Strongest Lady

Strongest Lady
Ch. 46-Alasan Ca Hongqi


__ADS_3

Hati weiruo terasa tidak tenang, jika Ca Hongqi berhasil menemukannya makan pertarungan mungkin saja tidak dapat dihindari. Weiruo khawatir jika anggota Sekte Cakar Naga terluka karena bertarung nantinya.


Di tengah keresahannya Weiruo kembali tersadar ketika merasakan getara kecil dari tanah, awalnya Weiruo mengira jika getaran tersebut hanya gempa kecil biasa. Namun, beberapa saat kemudian sebuah energi yang luar biasa menekan langsung membuat Weiruo jatuh berlutut di tanah.


Entah dari mana energi tersebut berasal, jika energi tersebut berasal dari seorang pendekar yang menerobos ke tingkat tinggi Weiruo sedikit meragunkan itu karena energi yang dihasilkan tidak menekan seperti saat ini.


“Apa terjadi sesuatu pada Ketua Sekte?”


Weiruo dengan sekuat tenaga berusaha menguatkan kedua kakinya untuk berdiri, langkah demi langkah Weiruo lakukan dengan susah parah hanya untuk mencapai gerbang kediaman Fu Cheng.


Dengan hati-hati Weiruo menuruni satu demi satu anak tangga menuju bawah bukit kediaman Fu Cheng.


“Kita bertemu lagi, Nona Penyusup.”


Weiruo tersentak, seketika begitu waspada dengan suara barusan. Dari tangga bawah Ca Hongqi berjalan mendekat dengan sebuah pedang di tangannya.


“Kita selesaikan semuanya di sini.”


Ca Hongqi melompat dan melepaskan sebuah serangan kepada Weiruo, untungnya Weiruo berhasil bereaksi dengan cepat sehingga berhasil menghindari serangan itu.


Weiruo mengeluarkan pedangnya dan melawan balik. Namun, karena Weiruo masih di bawah tekanan asing Ca Hongqi mengunggulinya dengan mudah.


Serangan demi serangan berusaha dihindari oleh Weiruo, Ca Hongqi yang merasa unggul terus melancarkan serangan mematikan.


Weiruo menggenggam erat pedangnya, menahan tebasan yang diarahkan Fu Cheng dari samping kirinya. Serangan yang dilancarkan oleh Ca Hongqi mengandung tenaga dalam yang tidak sedikit, Weiruo kehilangan pijakannya karena menahan serangan tersebut.


Melihat celah kecil, Ca Hongqi mengumpulkan tenaga dalam dan melancarkan serangan tapak ke perut Weiruo. Karena kehilangan fokus untuk sesaat Weiruo gagal menahan serangan tersebut dan dirinya terlempar ke belakang begitu serangan Ca Hongqi mengenainya.


Darah mengalir dari sudut bibir Weiruo, tangan kanannya bergetar sehingga mulai kesulitan hanya untuk mengangkat pedang di tangannya.


Memanfaatkan kondisi Weiruo, Ca Hongqi mengalirkan lebih banyak tenaga dalam ke pedangnya dan melesat ke arah gadis tersebut.


Di saat Ca Hongqi sudah yakin dengan kemenangannya, sosok misterius secara tiba-tiba muncul di depan Weiruo, sepersekian detik sebelum pedang Ca Hongqi mengenai leher gadis tersebut.


Pedang Ca Hongqi terhenti, membuat pria tersebut terkejut bukan main, terlebih pedangnya hanya dihentikan dengan jari-jari sosok tersebut.


Sosok tersebut menggenggam pedang Ca Hongqi, dengan sedikit tenaga menghancurkan bilah pedang menjadi beberapa bagian.

__ADS_1


Potongan pedang Ca Hongqi jatuh begitu saja ke tanah, belum sempat Ca Hongqi merespon sosok tersebut sudah lebih dulu menusuk dada Ca Hongqi dengan tangannya.


“Dasar manusia bodoh.”


Sosok tersebut menarik tangannya, seketika juga tubuh Ca Hongqi jatuh ke tanah, darah sedikit demi sedikit membasahi anak tangga di sekitar jasad pria tersebut.


“Siapa kau?”


***


Beberapa tetua Sekte Cakar Naga menyusul Fu Cheng menuju Gunung Naga, mereka tentu khawatir jika terjadi sesuatu pada anak didik mereka.


Dengan segera mereka tiba di Gunung Naga, Fu Cheng sedikit bernapas lega mengetahui jika semua murid sektenya yang berlatih di Gunung Naga sudah keluar sesaat setelah energi mengerikan itu muncul.


Para tetua segera menanyai apa yang terjadi di Gunung Naga, tapi tidak ada satupun yang mengetahui asal energi tersebut berasal.


Tidak lama tekanan luar biasa yang begitu mengerikan tersebut perlahan menghilang, dari pintu masuk tempat pelatihan sosok pria tua keluar dengan langkah pelan.


Kulitnya memiliki cukup banyak keriput terutama pada bagian wajahnya, rambutnya pun sepenuhnya berwarna putih. Namun, walaupun terlihat begitu tua sosok tersebut berjalan tegap layaknya pria muda, tidak sesuai dengan penampilan luarnya.


Belum sempat Fu Cheng buka suara, sosok tersebut melesat pergi meninggalkan mereka semua.


Terlebih setelah melihat sosok tersebut pergi ke arah kediamannya, yang juga menjadi tempat tinggal sementara untuk Weiruo. Fu Cheng masih ingat jika kondisi Weiruo belum sepenuhnya pulih.


Fu Cheng berhasil menyusul, pria tersebut tidak dapat menyembunyikan keterkejutannya melihat Ca Hongqi yang sudah terbaring tak bernyawa dengan luka di dadanya.


“Nona Ruo, menjauh dari sana!”


Fu Cheng memusatkan tenaga dalam ke kedua tangannya, membentuk sebuah lapisan energi yang terlihat begitu mirip dengan sisik-sisik naga.


“Lancang sekali menyerang sosok yang telah memberikanmu kekuatan!”


Sosok tersebut mengayunkan tangannya, menciptakan angin yang mendorong mundur Fu Cheng dan para tetua yang berusaha maju menyerang.


“Shulong?”


“Siapa lagi jika bukan aku? Apa kau melupakan suaraku?”

__ADS_1


“Nona Ruo, apa kalian saling mengenal?” tanya Fu Cheng.


Weiruo mengiyakan, kemudian Shulong menjelaskan identitasnya pada semua orang yang ada di tempat tersebut.


“Sepertinya hanya ototmu yang besar, tidak dengan otakmu. Katakan, kau Ketua Sekte Cakar Naga ke berapa?”


“T-tujuh.”


“Aku harus berbicara denganmu secara empat mata.”


Shulong pergi bersama Fu Cheng, para tetua sebagian kembali lalu sebagian mengurus jasad Ca Hongqi.


Weiruo merasa sedikit lega, setidaknya dengan kematian Ca Hongqi musuhnya sedikit berkurang.


Keesokan harinya Weiruo dibuat kehabisan kata-kata mengetahui Shulong serta Fu Cheng pergi mendatangi Sekte Teratai Emas dan menghancurkan sekte tersebut dalam satu malam.


Sekte Teratai Emas dibrak-abrik oleh keduanya, semua anggota sekte tersebut tidak satupun yang selamat, semuanya tewas malam itu juga.


Weiruo merasa tindakan Shulong berlebihan, tapi Fu Cheng menjelaskan jika hal seperti itu tidak asing di telinga para pendekar. Tidak jarang sebuah sekte kecil hancur maupun hilang setelah menyinggung sekte besar.


Sekte Cakar Naga bukan sekte alirah putih tapi bukan juga sekte aliran hitam, Sekte Cakar Naga merupakan sekte aliran netral. Fu Cheng tidak pernah melakukan penyerangan tanpa alasan yang jelas, kehancuran Sekte Teratai Emas merupakan apa yang seharusnya sekte tersebut dapat setelah semua kejahatan yang mereka lakukan.


Sekte Teratai Emas luarnya saja memihak aliran putih, nyatanya sekte tersebut memiliki cukup banyak hubungan dengan dunia bawah.


Begitu banyak bukti yang berhasil Fu Cheng dapatkan setelah pembantaian tadi malam, salah satunya adalah bukti jika Sekte Teratai Emas memiliki hubungan yang cukup erat dengan Lembah Darah.


“Apa ada sesuatu yang berhubungan dengan penculikan seorang anak kecil?”


“Ada. Lalu setelah menggeledah seluruh kediaman Ca Hongqi, aku menemukan semua ini.”


Fu Cheng mengeluarkan setumpuk kecil kertas berisi berbagai macam pesan untuk seseorang.


Weiruo membaca tiap isinya dengan teliti, baru separuh saja emosi Weiruo sudah memuncak.


Pria tersebut, Ca Hongqi, menculik Laohua karena terlalu terobsesi dengan ibu Laohua.


“Dia ingin menjadikan Laohua pendamping hidupnya.”

__ADS_1


Weiruo membakar semua surat-surat tersebut tanpa pikir panjang, ingin rasanya Weiruo melakukan hal yang sama pada Ca Hongqi.


__ADS_2