Suami, One Day

Suami, One Day
Chapter 87


__ADS_3

Setelah itu hanya ada suara hening tak ada yang bersuara, hanya ada cicitan Nathalia yang terus memberontak untuk di lepas kan


"Lepas" cicit Nathalia tapi anak buah asisten Ben tak bergeming bahkan mereka hanya memasang wajah datar nya


"Baiklah sekarang kalian menerima hukuman kalian masing-masing" ujar Alex memecah keheningan


"Daddy serahkan semua pada mu Alex" ucap sang Daddy menatap Alex


"Aku harap dia menerima hukuman yang setimpal" ucap dira menatap tajam mereka


"Mommy terserah kalian, mommy mau istirahat saja" ucap sang mommy berdiri


Tanpa menatap orang berdiri di depan mereka


"Biar Ara antar mommy" ucap Ara


Mommy hanya diam mengangguk


"Asisten Ben apa orang yang ku suruh sudah datang" tanya Alex


Ting tong


Ting tong


"Mungkin itu beliau tuan" ucap asisten Ben menatap Alex lalu tanpa menunggu perintah ia membuka pintu


Tak lama ia datang kembali dengan seseorang berpakaian formal berkacamata dan membawa tas kerja


"Selamat malam tua maaf saya telat karena harus menyelesaikan pekerjaan saya lebih. dulu" ujar nya membetulkan letak kaca mata nya


"Silahkan duduk" ucap Alex menunjuk sofa yang ia duduki dan ia pindah di samping Alle


"Aku buat kan minum dulu" ucap dira


"Terimakasih nona" ucap pengacara Alex itu tanpa menolak karena jujur saja ia sekarang sangat terasa haus


Dari menemui klien langsung ke sini yang jarak nya lumayan jauh


"Langsung saja katakan apa hukuman untuk dua orang ini" ucap Alex menatap orang tua angkat Alle


"Sesuai bukti yang tertera, mereka mengganggu ketentraman masyarakat mereka berhak masuk penjara tuan" ucap sang pengacara


"Bagus, buat mereka mendekam di penjara" ucap Alex menatap pasangan suami istri itu


"Jangan, jangan penjarakan saya, penjarakan saja dia" ucap nyonya Yohannes menunjuk sang suami


"Apa kamu bilang" teriak tuan Yohannes tak terima


Enak saja semua kesalahan nya di limpah kan pada nya batin nya menatap tajam istri nya


"Ini semua salah mu kalau saja kamu tidak bangkrut mungkin semua ini tidak akan terjadi" teriak sang istri mulai mengungkit kesalahan sang suami di masa lalu


"Halah, kalau kamu tidak sibuk dengan teman teman mu mungkin mereka tidak akan memanfaatkan kita" ucap tuan Yohannes


Mereka kemudian saling menyalahkan satu sama lain hingga membuat yang lain merasa terganggu


"Diam" bentak Alex


Membuat mereka terkejut bukan hanya mereka Alle yang ada di samping nya ikut terkejut, Dira juga begitu ia membawa nampan hampir saja tumpah akibat mendengar bentakan Alex

__ADS_1


Suami istri itu diam seribu bahasa mendengar bentakan Alex yang menurutnya sangat menakutkan


"Sekarang bawa mereka ke tempat polisi" ujar nya menatap sang anak buah


Anak buah nya mengangguk patuh lalu keluar membawa pasangan suami istri itu


Di susul pengacara Alex yang selesai meneguk habis minuman yang baru saja Dira berikan


"Sekarang kalian berdua, bawa dia ke rumah simpanan nya" ucap Alex menunjuk cerry


Ia sengaja menyuruh anak buah nya ke rumah simpanan cerry karena tanpa ia mengotori tangan nya wanita itu sudah menderita


Karena istri laki-laki itu sangat lah kejam, arogan sombong dan tak pandang bulu hingga bisa di pastikan jika cerry ketangkap di tangan istri lelaki itu pasti tidak utuh lagi


Baik mental maupun fisik


"Baik tuan" ucap anak buah nya


"Jangan aku mohon tolong maafkan aku Alle aku mohon" ucap nya menangis mencoba mengambil hati Alle


"Alle sungguh aku menyesal" ujar nya ia tak mau berakhir di tangan istri simpanan nya


Yang main tangan juga mulut yang tajam bisa merusak mental nya


"Cepat bawa dia" ucap Alex


Tanpa menunggu lama anak buah nya membawa cerry keluar rumah menahan nya dengan tenaga karena kekuatan cerry yang lumayan kuat


"Sekarang giliran kamu" ucap Alex menatap tajam Nathalia


"Lepas kan aku Alex, seharus nya aku yang marah terhadap mu karena kamu dan wanita itu sudah memperlakukan ku di depan wartawan" ucap Nathalia dengan api kemarahan


"Seharus nya aku yang korban di sini, bukan dia" ucap nya menunjuk Alle dengan penuh permusuhan


"Kau laki-laki br3ngsek, Alex" ucap umpat Nathalia


"Aku tidak peduli karena kau pernah menjadi selingkuhan ku maka aku meringankan hukuman kamu" ucap Alex


Dira menatap Alex tak percaya apa-apa an dia masa membiarkan dia pergi begitu saja


"Alex" ucap Alle menggenggam tangan Alex


"Kau tenang saja sayang" bisik Alex


"Sekarang bawa dia kembali ke negara nya pastikan dia dalam keadaan baik-baik saja" ucap nya dengan senyum misterius


"Tap" ucap dira hendak protes tapi Alex sudah mengangkat tangan nya


"Saya permisi tuan" ucap anak buah nya


"Hahah, kau salah melepaskan aku Alex" teriak Nathalia di ambang pintu


Alex hanya menulikan pendengaran nya lalu ia menatap sang asisten nya


"Urus orang yang kau panggil tadi" ucap Alex melirik ruang keluarga


"Baik tuan" ucap asisten Ben yang paham maksud Alex


Ia lantas meninggalkan mereka berjalan menuju ruang keluarga menemui beberapa orang yang memasang pembatas

__ADS_1


"Kalau begitu Daddy susul mommy ya" ucap Daddy berdiri


"Aku harap apa yang Daddy pikir kan ada di dalam pikiran mu nak" ucap Daddy


"Tentu dad" ucap Alex tersenyum


Daddy menepuk bahu Alex lalu menyusul sang istri


"Aku pergi bereskan ini dulu" ucap dira menunjuk gelas dan cemilan, ia tak menjadi obat nyamuk pasuti inin


"Aku bantu" ucap Alle


"Tak perlu kau temani saja Kaka ipar, bukan begitu kakak ipar" ucap dira menatap Alex


"Tentu saja adik ipar" ucap Alex tersenyum lebar


Dira mengangkat gelas ketika semua gelas nya sudah di susun menjadi satu di atas nampan


"Kakak" ucap Ara hendak menghampiri Alle dan Alex


"Kita nonton Drakor yuk, atau enggak nonton drachin" ajak Dira mengajak Ara supaya tidak menggangu pasangan itu


"Tap" ucap Ara hendak menolak


"Ayolah ada episode terbaru ini" ucap dira mendorong pelan dengan siku nya sehingga mau tak mau Ara mengikuti Dira


Kini ruang tamu hanya tinggal Alex dan Alle


"Kamu tidak rindu dengan ku" ucap Alex mendekati Alle


"Sayang" ucap Alex mendekatkan wajahnya ke wajah Alle


"Ehem, maaf tuan saya mau beresin makanan dulu" ucap sang bibi Tiba-tiba sudah ada di depan mereka


Allé yang malu langsung mendorong Alex


Dengan cepat bibi membereskan cemilan di atas meja karena Dira hanya membawa gelas kotor saja


"Malu ih Alex" ucap Alle mencubit pinggang Alex


"Aduh sayang sakit, jangan di cubit" ucap Alex meringis pelan


"Biarin" ucap Alle


Alex kembali mendekati Alle


"Ehem, maaf tuan saya mau pamit dan juga mereka sudah menyelesaikan tugas nya" ucap asisten Ben yang juga tiba-tiba ada di depan mereka


Hal itu membuat Alle kembali mendorong pelan Alex


"Hah, kalian cepat oergi jika semua nya sudah beres" usir Alex


Karena ia merasa kesal di genggu untuk kedua kali nya


"Baik tuan, permisi" ucap asisten Ben pegi dengan orang-orang yang datang tadi


Sepeninggal nya asisten Ben Alex kembali mendekati Alle


"Kakak aku minta masker mu ya" ucap Ara menghampiri Alle

__ADS_1


Alex menggerutu kesal bukan main ingin ia berduan dengan Alle tanpa gangguan tapi malah berakhir kesal


"Iya ambil saja" ucap Alle menahan tawa nya melihat Alex yang frustasi


__ADS_2