SISTEM KULTIVASI MODERN

SISTEM KULTIVASI MODERN
P252 - Playing Victim


__ADS_3

“Lebih baik kalian mengaku, siapa diantara kalian yang telah membuat tuan muda kami terluka parah, apalagi kalian berani membuat keluarga kami tidak bisa masuk ke makam kuno semuanya, cepat katakan sebelum kami membunuh kalian!”


Seorang Pak Tua berjenggot hitam serta memakai pakaian seperti militer sedang menghardik lima orang berpakaian hitam penuh dengan topeng tengkorak yang baru saja dikeluarkan oleh makam kuno karena waktu sudah habis.


“Pak tua, jika aku bilang bahwa tuan muda-mu dulu yang membuat masalah, apakah kamu akan terima? Kamu sekarang tidak tahu sedang berhadapan dengan siapa, terlebih lagi seorang petugas keamanan sepertimu langsung menuduh orang tanpa bukti sangat tidak masuk akal bukan?” To Mu ikut bersilat lidah dengan lihai.


“Berani sekali kamu menuduh tuan mudaku, tidak mungkin dia melakukan hal seperti itu, kalianlah yang berkelit menjadi korban, kalian pembohong besar!” Pak Tua itu balik menuduh To Mu.


To Mu masih cukup tenang, kemudian dia minta izin kepada Fang Chen untuk mengurus semua orang yang mengepung mereka ini.


“Jangan lama-lama!” Fang Chen membolehkan To Mu untuk maju.


“Kami bertiga juga, Tuan muda.”


“Lakukan yang kalian suka, yang penting jangan lama-lama!” Fang Chen tampak tidak tertarik dengan pertarungan yang sudah dia duga itu.


To Mu yang sudah maju terlebih dulu langsung memberikan serangan beruntun dan bertarung dengan pak tua yang sedari tadi membentaknya itu.


“Gigitan Ular Sanca!” To Mu memberikan serangan pertama.


*BOOM!


Pak tua berhasil menahan serangan dengan sebuah pertahanan khas milik keluarganya, dia menggunakan sebuah pertahanan bernama Perlindungan Batu Pualam.


“Hah … hah … dilihat dari suaramu, sepertinya kamu masih muda, tapi kekuatanmu sekarang sudah sekuat ini, kalian ternyata bukan termasuk golongan yang lemah. Kalau begitu aku akan serius melawanmu!”


Pak Tua itu sedikit terengah-engah karena menahan serangan musuhnya itu, kemudian dia membalas dengan tebasan pedang yang mana bisa mengeluarkan bilah air tajam.


“Pedang : Tarian Ail Spiral!”


*SLASH!

__ADS_1


Serangan pak tua itu berhasil membentuk sebuah serangan berputar dengan bilah air yang tajam, aliran airnya sangat tajam sampai logam pun bisa ditebasnya dengan mudah.


To Mu tersenyum dan dia sekarang sedikit menggunakan kekuatan dao atau hukum, di setiap pukulannya sekaran ada sebuah selaput tipis dao ruang yang mampu mengikir serangan musuh dengan mudah.


“Apa itu–”


Serangan To Mu sekarang menjadi semakin efektif, hanya dalam beberapa waktu saja dia berhasil menumbangkan pak tua itu, sampai membuatnya tidak percaya dan sedikit tergagap.


“Jangan dibunuh, mereka masih memiliki kesempatan terakhir, jika mereka masih memiliki tekad kuat untuk balas dendam, maka saat itu juga kita akan membunuh mereka.” Fang Chen memberikan telepati kepada To Mu dan ketiga orang lainnya.


*TING!TING!


Serangan 4 orang itu semakin melebar karena yang mereka lawan sekarang adalah ratusan orang yang penuh amarah kepada mereka berempat.


Serangan mereka terus beradu, secara kecepatan maupun kekuatan tetap 4 orang itu yang unggul, mereka setiap detiknya bisa membuat pingsan beberapa orang sekaligus.


Dan pertempuran menjadi tidak lebih lama dari satu menit, sekarang ratusan orang itu sudah meringis kesakitan di tanah, mereka semua kini dibuat babak belur oleh 4 orang yang sangat kuat itu.


“Kami telah menyelesaikannya, Tuan muda.”


“Baik, Tuan muda.”


“Kalian semua sudah mendengarkan kata-kata tuan muda kami bukan, ingat-ingat itu semua dan jangan mengambil kesimpulan secara sepihak…”


“Kadang kala, sesuatu yang terlihat baik belum tentu baik dan sesuatu yang terlihat buruk belum tentu juga buruk, bijaklah dalam mengambil keputusan…”


Keempat orang itu menyampaikan pesan Fang Chen dengan bahasa yang lebih lembut, mereka berempat kemudian kembali lagi ke tempat Fang Chen.


Kelompok lain yang melihat kekuatan Fang Chen dan keempat orang itu semakin yakin bahwa Fang Chen dan kelompoknya berasal dari salah satu organisasi penting di dunia ini.


Bahkan ada beberapa orang yang beranggapan kelompok Fang Chen itu yang membuat dunia ini berubah beberapa tahun yang lalu atau lebih tepatnya perang dunia.

__ADS_1


Lalu, beberapa kelompok memberi hormat kepada Fang Chen dan keempat orang lainnya dan menyatakan terima kasih sudah memberikan pelajaran kepada keluarga tersembunyi yang arogan itu.


Namun sebagian lagi tidak memberikan hormat karena tidak peduli dan merasa tidak perlu memberikan hormat kepada orang yang menutup wajahnya dengan topeng.


“Huh, kenapa dimana aku berada selalu saja aku bertemu dengan orang-orang sombong macam kalian. Kalau begitu perkenankanlah kami semua mengenalkan diri, kami adalah anggota dari 10 Utusan Atlantis.”


“Kalian cari tahu sendiri mengenai itu, jika kalian sudah tahu dan masih saja mengganggu kami, itu artinya kalian sudah siap mati keesokan harinya, jadi selamat tinggal dan sebarkanlah nama kami ke seluruh dunia ini.”


Fang Chen yang sedikit kesal karena selalu saja ada orang yang menyombongkan diri seperti beberapa kelompok lainnya itu, akhirnya menggunakan kekuasaannya untuk sekalian memperkenalkan diri kepada dunia mengenai seberapa kuat golongan mereka.


*


*


*


Setelah itu, Fang Chen kembali ke Benua Biru, sesampainya disana mereka berlima beristirahat sebentar di salah satu perusahaan pusat Atlantis Corporation serta keesokan harinya langsung menuju ke suatu tempat.


Mereka berlima berniat bertemu dengan Dustin di Pusat Perserikatan Benua Biru untuk memenuhi janji, mereka berlima disambut dengan baik, namun ketika mereka membahas mengenai harta dalam makam kuno kemarin terjadi sedikit kesalahpahaman.


“Apakah kalian gila menginginkan kami menyerahkan harta utama? Kalian sudah terlalu berlebihan dengan meminta hal tersebut!” Liu Changhai berdiri dari kursinya dan membentak beberapa petinggi musuh yang berada di meja pertemuan itu.


“Kami bisa menjelaskannya, kami hanya membutuhkan untuk penelitian saja, setelah itu kami akan mengembalikannya seperti kasus bola waktu kemarin.”


“Karena tim ekspedisi kami kemarin sudah mengkonfirmasi bahwa semua harta utama sesuai dengan peta sudah ada yang mengambilnya.”


“Dan yang paling kuat kesempatan untuk mendapatkan hal tersebut adalah kelompok kalian, apakah kalian benar-benar tidak bisa memberikannya kepada kami?”


Salah satu bawahan Dustin memberikan pendapatnya, dia adalah ketua ekspedisi kemarin, oleh karena itu dia begitu emosional ingin mengambil harta utama yang secara kenyataan memang berada di tangan Fang Chen dan kelompoknya ini.


“Tidak bisa! Kami sudah susah payah mendapatkannya. apalagi kalain waktu itu sudah berjanji untuk membiarkan kami mengambil harta yang menarik sesuai dengan keinginan tuan muda kami, apakah kalian akan menjilat ludah sendiri?”

__ADS_1


To Mu dan Shen Guo langsung ikut emosional, perdebatan itu sudah mengarah ke hal yang tidak sehat, mereka semua berdebat semakin panas, sampai akhirnya Fang Chen bertindak dengan membuat tekanan kultivasi cukup kuat.


“DIAAAM!”


__ADS_2