SISTEM KULTIVASI MODERN

SISTEM KULTIVASI MODERN
P153 - Pengakuan Hai Rong


__ADS_3

“Selamat datang ayah kandung!”


“Selamat datang suamiku!”


Fang Yuan dan Ibunya, Hai Rong, menyambut Raja Hantu yang baru saja datang, mereka berdua mendekat dan kemudian saling berpelukan dengan Raja Hantu.


Perawakan Raja Hantu sama seperti kebanyakan laki-laki bahkan dia cenderung cukup tampan untuk ukuran seorang berusia 41 tahun.


Tubuhnya tegak, kakinya jenjang dan memiliki aura yang menakutkan, karena ilmu yang dipelajarinya.


Raja Hantu ini hanyalah sebuah julukan yang diberikan oleh orang-orang kepadanya, karena dia fokus dalam mempelajari keterampilan mengendalikan hantu.


“Mari kita masuk terlebih dulu sayang, kita akan membicarakan permasalahan ini dengan semua orang di aula keluarga.”


Hai Rong dengan manja bergelantungan di tangan Raja Hantu.


“Mari ayah!”


Fang Chen menuntun ayah kandungnya menuju ke aula keluarga, diikuti oleh semua tetua penting keluarga yang kini sudah menjadi bawahan mereka.


Singkat cerita, Raja Hantu duduk di kursi Patriark, jika peristiwa ini terjadi di keluarga lain mungkin akan terjadi pertempuran.


Karena siapa saja yang berani duduk di kursi Patriark tanpa dia memiliki garis keturunan atau Patriark yang sah dianggap sebagai penghinaan bagi keluarga yang berkaitan.


Tapi, Keluarga Fang sedikit berbeda, dalam belasan tahun terakhir semua kepemimpinan perlahan luntur dari Patriark sah mereka dan malah Raja Hantu inilah yang menjadi pemimpin dari balik bayang sesungguhnya.


Padahal, Patriark Fang Yuze yang masih tersenyum tidak jelas karena terkena mental akibat perkataan Fang Chen di Ruang Tunggu tadi, masih berada di pojok aula itu ditemani dua pasukan bayangan yang setia kepadanya.


Tapi, semua orang tidak menganggapnya ada, belasan tetua dan para petinggi lainnya, hanya menganggapnya sebagai orang hina yang membuat mereka semua terjerumus untuk terus menaati Raja Hantu, Istri dan Anaknya itu.


Bagaimana tidak, kebanyakan dari para tetua dan petinggi yang awalnya tidak suka dengan kedatangan Hai Rong harus menyerahkan dirinya setelah mereka juga di racun serangga oleh Hai Rong.


Mau tidak mau, mereka semua harus mengikuti semua keinginan Hai Rong dan menjadikannya pemimpin sesungguhnya bagi Keluarga Fang.


Kembali ke Raja Hantu.


“Baiklah sekarang adakah yang bisa menjelaskan?”


“Biarkan aku yang menjelaskan suami, siapa musuh kita sebenarnya.”

__ADS_1


Hai Rong mulai menceritakan asal mula permasalahan mulai awal dirinya dan ibunya bisa menjadi anggota Keluarga Fang, dengan suara yang sedikit keras, alhasil semua orang bisa mendengarnya bercerita.


“Musuh kuat kita kali ini adalah hasil dari rencana kita waktu itu.”


“Setelah aku berhasil membuat Patriark Fang Yuze jatuh cinta kepadaku dan menceraikan istrinya, kesalahan terbesarku waktu itu adalah membiarkan anaknya hidup.”


“Anak itu memiliki dendam kesumat dengan ayahnya, terlebih lagi kepadaku, karena telah mengambil kebahagiaan keluarganya.”


“Bisa kamu rincikan lagi, terus kenapa kalau hanya bocah kecil ingusan, apakah kalian menjadi lemah hanya untuk mengurus hal sepele seperti itu?”


Raja Hantu mencoba untuk mengulik semua ceritanya agar lebih mendetail.


“Baiklah.”


“Aku akan menceritakan semuanya dengan singkat.”


“Kita akan memulainya dari beberapa tahun yang lalu, setelah Fang Yuan sudah berusia sekitar 15 tahun.”


“Entah apa yang membuat Patriark Fang Yuze kembali mengingat masa lalunya, dia mencoba untuk mencari anaknya yang sudah menghilang belasan tahun dari istri pertamanya.”


“Tapi Patriark Fang Yuze tidak bisa menemukan dimana keberadaan anaknya, yang diketahui hanyalah makam dari istrinya pertamanya.”


“Setelah pencarian yang menghabiskan uang yang tidak kecil, dia menemukan sebuah petunjuk, bahwa anaknya sekarang sudah hidup di sebuah rumah susun di pinggir kota Beijing.”


“Patriark Fang Yuze memberikan perintah kepada beberapa orang kepercayaannya untuk terus mengawasi pertumbuhan anak itu.”


“Sampai aku mendengar bahwa sebagai penebusan rasa bersalahnya dulu, dia ingin mewariskan sebagian besar kekayaannya kepada anak itu.”


“Tentu saja, aku sangat marah, bagaimana mungkin tujuanku selama ini yang menguasai semua harta dan kekuasaan Keluarga Fang akan kalah dengan anak itu.”


“Akhirnya aku izin kepadamu untuk menggunakan beberapa trik kotor, kamu akhirnya memberikan beberapa racun serangga yang berbentuk ulat bulu kecil.”


“Agar semua hal sesuai dengan rencana dan yang menjadi penguasa Keluarga Fang ini adalah aku dan anak kita, aku akhirnya memberikan racun serangga itu kepada Patriark Fang Yuze.”


“Untuk menjaga kerahasiaan ini juga, aku juga memberikan racun serangga ini kepada semua orang yang ada disini, agar mereka semua patuh dan tidak mengkhianatiku.”


“Karena aku bisa mengendalikan racun serangga itu untuk langsung menyerang jantung mereka dan membunuh mereka semua dalam sekejap.”


“Hahaha, itu baru istriku, kamu memang yang terbaik, kamu masih kejam seperti biasanya.”

__ADS_1


Raja Hantu memuji istrinya, tapi respon yang didapatkan berbeda dari kebanyakan tetua dan petinggi, mereka semua menelan ludah dan berkeringat dingin mendengar kata-kata yang keluarga dari mulut wanita busuk yang harus mereka patuhi itu.


“Baiklah lanjutkan!”


“Akhirnya aku sedikit menyiksa Patriark Fang Yuze dan beberapa tetua yang tidak sependapat denganku, termasuk orang-orang kepercayaan Patriark Fang Yuze.”


“Patriark Fang Yuze akhirnya tidak meneruskan untuk mewariskan hartanya kepada anak itu dan menghentikan semua pemantauan mengenai anak itu, dia masih memikirkan mengenai nyawanya.”


“Melihat adanya kesempatan besar, aku langsung menyewa beberapa pembunuh bayaran yang cukup kuat untuk membunuh anak itu, tapi semua pembunuh bayaran itu mati dengan luka yang rapi.”


“Sebagai seorang kultivator, melihat luka yang begitu rapi, apalagi pembunuh bayaran yang aku kirim tidak sedikit, aku berasumsi bahwa mungkin Patriark Fang Yuze masih mengirimkan satu orang untuk melindungi anak itu.”


“Aku marah dan menyiksa Patriark Fang Yuze, agar dia membeberkan kebenarannya, tapi setelah beberapa bulan aku menyiksanya, dia tak kunjung mengatakan kebenaran.”


“Hingga sampai satu titik, aku menyimpulkan memang ada orang yang berniat melindungi anak itu, dia terlihat seperti kakek-kakek tua, tapi aku tidak bisa melihat seberapa tinggi kultivasinya.”


“Aku menyerah untuk anak itu, lagipula Patriark Fang Yuze juga sudah tidak berhubungan dengan anak itu lagi, sampai beberapa bulan yang lalu, munculah tokoh besar baru di ibukota bernama Fang Chen.”


“Dari sinilah semuanya menjadi sebuah masalah yang pelik, dia tiba-tiba saja menjadi super kuat untuk anak seusianya, terlebih lagi dia juga memiliki bawahan yang sangat setia.”


“Fang Chen ini, setiap kesempatan berbicara di depan umum, dia selalu memberikan ancaman atau peringatan kepada Keluarga Fang dan Keluarga Huang.”


“Kita kesampingkan masalah Keluarga Huang.”


“Kenapa Fang Chen selalu mengancam Keluarga Fang karena ternyata dia adalah anak dari Fang Yuze tadi.”


“Entah berkah apa yang dia dapatkan, semua track record yang masuk dalam analisis mata-mata mengatakan dia orang yang sangat berbahaya.”


“Bahkan ada dua buah informasi yang cukup bisa diandalkan mengenai kejadian besar yang dia lakukan.”


“Pertama mengenai pembantaian ribuan orang di Provinsi Hubei yang menimpa Keluarga Song.”


“Kedua dikabarkan Fang Chen dan kelima bawahannya mendatangi Keluarga Huang dan berhasil membuat Patriark Huang kalah.”


“Dengan dua bukti ini, bisa disimpulkan dia sangat kuat, bahkan tadi, ketika di perusahaan, dia datang untuk mengakuisisi Fang Corporation, kami ingin menolak tapi dia mengeluarkan tekanan dan aura membunuhnya sampai membuatku dan yang lainnya pingsan.”


“Itulah alasan kami sampai memanggilmu suami, sepertinya Fang Chen sudah berhasil menerobos ranah sama sepertimu, karena kami semua tidak ada yang bisa merasakan seberapa dalam kultivasinya itu.”


Hai Rong mengakhiri penjelasan mengenai Fang Chen dan semua keterlibatannya di berbagai masalah, hingga akhirnya menyimpulkan harus memanggil Raja Hantu atau suaminya sendiri tersebut.

__ADS_1


__ADS_2