
Gang Xue Hai jatuh ke tanah begitu keras, ia memuntahkan darah dan mengumpat pelan pada Fu Cheng yang berdiri di udara.
“Sudah kukatakan padamu, hari ini adalah ajal bagi seluruh sektemu!”
Fu Cheng tidak sedikitpun menahan aura membunuhnya, hari ini ia benar-benar akan menghabisi seluruh Sekte Laut Darah tanpa kecuali. Mereka telah berani menyentuh putrinya, maka jangan salahkan jika pria tersebut tidak bisa menahan tangannya agar tidak membunuh.
“Fu Cheng, kita adalah musuh selama bertahun-tahun, sudah berapa kali kau mengatakan itu? Lihatlah, sekteku masih berdiri!” Gang Xue Hai bangkit dan menyembuhkan diri dengan tenaga dalamnya.
“Itu hanya keberuntungan semata, hari ini kupastikan hal itu terjadi!”
Gang Xue Hai maju, serangan keduanya saling bertemu. Pertarungan yang begitu sengit di antara kedua ketua sekte.
Tidak ada yang berani mengganggu mereka berdua, luapan energi yang luar biasa kuat memenuhi tempat mereka bertarung. Tanah tempat mereka berpijak retak setelah menerima serangan salah satu dari mereka.
Roh bela diri Gang Xue Hai berusaha meraih Fu Cheng yang tengah menyiapkan diri untuk teknik serangan berikutnya, tapi roh bela diri Fu Cheng bergerak cepat menghalaunya.
Naga melawan ular bersayap, mereka bertarung di udara melilit satu sama lain, tak membiarkan satupun sampai meraih tuan masing-masing.
Fu Cheng memukul tanah, retakan bergerak cepat menuju Gang Xue Hai. Begitu tiba tepat di bawah kakinya, retakan tersebut berhenti dan meledak, energi berbentuk cakar langsung naik ke atas meraih tubuh Gang Xue Hai yang melayang di udara.
“Kuh—“
Tubuhnya ditarik paksa jatuh ke tanah. Fu Cheng langsung melompat begitu Gang Xue Hai jatuh, Fu Cheng mengepalkan tinjunya dan memukul perut Gang Xue Hai begitu mendarat tepat di sampingnya.
Gang Xue Hai langsung memuntahkan darah. Tulang rusuknya patah saat itu juga, luka dalam akibat serangan Fu Cheng barusan cukup untuk membuat Gang Xue Hai kesulitan bernapas.
Namun, Gang Xue Hai menjadi ketua sekte juga karena kekuatannya. Walaupun posisinya tidak sedang diuntungkan, ia masih mampu memberi perlawanan dan memaksa Fu Cheng untuk mundur.
“Tua bangka, tak kusangka tubuhmu begitu kuat!” ucap Fu Cheng.
“Hmph! Aku belum mengeluarkan kekuatan penuhku!” Gang Xue Hai mengalirkan tenaga dalam ke dalam pedangnya, bersiap untuk kembali menyerang.
Gang Xue Hai mengayunkan pedangnya secara horizontal dan membentuk sebelas pedang dari energi yang ia miliki.
“Sebelas Pedang Pengorbanan? Baru kali ini aku melihat teknik itu secara langsung! Kemari, serang aku! Biarkan aku melihat teknik legendaris itu!”
__ADS_1
Tenaga dalam melapisi kedua tangan Fu Cheng, tangannya mengepal kuat, pria tersebut mengambil kuda-kuda dan bersiap untuk serangan yang akan datang.
Kesebelas pedang tersebut bergerak pelan, satu per satu memasuki pedang Gang Xue Hai dan hanya menyisakan satu pedang saja di udara.
Fu Cheng terus menahan serangan yang mengarah padanya, ia lebih banyak bertahan daripada menyerang untuk melihat lebih teliti pergerakan Gang Xue Hai.
Sebelas Pedang Pengorbanan adalah teknik berpedang milik Sekte Laut Darah. Dikatakan teknik tersebut sangat sulit dipelajari dan hanya diajarkan pada murid langsung ketua sekte.
Teknik itu mengharuskan penggunanya menusuk titik yang telah ditentukan satu per satu. Kemudian setelah semua pedang mengenai titik yang ditentukan, semua energi yang dialirkan melalui pedang-pedang tersebut akan meledak dari dalam dan menghancurkan tubuh lawan dari dalam.
Karena teknik tersebut menyerang dengan energi, maka Fu Cheng melapisi seluruh tubuhnya dengan tenaga dalam agar serangan itu tak menembus tubuhnya.
Pertarungan berlanjut dengan begitu sengit, walaupun Fu Cheng telah melindungi tubuhnya dengan lapisan tenaga dalam, tetap saja sebagian serangan Gang Xue Hai masih dapat menembus pertahanannya.
Fu Cheng memukul dada Gang Xue Hai ketika pria tua tersebut lengah, tubuhnya terpental jatuh ke tanah.
Gang Xue Hai segera bangkit, tangannya menggenggam erat pedang di tangannya. Dia sadar akan sulit menghadapi Fu Cheng, kekuatannya jauh berbeda dengan yang ia ketahui terakhir kali.
Fu Cheng tidak membiarkan Gang Xue Hai mengambil napas, ia maju menyerang secara terus-menerus. Kini keadaan berbalik di mana Gang Xue Hai lah yang harus bertahan dari tiap serangan yang datang.
Darah mengalir derah dari mulut Gang Xue Hai, dia menelan sebuah pil sebelum bangkit dari posisinya.
“Kita akhiri ini segera! Akan kupastikan memenggal kepalamu tanpa rasa sakit!”
Fu Cheng memukul ke depan, sebuah energi melesat cepat ke arah Gang Xue Hai yang masih diam di tempatnya.
“JANGAN TERLALU SOMBONG, AKU BAHKAN MASIH BELUM MENGELUARKAN SELURUH KEKUATANKU!”
Energi berwarna merah darah muncul dari dalam tanah dan melindungi Gang Xue Hai dari serangan Fu Cheng, sulur merah tersebut bergerak ke segala arah sebelum melilit tubuh Gang Xue Hai.
Pria tua tersebut meraung keras dan menyebabkan energi dorongan yang kuat, cukup kuat untuk mendorong pendekar di sekitarnya untuk mundur begitu saja.
Cairan semerah darah mengalir dari tubuh Gang Xue Hai, jatuh ke tanah dan tak berhenti hingga tak ubahnya sebuah genangan darah. Kedua bola matanya memerah, Gang Xue Hai memandangi Fu Cheng penuh akan niat membunuh.
“Teknik Darah Iblis; Rantai Iblis!”
__ADS_1
Genangan darah di bawah Gang Xue Hai, bergejolak dan mengeluarkan rantai semerah darah yang melesat cepat menuju pendekar di sekitar mereka, rantai-rantai tersebut meliilt mereka, tidak peduli kawan atau lawan, semua dililit satu per satu.
Rantai-rantai tersebut melilit semakin erat, wujudnya menjadi begitu tajam dengan duri yang muncul di sepanjang rantai tersebut.
Mereka yang terlilit berteriak histeris, tak sedikit yang berusaha melepaskan diri, tapi usahanya sia-sia dan berakhir tewas mengering sedikit demi sedikit.
“Ketua Sekte! Kenapa harus kami!”
“Ketua Sekte!”
Teriakan putus asa dari Pendekar Sekte Laut Darah terdengar begitu mengenaskan, mereka berusaha memohon, tapi suara mereka tak sedikitpun didengar oleh Gang Xue Hai.
“Segel, lepas!”
Gang Xue Hai melakukan gerakan tangan, getaran langsung mengguncang Sekte Laut Darah saat itu juga.
Fu Cheng melihat sekitar, mencari tahu apa yang dilakukan Gang Xue Hai. Matanya kemudian tertuju pada api yang menyembur begitu dahsyat ke langit, begitu api menghilang sosok binatang spiritual berukuran raksasa terbang ke atas langit dan mengamuk, membunuh semua yang ada di hadapannya.
“Transformasi Tubuh Naga!”
Fu Cheng mengepalkan tinjunya, sisik naga mulai memenuhi sebagian tubuhnya, sepasang tanduk tumbuh di dahinya. Tubuh Fu Cheng kini bertransformasi menjadi setengah wujud naga.
Teknik Tubuh Naga adalah satu dari beberapa kartu as miliknya, dengan menggunakan teknik itu maka Fu Cheng akan menjadi beberapa kali lipat lebih kuat dengan wujud setengah naga yang didapatkannya.
Fu Cheng menarik napas dalam, tinjunya mengepal erat. Pria tersebut mengambil kuda-kuda dan bersiap untuk serangan Gang Xue Hai.
Gang Xue Hai menyeringai, kekuatan luar biasa meluap dari dalam tubuhnya, pria tua tersebut begitu bersemangat dan maju menyerang dengan kekuatan penuhnya.
...***...
Da Feng berjalan tertatih menyusuri jalan menuju tebing di ujung wilayah Sekte Laut Darah.
Tubuhnya kini rasanya luar biasa sakit dengan seluruh luka yang ada, Da Feng juga kehilangan cukup banyak darah setelah menghadapi boneka mayat dan pendekar yang datang menghadangnya.
Tanah tiba-tiba bergetar, Da Feng segera menguatkan pijakannya dan bersiaga. Sebuah semburan api menyembur ke langit, skalanya juga tidak main besarnya.
__ADS_1
Untuk sesaat Da Feng terdiam mematung, hatinya tidak tenang, buru-buru pemuda tersebut melanjutkan langkahnya mencari Weiruo.