
“Laohua mau ikut!”
Laohua merengek pada Weiwruo, meminta agar Weiruo membawanya pergi bersama.
“Itu rencana yang beresiko,” ucap Da Feng.
“Sekte Teratai Emas akan mengejar cepat atau lambat, aku sudah merencanakan semuanya, Laohua akan aman denganmu di sisinya.”
Da Feng mengerutkan dahinya, ingin rasanya menolak rencana Weiruo, tapi selain itu tidak ada cara yang lebih baik dengan resiko lebih kecil.
Keduanya akan berpisah, Weiruo akan pergi ke Kekaisaran Shengshui, ke Sekte Cakar naga lebih tepatnya. Weiruo akan menemui Fu Cheng untuk meminta perlindungan sementara waktu hingga Sekte Teratai Emas berhenti mencari dirinya.
Weiruo tidak begitu yakin dengan rencananya menemui Fu Cheng, tapi dengan hutang sebelumnya besar kemungkinan besar pria tersebut mau membantu Weiruo.
Weiruo tidak bisa mengajak Laohua maupun Da Feng karena jarak yang jauh serta tidak menjamin Fu Cheng akan menerima permintaannya, sehingga meminta mereka pergi ke Kota Gohu, Weiruo akan memberikan mereka tanda pengenal khusus sehingga Shema akan mengenali mereka dan melindungi keduanya selama Weiruo pergi.
Tidak ada waktu memikirkan cara lain, Da Feng hanya bisa setuju. Weiruo mengatakan jika mereka akan pergi ketika pagi tiba.
Sudah tiga hari mereka bersembunyi di desa kecil di perbatasan kekaisaran Huangjin untuk bersembunyi. Walaupun Sekte Teratai Emas cukup terkenal di kekaisaran tersebut tentunya mereka membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk menemukan Weiruo.
Weiruo menggunakan obat khusus untuk mengubah warna rambut Laohua menjadi hitam, obat tersebut setidaknya akan bertahan selama tiga hari jika rambut tidak dicuci.
“Jangan mengucir rambutmu dengan bentuk seperti yang dulu untuk sementara waktu. Jangan berbicara dengan orang lain selain Da Feng sampai ke Kota Gohu, apa kau mengerti?”
Laohua mengangguk paham, memahami tiap larangan yang Weiruo katakan.
Weiruo kemudian beralih pada Da Feng, penampilannya kini terlihat seperti seorang pedagang daripada seorang pendekar.
“Menyamarlah sebaik mungkin, oleskan ini ketika rambutnya mulai berubah warna. Lalu tunjukkan ini pada Shema, dia pasti mengenalinya. Jangan menghilangkannya.”
Da Feng menerima sebotol obat khusus yang digunakan Weiruo untuk mengubah warna rambut Laohua, kemudian sebuah gelang yang biasanya digunakan oleh gadis tersebut.
“Aku tidak akan menghilangannya.”
Seutas senyum menghiasi wajah keduanya, Da Feng menghembuskan napas pelan sebelum mengucapkan salam perpisahan.
__ADS_1
***
Sekte Teratai Emas menyebar begitu banyak anggota sektenya untuk mencari keberadaan Weiruo, selebaran berisi informasi Weiruo tersebar di berbagai tempat.
“Seorang gadis dengan burung api.”
Weiruo terkekeh pelan membaca ciri-ciri yang dijelaskan di selebaran yang Weiruo temukan.
Semuanya seperti yang Weiruo perkirakan, Sekte Teratai emas mencarinya di berbagai tempat, bahkan ia sempat melihat beberapa anggota sekte tersebut berjalan di jalanan kota.
Da Feng dan Laohua pergi ke arah berlawanan, Weiruo secara bertahap akan muncul dari satu tempat ke tempat lain untuk memancing Sekte Teratai Emas sehingga teralih dari Da Feng nantinya.
Seminggu berlalu, Weiruo berhasil tiba di kota kecil yang terletak di perbatasan Kekaisaran Shengshui. Kota tersebut cukup besar, di samping kota terdapat sebuah danau yang begitu besar sehingga cukup banyak kapal nelayan di pinggir danau.
Weiruo beristirahat selama satu malam di penginapan, keesokan harinya segera meninggalkan kota ketika matahari baru saja terbit. Selama semalam itu Weiro mendapat sedikit informasi jika Sekte Cakar Naga secara tiba-tiba menutup diri dari dunia luar sebulan yang lalu, setiap orang yang datang akan diminta untuk pergi dan kembali ketika mereka sudah membuka diri.
Dalam dua hari Weiruo tiba di Sekte Cakar Naga. Sekte tersebut memiliki wilayah yang begitu besar, tidak heran karena sekte tersebut termasuk satu dari tiga sekte terkuat di Benua Tainkong.
Setibanya di gerbang Weiruo dihentikan oleh dua ornag pemuda, mereka bertanya apa tujuan Weiruo mendatangi sekte, padahal sudah sebulan mereka menutup diri dan begitu banyak orang yang mengetahui hal itu.
“Maaf, Nona, Ketua Sekte sedang tidak ingin bertemu dengan siapapun.”
“Ini sangat penting, katakan seseorang bernama Ruo ingin menemuinya.”
Kedua pemuda tersebut terlihat ragu, tapi mereka juga khawatir jika Weiruo merupakan tamu penting melihat bagaimana Weiruo bersikap.
Akhirnya salah satu dari mereka memutuskan untuk memanggil Fu Cheng setelah perdebatan kecil satu sama lain.
Mungkin karena ukuran sekte tersebut yang begitu besar, pemuda tersebut pergi begitu lama.
Setengah jam kemudian sosok Fu Cheng muncul dengan wajah yang begitu cerah, pria tersebut menghampiri Weiruo dengan senyum lebar di wajahnya. Tidak jauh di belakangnya pemuda yang tadi pergi memanggil Fu Cheng juga kemballi.
“Nona Ruo! Penyelamatku!” panggil Fu Cheng begitu bersemangat.
“Tuan Fu jangan melebih-lebihkan.” Weiruo segera membalas salam dari Fu Cheng.
__ADS_1
Keduanya kemudian memasuki sekte sembari berbincang ringan. Fu Cheng banyak menceritakan tentang putri serta cucu kesayangannya yang kini sudah sehat berkat tanaman spiritual yang berhasil Fu Cheng dapatkan dari Weiruo.
Fu Cheng mengatakan pil yang dibuat dengan Bunga Cahaya Bulan yang ia beli sebelumnya memiliki efek yang jauh lebih kuat dari pil yang sebelumnya pernah dibuat oleh ahli pil kenalan Fu Cheng.
Fu Cheng membawa Weiruo ke kediamannya, mengajaknya ke ruang tamu dan menyajikan seteko teh hangat.
“Seperti kondisi Nona Ruo tidak begitu baik.”
Weiruo tersenyum tipis dan menyeruput teh di cangkirnya.
“Jujur saja, aku datang untuk meminta bantuan,” ucap Weiruo setelah meletakkan cangkirnya.
“Bantuan? Apa yang Nona butuhkan?”
“Perlindungan.”
Fu Cheng mengangkat alisnya bingung. Weiruo kemudian menjelaskan tentang masalah yang ia alami dengan Sekte Teratai Emas.
Untuk saat ini Sekte Teratai Emas masih gencar mencari Weiruo, dengan kemunculan Weiruo yang terus bepindah akan memancing Sekte Teratai Emas menjauh dari Laohua serta Da Feng. Saat ini yang lebih penting adalah bagaimana dia aman dari kejaran mereka semua.
Tawa keras Fu Cheng terdengar setelah Weiruo menyelesaikan ceritanya. Weiruo sedikit heran melihat respon Fu Cheng, apa berarti pria tersbeut menolak permintaannya?
“Sekte Teratai Emas? Perlukah aku menghapus keberadaan mereka?” Fu Cheng tersenyum lebar.
“Tidak perlu, aku hanya ingin menyembunyikan keberadaanku hingga pencarian mereka sedikit mereda.”
“Nona, jangan sungkan meminta bantuanku, kau sudah menyelamatkan putri serta cucuku, menghapus sekte kecil seperti mereka bukanlah hal besar untukku.”
Weiruo sekali lagi menolak, ia benar-benar tidak membutuhkan bantuan Fu Cheng untuk hal seperti itu.
Melihat kondisi Weiruo yang terlihat kelelahan, Fu Cheng tidak berlama-lama berbincang dengan gadis tersebut sebelum mengantarnya ke kamar tamu di kediamannya.
Satu masalah teratasi, Weiruo bernapas lega dan berbaring di tempat tidur, begitupun dengan Chie.
“Aku pasti akan membereskan mereka, sekarang seperti ini saja dulu.”
__ADS_1