
"Kalau begitu aku temani saja, kebetulan beberapa masalah sudah diselesaikan oleh Fang Chen, jadi aku bisa menemanimu kesana sayang." Anming menawarakan diri.
"Tidak usah sayang, aku sudah bersama dengan beberapa keluarga besarku, aku… aku… jadi intinya kamu tidak usah ikut oke." Yifei benar-benar melarang Anming ikut.
"Baiklah jika itu maumu, kalau begitu aku akan mengantarkanmu pulang, kamu harus lebih sering istirahat agar tidak terlihat sakit dan pucat seperti ini." Anming kemudian pamit kepada Fang Chen dan Long Annchi, dia langsung meluncur mengantarkan Yifei.
"Kak Chen, apakah kakak merasa ada yang aneh dengan kelakuan Yifei?" Annchi sebagai wanita sangat peka dengan hal-hal yang berbau feminim seperti kelakuan Yifei barusan.
"Aku merasakan Yifei sepertinya menyembunyikan sesuatu cukup penting, tapi dia tidak ingin kita tahu kak." Annchi memandang wajah Fang Chen.
__ADS_1
'Semoga ini hanya sebatas firasat, aku tidak rela jika sampai ternyata Liu Yifei mengkhianati Luo Anming, jika sampai itu terjadi akan aku ratakan Keluarga Li di Provinsi Sichuan ini.
"Itu mungkin hanya perasaanmu saja sayang, daripada memikirkan orang lain, bagaimana jika kita segera pulang dan melakukan olahraga panas, aku hari ini sangat lelah aku butuh kehangatan, hehe." Fang Chen mengalihkan pembicaraan.
"Aish, dasar Kakak Chen mesum." Annchi malu-malu, "Oh kamu tidak mau ya, yasudah kalau begitu." Fang Chen menggoda Annchi.
"Baiklah, baiklah, mari kita pulang." Annchi menyerah kemudian mereka berdua sudah berada di mobil dan kembali ke apartemen untuk melakukan olahraga panas yang mereka maksud.
Di sebuah rumah yang sangat besar, rumah atau kediaman ini bisa dibilang sebagai toko yang sangat besar, sangat-sangat besar bahkan, toko ini bernama Toko Barang Antik Mawar.
__ADS_1
Toko terbesar di kawasan pasar Barang Antik, tapi tidak banyak orang tahu bahwa toko ini memiliki ruang bawah tanah yang hanya bisa diakses oleh beberapa orang saja.
Benar, orang-orang itu adalah para petinggi dan anggota Organisasi Mawar Hitam, markas utama mereka adalah di Toko ini, mereka saat ini tengah berkumpul untuk membahas sesuatu tentang dikabarkannya salah satu dari cabang mereka hancur.
Ada seorang kakek yang terlihat buta disambut dengan begitu hormatnya oleh orang lain, mereka semua menyambut kakek itu "Selamat datang ketua, kami semua menyambut anda."
Semua orang berdiri kemudian mengepalkan tangan dan merendahkan tubuhnya sebagai bentuk penghormatan kepada kakek tua yang mereka sebut ketua itu.
"Silahkan kalian semua duduk, mari kita mulai pertemuan kali ini, seperti yang sudah kalian ketahui, pertemuan kali ini cukup penting karena salah satu cabang kita di Provinsi Sichuan hancur dan anggota kita semua terbunuh." Kakek tua itu memiliki suara yang berwibawa dan sangat berat, seorang kakek tua buta yang sangat misterius.
__ADS_1
"Benar ketua, kali ini kita mengalami kerugian besar, ditambah lagi sepertinya lawan kita kali ini bukan sembarang orang, hanya dalam satu hari saja, mereka mampu membunuh seluruh orang yang berhubungan dengan Organisasi Mawar Hitam yang ada di Provinsi Sichuan." Salah seorang yang terlihat seperti pemimpin daerah berpendapat.
Orang yang duduk di meja ini merupakan petinggi dari Organisasi Mawar Hitam ini, mereka semua memiliki daerah kekuasaan masing-masing, mereka terdiri dari 4 orang dengan kode nama Utara, Barat, Selatan dan Timur.