
"Ngapain kalian kesini?" ucap dira lantang
Mereka lalu menoleh ke arah Dira yang sudah berdiri sendiri bersedakap dada menatap marah pada pasangan suami istri
"Apa lagi yang kalian mau belum puas kalian memanfaatkan anak-anak kalian demi sebuah uang" ucap dira
"Dasar anak kurang ajar apa maksud mu" teriak nyonya Yohanes tak terima
Ya siapa lagi kalau bukan keluarga Yohanes
"Alle kau pilih kita ribut di sini mengganggu orang lain atau kita masuk ke dalam" ucap tuan Yohanes penuh penekanan
"CK" decak Alle tak suka mau tak mau Sudi tak sudi ia menyetujui ucapan tuan Yohanes
Karena ia tak mau mengganggu tetangganya toh juga ia sudah di Tegur satpam kompleks
"Tunggu saja kalian di sini" ucap Alle menatap mereka
Lalu Alle berbalik menghampiri mobil yang ia tumpangi tadi
"Nona tidak apa-apa?, mereka siapa nona, apa perlu saya usir mereka?" tawar sang anak buah menatap Alle khawatir
"Tidak apa-apa biar mereka yang saya urus bawa mobil nya masuk ke dalam" ucap Alle lalu masuk ke dalam mobil
Sang bawahan mengangguk lalu menjalankan mobil nya ke rumah Alle sampai di depan gerbang Dira membuka kan pagar mobil masuk di susul pasangan suami-istri tadi
Mobil itu pun berhenti lalu keluar lah Alle dan Ara dari masing-masing pintu mobil sang bawahan hanya membuka pintu samping Ara yang dekat dengan nya sedangkan Alle sudah lebih dulu membuka pintu tanpa menunggu sang bawahan
Mereka semua masuk ke dalam rumah termasuk bawahan Alle, karena Dira menyuruh nya untuk ikut masuk bersama. Sepasang suami istri itu menatap sekeliling nya di lihat nya dekorasi rumah Alle
"Pa, apa ini rumah Alle kenapa kecil sekali" bisik nyonya Yohanes
"Iya, apa di sini kalau di jual laku banyak" jawab tuan Yohanes
"Entahlah pa, apa kita di bohongi anak sialan itu pa" kesal nyonya Yohannes
"Sudah lah kita lihat nanti, kita minta uang pada dia sebanyak-banyaknya" ucap tuan Yohanes lalu duduk di atas sofa tanpa menunggu tuan rumah nya bahkan Alle pemilik rumah belum mendudukkan dirinya
"Lihat mereka tak punya sopan santun seenak nya aja duduk kamu aja belum duduk" ujar Dira pada Alle
"Mereka siapa kak?" tanya Ara karena baru ngeh melihat mereka maklum saja ia masih mengantuk
__ADS_1
"Orang gila" jawab Dira menatap sinis pasangan suami-istri itu
"Iya kak kenapa kakak suruh mereka masuk" ucap Ara dengan polosnya
"Hahaha" Dira hanya tertawa melihat kepolosan Ara
"Sudah kamu kalau ngantuk tidur saja" ucap Alle
"Iya deh kak aku juga ngantuk " ujar Ara
"Sana, good night" ucap Alle mengelus kepala Ara
"Good night too kakak-kakak " ucap Ara tersenyum melambaikan tangan nya lalu ia masuk ke dalam kamar nya
Alle dan Dira lalu duduk di atas sofa di hadapan pasangan suami-istri itu menatap tajam mereka
"Ada apa anda kemari tuan dan nyonya Yohannes" dingin Alle
"Begini kah cara mu menyambut tamu" ucap nyonya Yohannes menatap sinis Alle
"CK, kalian bukan tamu tapi orang gila" ucap dira pelan hanya Alle yang mendengar nya
"Saya hanya ada air putih jika kalian mau, karena kebetulan semua minuman dan makanan di lemari es sudah habis dan belum sempat berbelanja" ucap Alle tersenyum remeh
"Diam dulu" bisik tuan Yohanes
"Kami di sini hanya ingin mengingatkan kamu untuk balas Budi" ucap tuan Yohanes dengan senyum menyebalkan bagi Alle dan Dira
"Kami di sini sudah merawat mu hingga kamu dewas seperti ini bahkan kita dengar kamu sudah menemukan orang tua kandung mu itu" ucap tuan Yohanes menatap sekeliling
Alle diam menatap mereka ia tahu apa maksud kedatangan dari pasangan suami-istri di depan nya ini
Dulu ia mau saja di tindas di hina tapi sekarang ia bukan kah Alle yang dulu Alle yang dulu sudah berubah kuat menghadapi orang seperti mereka ini
"Dan aku dengar orang tua mu kaya raya apa itu benar" ucap tuan Yohanes menatap Alle
"Lalu, apa masalah mu" ucap Alle tersenyum sinis
"Pasti juga ujung-ujungnya minta uang" timbal Dira menatap tak suka
"Diam kau anak sial" teriak nyonya Yohanes karena ia tak suka melihat Dira
__ADS_1
"Nenek mau apa mau ngajak ribut ayo" ucap dira dengan ngajak mengejek
Nyonya Yohanes semakin geram ia hendak berdiri tapi tangan nya di cekal sang suami
"Bisa diam tidak" bisik tuan Yohanes dengan penuh penekanan
Karena jujur ia juga tak suka dengan Dira menurut nya perempuan itu terlalu ikut campur
"Kami bukan meminta uang kami di sini hanya mengingatkan akan balas Budi" ucap tuan Yohanes tersenyum
"CK tuan Yohanes yang terhormat, sebagai orang tua itu sudah kewajiban nya menafkahi anak dan istri" ucap dira senyum remeh nya
"Sedangkan Anda sendiri apa Sudah menafkahi anak dan istri anda" imbuh nya
"Apa kau tak lihat anak dan istri saya baik-baik saja, itu artinya aku sudah melakukan kewajiban ku, dan bukankah seharusnya sebagai seorang ajak melakukan kewajiban nya untuk membalas Budi orang tua nya" ucap tuan Yohanes penuh percaya diri
(CK sejak kapan dia menafkahi istri dan anak, Yang ada dia selalu minta dan minta uang) batin nyonya Yohannes dengan kesal memandang suami nya
"Bukan kah begitu sayang" ucap tuan Yohanes menatap sang istri
"Tentu saja" ucap nyonya Yohanes ikut berkompromi dengan suami nya, apapun yang mengganjal di hati nya
Entah itu marah, kesal terhadap suami nya ia akan menahan nya demi mencapai sebuah tujuan
"Kau lihat sendiri bukan?" ucap tuan Yohanes penuh percaya diri
"Anda pembohong tuan Yohanes" ucap Alle menggeleng kepala nya tak percaya
"Aku tidak berbohong apa kalian punya bukti jika aku tak menafkahi anak dan istri, lagipula jika tidak ada kami yang mengadopsi mu kau sekarang masih anak yang tak punya orang tua, tidak bisa sekolah sampai ke perguruan tinggi" ucap tuan Yohanes dengan sombong nya
"Bagitu kah, jadi kalian kesini mau mengingatkan untuk balas Budi bukan" ucap Alle menatap mereka bergantian
"Ya" ucap tuan Yohanes mengangguk mantap
"Baik, terimakasih atas kebaikan tuan dan nyonya yang sudah mengingatkan saya untuk balas Budi" ucap Alle tersenyum lebar
(Hahaha akhirnya yang di tunggu datang juga) batin mereka senang
"Al" ucap dira tak suka ia pikir Alle akan memberikan nya yang pada mereka
"Dan maksud kalian sudah tersampaikan silahkan kalian keluar dari rumah ini" ucap Alle menunjuk pintu keluar dengan senyum tanpa dosa nya
__ADS_1
Pasangan suami-istri itu yang mendengar nya menganga lebar ia pikir Alle akan memberikan nya yang tapi malah mengusir nya sedang kan Dira senang bukan main mendengar ucapan Alle