SISTEM KULTIVASI MODERN

SISTEM KULTIVASI MODERN
P185 - Prajurit Sombong


__ADS_3

Salah satu pelatih yang melihat adanya keributan di bagian belakang akibat ledakan keras tadi, langsung menghampiri sumber suara dan mendapati seorang Brigadir Jenderal sedang berbicara dengan para prajurit pasukan khusus.


“Hormat kepada Brigadir Jenderal!” Pelatih yang melihat medali kepangkatan yang lebih tinggi beberapa tingkat dari miliknya langsung memberikan hormat militer seperti pada umumnya.


“Kamu pelatih mereka ya, kalau begitu mulai besok kamu tidak perlu lagi melatih mereka, mungkin kamu akan dipindahkan dan melatih prajurit lainnya, mulai besok mereka adalah tanggung jawabku!” Fang Chen memberikan pemberitahuan dengan tegas.


“Sebelumnya saya ingin bertanya? Apakah anda adalah pelatih baru yang baru-baru ini ditugaskan langsung oleh markas pusat? Brigadir Jenderal Fang Chen?” 


Pelatih bertanya dengan serius, karena dia tidak menyangka seorang petinggi militer seperti Fang Chen, masih sangat muda, bahkan masih berusia 20 tahunan.


“Kenapa memangnya, kamu tidak percaya kepadaku, lihat ini!” Fang Chen memperlihatkan dokumen resmi miliknya yang merupakan penganugerahan kepangkatan militer kepadanya.


“Maaf Brigjen, saya hanya tidak menyangka bahwa anda masih muda, padahal saya sudah berpikiran bahwa anda seorang pria yang berusia 40 tahunan.” Pelatih sedikit salah tingkah, dia takut salah bicara dengan Brigjen di depannya ini.


“Sudah, sudah, kamu nanti juga akan terbiasa setelah kenal lama denganku, bisakah aku mencoba untuk berinteraksi dengan mereka terlebih dulu?” Fang Chen bertanya kepada si pelatih.


“Silahkan jenderal!” Pelatih kemudian mempersilahkan Fang Chen untuk berjalan ke bagian depan, semua prajurit pasukan khusus memiliki pandangan yang beraneka ragam kepada Fang Chen, ada yang kagum, ada yang takut, ada yang meremehkan dan masih banyak yang lainnya.


Sesampainya di podium di bagian depan, Fang Chen langsung membuka suaranya dan memberikan sebuah pidato pembukaan untuk 1000 prajurit pasukan khusus yang ada di lapangan latihan ini.


“Dengarkan aku, jangan ada yang berbicara sendiri ketika aku sedang memberikan pidato, tapi kalau kalian ingin berada di rumah sakit selama satu bulan penuh kalian bisa mencobanya!” Fang Chen memberikan perintah dengan sebuah perkataan keras yang bisa didengar oleh semua prajurit.


“SIAP!” Semua prajurit memberikan tegas layaknya prajurit atau tentara pada umumnya.


Fang Chen kemudian memberikan pidatonya yang tidak terlalu panjang, kebanyakan prajurit mendengarkannya dengan serius, akan tetapi ada sekitar 100 prajurit yang terlihat tidak menghargai pidato Fang Chen sejak awal.

__ADS_1


100 prajurit itu adalah para prajurit senior yang sudah berada di pasukan ini selama beberapa tahun, mereka memang sudah terkenal sombong dan hanya mau menghargai orang yang lebih kuat daripada mereka.


Fang Chen menghentikan pidatonya dan berjalan dengan wajah marah, dia mendatangi 100 prajurit tersebut kemudian meneriaki mereka semua.


"Bukankah aku sudah bilang jangan ada yang berbicara sendiri?" Fang Chen marah besar kepada 100 prajurit itu.


"Kenapa kami semua harus mendengarkanmu ketika kami tidak merasakan ranah kultivasi sama sekali darimu? Kami disini hanya mengakui kekuatan bukan hanya omongan!"


"Jangan bilang kamu sama seperti para tua bangka itu, yang hanya mengandalkan relasi sampai akhirnya memiliki jabatan tinggi di militer? Tidak heran seseorang masih muda sepertimu sudah bisa menjadi Brigadir Jenderal!" 


Bukannya malah digubris dan takut, mereka semua malah mengolok Fang Chen terlihat sangat marah, anehnya kemarahan Fang Chen berangsur pudar digantikan dengan senyuman menyeramkan yang terlukis di wajahnya.


"Boleh juga kalian, sudah lama sekali tidak ada yang berani membantah perkataanku, kalian semua yang mengingatkanku bahwa aku masihlah seorang manusia bukan seorang dewa!" 


"Kalian semua boleh menyerangku dengan sekuat tenaga, jika kalian bisa mendaratkan satu pukulan atau satu serangan kalian menang!"


"Akupun juga begitu, tapi perlu aku peringatkan sekali lagi, jika kalian terkena seranganku, kemungkinan besar kalian berada di rumah sakit selama satu bulan, jika kalian masih memiliki harga diri maka…" Perkataan Fang Chen dipotong oleh salah satu mereka.


"Kami menerimanya, jika kamu berhasil mengalahkan kami 100 prajurit ini, kami akan mendengarkanmu tanpa ada bantahan sama sekali, kami juga akan selalu berada di bawah perintahmu meskipun melewati bara api, terjun ke jurang dll!" Salah seorang prajurit membuat janji kepada Fang Chen.


Fang Chen tersenyum menyeramkan, dia kemudian berteriak, "Bagi yang memiliki pemikiran yang sama dengan mereka, kalian boleh bergabung untuk melawanku!” 


Ternyata, prajurit pasukan khusus ini cukup sombong, setengah dari mereka kini bergabung dengan para senior mereka dan berniat untuk melawan Fang Chen.


“Bagi yang lainnya, diharapkan untuk menyaksikan pertarungan ini dari pinggir lapangan latihan, aku akan menyuguhkan sebuah pertarungan yang indah kepada kalian semua!” Fang Chen memberikan instruksi lagi.

__ADS_1


Sekarang di lapangan latihan hanya menyisakan Fang Chen yang akan melawan sekitar 500 orang yang berbeda pandangan dengannya, sedangkan prajurit lainnya melihat dari samping lapangan latihan.


“Sekarang mari kita mulai!” Fang Chen mempersilahkan para prajurit itu menyerangnya terlebih dulu.


“Kalau begitu jangan salahkan kami!” Para prajurit langsung berlarian menuju ke arah Fang Chen dengan berbagai jurus yang mereka kuasai.


Fang Chen masih membiarkan mereka semua berada di atas kemenangan, setelah jarak antara dirinya dan para prajurit sisa sekitar tiga meter dia mengatakan sesuatu.


“Ranah Kultivasi : Path of Tribulation level 10!” Fang Chen langsung menggunakan kekuatan maksimalnya, dia langsung ingin menunjukkan perbedaan kultivasi yang signifikan kepada semua prajurit itu.


*BAAM!


Tekanan yang sangat kuat tersebut membuat semua prajurit yang awalnya ingin menyerang Fang Chen, langsung jatuh lemas, tubuh mereka semua ambruk dan menghantam ke tanah akibat perubahan tekanan yang terlalu tiba-tiba.


Sepuluh detik berlalu, ratusan prajurit langsung pingsan, mereka semua tidak tahan dengan tekanan kultivasi yang dikeluarkan Fang Chen.


“Ternyata kalian semua hanya omong kosong saja, bukankah tadi kalian bilang ingin menghajarku, sekarang bergerak pun kalian sangat kesulitan bukan? Oh aku salah maaf, jangankan bergerak, bernafas pun kalian kesusahan!” Fang Chen menyombongkan diri.


“Ingatlah perkataanku, kalian memang cukup kuat karena kalian memiliki kultivasi antara ranah King hingga ranah Emperor, kalian boleh sombong dengan kekuatan yang kalian miliki!”


“Tapi patrikan di hati kalian bahwa diatas langit masih ada langit, dan di atasnya lagi ada aku, Fang Chen!” Fang Chen berniat untuk menghancurkan mental semua prajurit agar selama waktu pelatihan nanti, semua harga diri dan sifat egois mereka menghilang sepenuhnya.


Fang Chen menambahkan sedikit aura membunuhnya, yang akhirnya dalam waktu kurang dari satu menit, semua prajurit pingsan dengan posisi mata terbuka.


Fang Chen menarik tekanan kultivasi dan aura membunuhnya, kemudian menyuruh prajurit yang berada di luar lapangan latihan untuk mengangkat prajurit yang pingsan menuju rumah sakit militer yang ada.

__ADS_1


__ADS_2