi dulu Jenderal Sam, sampai ketemu lagi di Latihan Gabungan yang sesungguhnya Jenderal Sam!” Fang Chen memberikan hormat militer sebagai formalitas dan kemudian meninggalkan tangga pesawat serta langsung menuju ruangan yang dimaksud.


‘Sialan, awas saja kau orang-orang negara TK, aku akan membuat kalian semua dipermalukan di hadapan banyak negara, kalian lihat saja nanti!’ gumam Jenderal Sam di dalam hatinya.


‘Oh, aku tahu kamu orang yang pendendam, tapi aku suka itu, aku ingin melihat semua trik yang akan kamu gunakan, aku ingin tahu betapa propagandanya negara AA mu ini,’ gumam Fang Chen di dalam hatinya juga setelah melihat wajah Jenderal Sam dari kejauhan.


Ruang Istirahat Pasukan Khusus Black Leopard Negara TK.


“Mereka semua pasti sengaja memberikan kita ruangan yang paling tidak akomodatif ini, bahkan gudang kita di markas lebih bagus daripada ini, memang kurang ajar sekali orang-orang negara AA ini!”

__ADS_1


Beberapa prajurit menaruh dendam yang kesumat kepada negara AA, terutama para senior yang sudah berhadapan langsung dengan trik dan kelicikan para prajurit khusus negara AA yang dijuluki sebagai Pasukan Khusus Rajawali Kepala Putih itu.


Fang Chen terlihat tenang saja, dia tidak mengeluh sama sekali, bahkan dia cukup bersyukur bisa diberikan tempat seperti ini, setidaknya tidak akan membuat pasukannya untuk bisa beristirahat dengan tenang.


Dia kemudian tersenyum getir dan berkata dengan keras, “Apakah ini mental yang sudah aku ajarkan selama pelatihan empat bulan ini? Apakah hal sepele seperti ini menjadikan emosi kalian tidak stabil, lebih baik kalian berpikir dengan tenang!”


Hentakan Fang Chen membuat semua prajurit diam membeku, mereka semua sadar bahwa semua hal ini tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan pelatihan yang dilakukan oleh Fang Chen, pelatihan yang sangat tidak manusiawi.


Yang Kai dan Zhang Bijie yang pernah dimarahi oleh Fang Chen dengan kejadian kurang lebih mirip hanya bisa tersenyum ringan, karena mereka berdua paham betul mengenai apa yang dirasakan oleh semua prajurit tersebut.


“Siap, kami salah, maafkan kami Brigjen Fang Chen!”


Para prajurit reflek langsung berdiri tegak dan mengaku salah karena mereka semua mengeluhkan tempat yang sebenarnya tidak terlalu buruk.


“Bagus! Sekarang daripada kalian semua mengeluh, lebih baik kalian semua membersihkan tempat ini, aku akan memberikan waktu sepuluh menit, cukup?” Fang Chen memberikan perintah berantai.


“Siap, kami akan membersihkannya!”


Fang Chen meringis kemudian mengajak Yang Kai dan Zhang Bijie untuk keluar dari ruangan, karena mereka bertiga ingin semua prajurit secepatnya membersihkan ruangan tersebut.


Sampailah di sebuah atap banguan, ketiga orang tersebut menatap matahari yang sudah ingin tenggelam di ufuk barat, karena suasana tenang dan ditambah dengan deraian angin berhembus, Fang Chen tiba-tiba menjadi cukup emosional.


“Yang Kai dan Zhang Bijie, apabila aku memiliki musuh yang lebih kuat jutaan kali lipat daripada kalian berdua dan aku berharap bisa mengalahkannya, apakah kalian berdua masih ingin membantuku?” Fang Chen bertanya sambil matanya terus menatap matahari yang akan tenggelam.

__ADS_1


“Kamu berdua…”


__ADS_2