Suami, One Day

Suami, One Day
Chapter 100 End


__ADS_3

Dengan langkah tergesa-gesa Alex masuk ke dalam rumah, ia mengedarkan pandangan nya mencari sosok wanita yang tadi membuat nya jadi pusat perhatian


"Kemana dia?" ucap Alex setelah berkeliling di lantai satu tapi tidak menemukan Alle berada


"Para art pun juga tidak ada, padahal mobil Alle sudah sampai rumah" gumam Alex


Ia pun naik ke lantai dua dimana itu dan lagi-lagi pencarian nya nihil ia tak menemukan Alle berada


Lantas ia menuju kamar nya tapi juga tidak ada


"Sebenar nya kamu kemana sayang" gumam Alex melepaskan dasi nya yang terasa mencekik leher nya


"Bodoh kau Alex, gazebo belakang kan belum kamu cari" ujar nya ketika mata nya tanpa sengaja melihat sebuah taman di belakang rumah


Ia segera melepaskan jas nya membuka dua kancing kemeja nya, menggulung kedua lengan nya sampai siku


Ia berjalan menuruni tangga melangkah ke belakang rumah lewat dapur


"Ini dia, bibi di cariin kemana aja" tanya Alex melihat bibi Ida membuka lemari pendingin


"Eh tuan sudah pulang" ucap bibi melihat Alex


"Iya bi mana Alle Bi, aku cariin enggak ketemu" tanya Alex


"Itu tuan di belakang sama yang lain" ucap bibi menunjuk gazebo belakang


(Benarkan) batin Alex


"Alex kesana dulu ya Bi" pamit Alex


"Iya tuan" ucap bibi mengangguk


Alex membuka tirai yang menghalangi pintu karena terkena angin kencang


Tirai terbuka ia bisa melihat Alle yang tertawa lebar dengan beberapa orang di sana


"Kapan mereka datang" ucap Alex menghampiri mereka


"Sayang" panggil Alex membuat mereka terdiam dan menoleh ke arah Alex


"Apa kau" ketus Alle memaling kan wajah nya


"Ada apa ini?" tanya wanita paruh baya siapa lagi kalau bukan mommy


"Dia mom, jahat" adu Alle pada mommy Sambil memeluk nya


"Jahat kenapa sayang" ucap mommy mengelus rambut Alle melihat ke Alex


"Hah" Alex hanya menghela nafas berat ia duduk di samping Daddy ia menatap mereka yang menatap nya


"Aku tidak tau mom, dad bangun tidur tiba-tiba Alle nangis terus bilang aku jahat terus ninggalin aku begitu aja, padahal aku tidak melakukan apapun pada nya" jelas Alex memasang wajah lesu


Mereka mengangguk paham lalu menoleh ke Alle


"Lalu kenapa nangis sayang apa kamu mimpi buruk?" tanya mommy


Alle menggeleng kepala masih memeluk mommy nya


"Lalu apa kau terluka?" tanya mommy


"Alle tidak sakit mom" lirih nya sambil memainkan baju mommy


"Lalu kenapa sayang cerita sama kita" ucap mommy menakup wajah Alle dengan kedua tangan nya


"Alex jahat mom, dia tidak makan makanan yang Alle buat" ucap Alle dengan pelan


Mendengar penuturan Alle semua orang menoleh ke Alex


"Apa benar begitu Lex?" tanya Daddy


"Aku makan kok dad" ucap Alex membela diri


"Tapi kamu tidak habis kan semuanya" ucap Alle dengan nada tinggi menatap Alex tajam


Gleg


(Bagaimana bisa dia tau) batin nya


"Ak aku makan kok" elak nya


"Bohong, Alex jahat mom" ujar nya mulai terisak


"Ssstt biar mama pukul dia" ucap mommy menenangkan Alle


"Mom" ucap Alex tak terima tapi mommy hanya meliriknya saja


"Kenapa kau buang makanan nya Alex?, padahal Alle sudah membuat susah payah" ucap Daddy menatap Alex meminta penjelasan


"Hah, bagaimana mau menghabiskan Daddy orang makanan nya banyak untuk tiga orang" ucap nya pelan sambil melirik Alle takut-takut


"Bilang aja tidak mau makan" sinis Alle

__ADS_1


"Bukan begitu sayang" ucap Alex kehabisan kata-kata


"Sudah sudah biar Mommy jewer Alex" ucap mommy menjewer kuping Alex


"Aduh mom aduh sakit" keluh nya memegang tangan mommy


"Hahah sukurin, wle" girang Alle melihat Alex kesakitan


"Sakit mom, aduh" Ringis Alex


"Rasakan" ucap Alle kegirangan


"Sudah mom sakit" ucap Alex


Karena sudah cukup mommy melepaskan tangan nya dari telinga Alex


"Sssttt" ringis Alex menggosok telinga nya yang memerah


Daddy, Dira dan Ara hanya terkekeh sebagai penonton nya


"Permisi tuan nyonya dan nona" ucap bibi membawa jus pesanan Alle


"Yey sudah jadi, bibi boleh tidak buatin Alle rujak pasti segar nih panas-panas begini" celetuk Alle menatap bibi dengan berharap


"Ehh" mommy sontak menatap alle


"Baik non, mau rujak buah apA?" tanya bibi


"Yang seger bi mangga muda enak kali" ujar nya membayangkan mangga muda membuat nya meneteskan air liur


Mommy, dan bibi menatap satu sama lain


"Eh baik non" ucap bibi pamit membuat kan pesanan Alle


"Minum jus nya keburu dingin" ujar mommy Alle pun meminum nya


"Huek, huek" tiba-tiba Alex merasakan mual ketika melihat Alle meminum jus nya


"Kau kenapa Alex?* tanya Daddy


"Gak tau dad, tiba-tiba Alex mual lihat Alle minum jus nya" ujar Alex dengan jujur


"Mual?" ucap mommy


"Huek" Alex berlari ke dalam memuntahkan isi perutnya melihat Alle kembali meneguk jus nya


Mommy dan Daddy saling pandang dan tak lama mereka saling senyum tipis


"Apa mom, mommy bilang apa?" tanya Alle


"Tidak apa-apa sayang" ucap mommy tersenyum lebar


Tak berapa lama Alex kembali dengan wajah lesu nya


"Lemes bestie" celetuk Ara membuat mereka semua tertawa tapi tidak dengan Alex memasang muka lemas


Pagi hari nya Alle sudah bangun pagi-pagi sekali, saat ini ia sedang duduk di samping kolam ikan kesayangan nya


Ikan yang harga nya sangat mahal membuat ia betah menatap nya bukan karena harga nya tapi warna nya yag cantik


Dengan secangkir teh hangat menemani nya pagi ini


"Hihihi, cantik sekali kalian" gumam nya terkikik geli


Ia melempar kan pelet untuk makan ikan, ikan pun berebut makanan yang di lempar Alle


Senyum Alle semakin mengembang melihat ikan berebut makanan, aktivitas itu tak luput dari pantauan sang Mommy


"Kau sedang apa sayang?" tanya mommy menghampiri Alle


"Lihat mom ikan nya cantik-cantik" ujar Alle tersenyum lebar menunjuk beberapa ikan


"Kelihatan nya kau suka sekali ikan ikan ini" ucap mommy tersenyum lebar menatap ikan-ikan


"Tentu saja mom, mereka cantik cantik" ujar nya tersenyum lebar


"Ohh, Daddy gak punya ikan tapi punya kura-kura" ucap mommy


"Benarkah?, kok aku tidak tau" ucap Alle


"Iya kura-kura ada di belakang mansion makanya kamu tidak tahu" ujar mommy


"Ohh, aku suka kura-kura tapi tidak mau memelihara nya, tapi Alle berencana membeli alpaca " ucap Alle semangat mengingat hewan seperti unta itu


"Hewan menggemaskan itu" ucap mommy tersenyum


"Mommy tau hewan itu?" tanya Alle


"Siapa sih yang tak tau hewan itu" ucap mommy terkekeh


Alle juga ikut terkekeh

__ADS_1


"Alle" panggil mommy Alle menoleh ke arah mommy


"Apa kau sudah datang bulan bulan ini?" tanya Mommy hati-hati


"Em, Alle lupa mom kenapa?" tanya Alle menatap mommy heran


"Hah, coba kau cek pakai ini" ucap mommy menyerahkan sebuah tespek dari saku baju nya


"Tespek?" gumam Alle sedetik kemudian ia membekap mulut nya


"Alle cek dulu mom, doakan Alle" ujar Alle bangkit menggenggam tangan Mommy lalu berlari kecil menuju toilet terdekat


"Semoga kabar baik" doa Mommy


Tak berapa lama Alle datang dengan wajah di tekuk nya, ia sudah mengecek tapi hasil nya garis satu


"Tidak apa-apa mungkin belum rezeki kamu" ujar mommy menenangkan ketika melihat wajah Alle yang murung


"Tapi Alle sudah kepingin punya anak mom" ujar nya lirih


"Ssssttt tak apa kau harus berusaha lebih giat bukan" ucap mommy memeluk Alle


"Sudah ayo kita sarapan mungkin semua nya sudah menunggu kita" ajak mommy merangkul Alle dan mengambil alih tespek nya


Dan benar saja sampai di ruang makan sudah berkumpul keluarga Alle tinggal Mommy dan Alle saja yang baru gabung


"Kau dari mana sayang?" tanya Alex menghampiri Alle


"Hah" Alle tak menjawab hanya menghela nafas panjang


"Kakak kenapa mom?" tanya Ara


"Soal ini" pelan mommy sambil memberi kan tespek ke Ara


Ara menerima nya hanya mengangguk saja sedangkan Dira yang kepo langsung melihat tespek di tangan Ara


"Punya Alle?" tanya Dira


"Iya kak, hasil nya negatif" ujar nya pelan


"Coba aku lihat" ucap dira


Ara memberikan nya pada Dira, Dira meneliti nya dengan seksama hingga


Aaaaa


Pekik dira berdiri membuat semua orang menoleh ke arah nya


"Ada apa Nak?" tanya Mommy dan Daddy barengan


"Lihat mom" ucap dira kegirangan memberikan tespek pada mommy,


"Dad" ucap mommy membekap mulut nya ketika melihat hasil nya


"Ada apa kak?" tanya Ara heran


"Kau kenapa Dira?" tanya alle heran


"Hahahaha, aku akan menjadi aunty" pekik dira kegirangan


"Apa kak, aku tidak salah dengar?" ucap Ara kebingungan


"Dira jangan aneh-aneh deh aku sudah lihat hasil nya" ucap Alle menunduk sendu


"Tak apa" ujar Alex mengelus punggung Alle


"Alle apa kau tak menunggu hasil nya beberapa saat?" tanya Mommy menatap Alle


Alle pun hanya menggeleng, karena memang ia tak menunggu nya beberapa saat karena ia pikir hasil nya langsung muncul tanpa perlu menunggu


"Kau harusnya menunggu beberapa saat sayang lihat kau akan menjadi seorang ibu" ucap mommy terharu dan Daddy tersenyum sambil mengelus lengan Mommy


"Coba Alex lihat mom" ujar Alex mengambil tespek itu


Mata Alex membulat melihat hasil nya positif ia langsung memeluk Alle dengan erat


"Kita akan menjadi orang tua sayang" ucap Alex penuh haru


"Benarkah Alex?" ucap Alle tak percaya


"Iya lihat" ucap Alex melepaskan pelukan nya lalu memperlihatkan tespek itu


"Ak aku akan menjadi seorang ibu" ucap nya gagap karena terharu


mereka mengangguk setuju Alle mengelus perut nya yang masih rata Alex melihat itu pun memeluk nya kembali


Tak hanya Alex yang memeluk Alle, mereka kemudian berjalan menghampiri calon orang tua dan memeluk nya dengan penuh kebahagiaan nya


...Kebagian yang paling indah dari Yang Maha Kuasa...


... END...

__ADS_1


__ADS_2