
Tak berselang lama Alle bangun dari tidur nya
"Engghh"
Ia membuka mata nya perlahan melihat ke sekeliling tak menemukan Alex di samping nya
"Kemana dia ?" gumam Alle
Lantas ia turun dari ranjang nya kaki nya melangkah ke kamar mandi
Beberapa menit kemudian Alle keluar dengan menggunakan jubah mandi nya
Ia berjalan ke walk in closet untuk mengganti baju, dan tak lama ia keluar menggunakan baju santai
"Eh non sudah bangun" ujar bibi melihat Alle menutup pintu kamar nya
"Iya bi di mana Alex?" tanya Alle
"Tuan sudah ke kantor non" ujar bibi
"Kok enggak bangunin Alle sih" kesal nya memonyongkan bibirnya
"Mungkin tuan gak tega membangun kan non Alle maka nya gak bangunin non" ucap bibi terkekeh kecil
"CK" decak Alle ia lantas berjalan ke meja makan
"Bibi masak apa?" tanya Alle duduk di kursi
"Bibi masak nasi goreng non, lauk nya ada ayam goreng lalu gorengan sama kerupuk non" ujar bibi meletakkan makanan satu-satu ke atas meja dari lemari khusus
"Bibi udah makan" tanya Alle
"Udah non" ucap bibi mengangguk
"Bener bi, tapi kenapa ini masih banyak lauk nya" ujar Alle menunjuk lauk di depan nya
Memang bibi hanya masak sedikit karena cuma beberapa orang yang makan toh juga Alle yang meminta nya karena jika banyak banyak takut tidak habis
Jika para art atau satpam masih kurang bisa menambah tapi syarat harus menghabiskan makanan itu
"Anu itu tuan belum sarapan nyonya katanya takut telat" ujar bibi
"Haish orang itu" gumam Alle ia lalu memakan makanan nya
Selesai makan ia duduk santai di gazebo menikmati keindahan taman bunga nya yang di rawat bibi Ida tak lupa sepiring besar cemilan buah, dan makanan ringan dan segelas besar air putih
"Huh bosan" keluh nya
Bagaimana tidak biasa nya ia akan bekerja dan bekerja tapi kini ia sudah berhenti bekerja dan tidak melakukan apa-apa
Karena Alex melarang nya
"Enak nya ngapain ya, Alex segala membatasi pergerakan ku" ujar nya ia memasukkan cemilan dalam mulut nya
"Atau aku bawa makan siang untuk Alex, kata bibi ia belum makan pagi" gumam nya
"Boleh juga itu aku akan memasak untuk nya, siapa tau nafsu makan nya bertambah" ucap nya dengan gembira
Ia lantas masuk ke dalam dengan berlari kecil
__ADS_1
"Bi, bibi" panggil Alle
Bibi Ida yang sedang nonton tv di ruang keluarga lantas menghampiri Alle
"Bibi lagi ngapain" tanya Alle
"Lagi nonton tv non" ucap bibi tersenyum lebar
"Oh bibi belum masak siang kan?" tanya Alle
"Eh iya non, bibi lupa non laper bibi buatin makan sekarang ya" ucap bibi melihat jam dinding yang ternyata sudah mau makan siang
"Enggak bi, Alle mau masak" ucap nya pelan
"Masak non, aduh non jangan nanti di marahin tuan Alex" cegah nya
"Tapi bi Alle mau masakin Alex" cicit nya
"Nanti tuan Alex marah besar non, bibi takut" ucap bibi khawatir
"Enggak papa kok bi, Alle sudah biasa di dapur, boleh ya ya nanti Alex gak akan marah" ucap Alle memasang wajah puppy eyes nya
"Haish, baiklah tapi nanti tuan Alex marah bilang bibi ya" ujar nya tak tega menolak keinginan Alle
"Yeyy, makasih bibi" ucap Alle kegirangan
Bibi hanya menggeleng kepala nya melihat tingkah Alle bak anak kecil
Dengan semangat empat lima Alle bergegas ke arah dapur ia mulai melihat bahan yang ada
Mengumpulkan nya menjadi satu setelah itu ia mulai memotong menumis, merebus, mengukus hingga tanpa sadar makanan nya sudah matang
Dari awal sampai akhir Alle memasak ia di temani sang bibi yang membantu nya
"Makanan non menggugah selera" ujar bibi tersenyum lebar
"Bibi kalau mau, ambil aja" ucap Alle tersenyum lebar
"Bibi cicip aja" ucap bibi mengambil sendok dan mangkuk kecil
"Emm enak non, non hebat masak nya" puji bibi setelah merasa kan masakan Alle
"Benar bi?" ucap Alle antusias
"Iya coba non cicipi" ucap bibi memberikan sendok yang baru
"Emm enak bi" ucap alle mengangguk setuju
"Benar kan, emang non pinter masak nya" ujar bibi tersenyum
"Padahal Alle sudah lama tidak masak" ujar Alle
"Kan non hebat" ucap bibi tersenyum
"Bibi bisa aja" ucap Alle malu di puji terus oleh bibi
"Kan beneran non" ucap bibi terkekeh melihat tingkah Alle yang malu-malu
"Udah ah bi, tolong bungkusin di kotak makan ya, Alle mau bawa ke kantor Alex" ucap Alle tersenyum lebar
__ADS_1
"Iya non siap, jangan lupa di habisin ya non" ucap bibi tersenyum
"Siap bi, Alle akan mandi sebentar" ucap Alle tersenyum
Bibi hanya mengangguk melihat punggung Alle yang berlalu pergi ke kamar nya di lantai atas
Tak lama Alle kembali turun dengan dress warna green mint dengan perpaduan warna putih
Ia berjalan ke belakang menghampiri bibi yang sedang memasak menyiap kan makan siang untuk orang rumah tak lupa di bantu dengan art yang lain
"Bi" panggil Alle
"Eh non, ini bibi udah siapin jangan lupa di habisin pokoknya" ucap bibi tersenyum memberi kan paper bag berisi kotak makan
"Makasih bi" ucap Alle
"Kok agak berat ya Bi" ucap Alle ketika menenteng paper bag itu
"Hehehe" bibi hanya menyengir saja
"Haish bibi pasti narok nya banyak sekali ini" ucap Alle menatap bibi
"Udah gak papa non, itu enak semua cepat pergi keburu tuan Alex keluar mencari makan siang" ujar bibi tersenyum
"Iya Alle pergi dulu bi" ucap Alle
"iya non hati-hati " ucap bibi
Alle lalu pergi ke kantor Alle dengan supir suruhan Alex
Sedangkan di kantor Alex, ia tengah meeting dengan perusahaan DG perusahaan yang sudah lama menjalin kerja sama
Namun kali ini beda beberapa waktu sang pemilik perusahaan sudah mengesahkan jabatan nya sang anak semata wayang nya
"Karena CEO perusahaan DG sudah berganti maka kebijakan kerjasama juga berganti kali ini saya mau CEO DG dan CEO Kimbana memantau langsung pekerjaan para pekerja melihat langsung ke lapangan kerja karena menurut saya itu peranan penting guna meninjau langsung proses nya jalan nya pembangunan" ujar nya menatap Alex dengan pandangan sulit di artikan
Alex yang di tatap merasa jengah
"Dan saya mohon agar tuan Alex mau menerima kebijakan kerjasama saya yang baru ini" ucap nya tersenyum
"Hem, jika tidak ada lagi rapat selesai, silahkan bubar" ucap Alex
Mereka lalu membubarkan diri hingga tersisa Alex, asisten Ben, dan CEO DG dengan asisten nya
Alex masih di sana karena ia sebentar lagi ia akan keluar mencari makan jika ia kembali ke ruangan nya akan bolak balik
"Tuan Alex bisakah kita berbicara berdua?" ucap nya menghampiri alex
Alex menaikkan sebelah alisnya menatap CEO DG yang merupakan seorang wanita
"Jika ada perlu silahkan hubungi asisten saya" ucap nya mengalihkan pandangan nya ke ponsel nya
"Tapi saya ingin tuan yang menanganinya" ujar nya menatap dengan memohon
"CK" decak Alex
"Ada perlu apa?" tanya Alex tanpa mengalihkan perhatian Nya pada ponsel nya
"Tapi, saya ingin bicara berdua saja tuan" ucap nya melirik asisten Ben
__ADS_1
"Kau keluar lah" ucap Alex pada asisten Ben
Asisten Ben menatap Alex sejenak lalu beralih ke CEO DG kemudian keluar dari ruangan di ikuti asisten CEO DG