
Weiruo kembali mendatangi Shulong keesokan harinya. Tujuannya hanya satu, menanyakan lebih rinci tentang empat Binatang Suci.
‘Itu karena ingatan mereka kembali, dulu akupun menghancurkan sebuah hutan karena tidak dapat mengendalikan kekuatanku. Chie dan Laohua, penerus kekuatan Phoenix dan Harimau Putih, keduanya masih belum memiliki kekuatan yang cukup sehingga daya hancur mereka tidak terlalu besar.’
“Setelah ‘kebangkitan’, ingatan kehidpan mereka sebelum bereinkarnasi akan kembali, berarti mereka berdua sudah mengetahui identitas mereka, bukan begitu?”
‘Ya.’
Weiruo memijit keningnya pelan, jika keuatan milik Chie dan Laohu telah bangkit artinya empat Binatang Suci kembali lengkap seperti dahulu kala.
Chie sang Phoenix dengan kemampuan penyembuhan yang luar biasa, darah serta air mata Phoenix memiliki kekuatan yang luar biasa, dikisahkan darah Phoenix bahkan mampu menumbuhkan anggota tubuh yang hilang.
Ca Hongqi gencar mencari Weiruo pastinya bukan hanya karena gadis tersebut telah menyusup ke dalam sektenya, melainkan keberadaan Chie bersamanya.
“Kau akan terbangun dalam satu bulan, apa yang ingin kau lakukan setelahnya?” tanya Weiruo.
‘Aku akan mengumpulkan tenagaku, lalu berdiam di gunung ini, menikmati masa damai yang begitu menenangkan.’
Weiruo melirik Chie, sebagai satu dari empat Binatang Suci tentu Chie akan terus bertambah kuat dari waktu ke waktu, Weiruo tidak yakin dapat menjadi tuan dari burung kecil tersebut.
‘Dia akan terus bersamamu, dia begitu menyayangimu, itu yang dia katakan padaku.’
Weiruo tersentak, baru menyadari jika Chie sudah berada di pundak kirinya dan menggosokkan kepalanya penuh kasih kepada gadis tersebut.
Entah yang Shulong katakan hanya kalimat penghibur atau benar-benar isi hati Chie, Weiruo sudah merasa senang mendengar jika Chie tidak berniat meninggalkannya. Namun, Weiruo juga tidak berharap lebih ke depannya.
‘Ah, sepertinya begitu menyenangan menggosokkan kepala ke Tuanmu.’
Weiruo berhenti mengelus Chia, gadis tersebut kemudian berjalan mendekati shulong dan mengelus kepalany pelan.
“Bagaimana? Apa merasa senang?”
Tidak ada jawaban dari Shulong, sempat hening untuk beberapa saat sebelum Shulong kembali bersuara.
‘Jaga mereka baik-baik, kita akan bertemu lagi suatu hari nanti. Akan kutunjukkan kekuatan sebenarnya dari Naga Biru yang begitu dipuja.’
“Bagaimana jika aku dapat membantumu bangun dari tidur panjangmu?” Weiruo menyilangkan kedua tangannya di depan dada.
Terdengar suara tawa Shulong di kepala Weiruo, naga tersebut mengatakan jika pendekar lemah seperti Weiruo mustahil dapat membantunya.
__ADS_1
Weiruo hanya tertawa kecil sebelum mengeluarkan satu botol kecil berisi sebuah pil.
“Ini Pil Lautan energi, seharusnya kau tahu tentang pil ini.” Senyum kecil menghiasi wajah Weiruo.
‘Apa yang kau inginkan?’
“Kau sangat cerdas. Jadilah bawahanku.”
Dirinya saat ini memang bukan apa-apa di mata Shulong, tapi dengan latihan keras bukan tidak mungkin nantinya kekuatan Weiruo setara dengan Shulong. Lagipula tidak ada salahnya memiliki bawahan yang jauh lebih kuat.
‘Kembalilah manusia, terlalu cepat seribu tahun bagimu untuk menjadi tuanku,’ tolak Shulong tanpa banyak bicara.
“Kau begitu sombong. Baiklah jika kau menolak, ayo pergi, Chie.”
Weiruo membawa Chie pergi dari tempat tersebut, Chie hanya bisa menurut dan mengikuti Weiruo setelah menggosokkan kepalanya dengan kepala Shulong.
Selama Weiruo pergi gadis tersebut sudah menyampaikan pada Fu Cheng agar tidak diganggu karena ingin berlatih, sehingga tidak ada satupun ornag yang datang ke kediamannya sampai gadis tersebut keluar dengan sendirinya dari ruang tersebut.
Setelah kembali Chie terlihat cukup gelisah dan terlihat murung, burung tersebut hanya meringkuk di sudut tempat tidur dan tidak merespon ketika Weiruo berusaha memanggilnya.
“Apa kau marah,Chie?”
Weiruo menghembuskan napas pelan melihat sikap Chie, gadis tersebut segera tidur di tempat tidurnya daripada meladeni Chie.
Keesokan paginya Weiruo dikejutkan dengan kabar kedatangan Sekte Teratai Emas di Sekte Cakar Naga.
Sekte Cakar Naga sudah membuka diri kembali kemarin setelah masalah internal sekte terselesaikan. Melihat kedatangan SekteTeratai Emas yang begitu cepat tentu Weiruo menyadari jika Ca Hongqi sudah lama menunggu terbukanya pintu menuju Sekte Cakar Naga.
“Chie, kau boleh menemui Shulong, jangan terus-terusan murung seperti itu.
Perkataan Weiruo barusan langsung membuat Chie bersemangat dan terbang di udara dengan riang.
***
“Saya merasa terhormat disambut dengan baik oleh anda,” ucap Ca Hongqi seraya memberi hormat kepada Fu Cheng.
“Duduklah, aku ingin tahu apa yang membawa Ketua Sekte Teratai Emas ke tempatku.”
Ca Hongqi duduk setelah memberi salam untuk yang kedua kalinya. Pria tersebut kemudian menjelaskan tentang kekacauan yang terjadi di sektenya beberapa waktu yang lalu.
__ADS_1
“Saya mendapat informasi jika penyusup itu mendatangi Sekte Cakar Naga, saya—“
“Jadi maksudmu anggota sekteku mengusik sektemu?” potong Fu Cheng tiba-tiba.
Ca Hongqi hampir tersedak napasnya sendiri dengan pertanyaan Fu Cheng, saat ini jika dirinya salah mengucapkan kalimat sedikit saja bukan tidak mungkin bagi Fu Cheng menghabisinya.
Pria tersebut menjelaskan sekali lagi, setelahnya meminta informasi tentang Weiruo kepada Fu Cheng.
“Tidak ada satupun anggota sekteku dengan ciri-ciri seperti itu. jika hanya itu yang kau cari cepatlah pergi sebelum aku melemparmu keluar.”
“S-Senior Fu, tidak bisa—“
“APA UCAPANKU KURANG JELAS DI TELINGAMU?”
Fu Cheng mengibaskan tangannya, sebuah angin dengan kekuatan yang begitu besarmelewati Ca Hongqi. Setelah angin tersebut melewatinya, suara keras terdengar dan Ca Hongqi reflek berbalik.
Langit-langit ruangan tersebut mengalami kerusakan begitu parah, bahkan langit biru yang cerah terlihat jelas dari dalam ruangan.
Fu Cheng hanya mengayunkan tangannya, tapi sudah menghasilkan kerusakan yang begitu parah, Ca Hongqi tidak dapat membayangkan jika Fu Cheng menggunakan tenaga dalam dengan jumlah yang besar sebelumnya.
“Maafkan kelancangan saya. Saya akan segera pergi.”
Ca Hongqi beranjak dari tempatnya sesegera mungkin, bahkan teh yang disajikan tidak sempat disentuh olehnya.
Belum sampai Ca Hongqi tiba di pintu keluar, pria tersebut berhenti secara tiba-tiba karena merasakan getaran dari lantai tempatnya berpijak.
“Apa yang terjadi?” Fu Cheng juga merasakan hal yang sama dan segera keluar dari tempat tersebut.
Fu Cheng melihat Gunung Naga dari kejauhan, merakan energi aneh dari gunung tersebut.
Yang menjadi masalah bagi Fu Cheng bukanlah energi yang menyelimuti seluruh sekte, tapi keselamatan murid-murid sekte yang tengah berlatih di dalam Gunung Naga.
“Segera pergi dari tempat ini atau seluruh sektemua akan merasakan akibatnya.”
Fu Cheng segera melompat dari atap ke atap menuju Gunung Naga yang terletak begitu jauh dari posisinya sekarang.
Ca Hongqi dikawal seorang pemuda untuk keluar dari sekte. Namun, sebuah gempa dengan kekuatan cukup besar terjadi dan di saat bersamaan tekanan yang luar biasa menguasai seluruh Sekte Cakar Naga.
Begitu banyak murid-murid dari Sekte Cakar Naga yang jatuh berlutut ke tanah, mereka yang belum mencapai tahap Pendekar Fondasi Jiwa begitu kesulitan menahan diri agar tidak jatuh ke tanah.
__ADS_1
Ca Hongqi dengan tingkat bela dirinya yang telah mencapai Pendekar Roh tahap akhir tentu tidak merasa kesulitan menahan semua tekanan yang ada, pria tersebut malah penasaran dari mana energi itu berasal.