Suami, One Day

Suami, One Day
Chapter 96


__ADS_3

Waktu berlalu begitu cepat sudah tiga bulan lama nya Alex dan Alle menikah


Menjalani kehidupan yang damai dan aman tak ada pengganggu atau lalat bertebaran


Malam malam di lalui dengan tidur saling berpelukan satu sama lain, di rumah Alle yang kini sudah berubah


Dulu yang hanya berlantai satu kini sudah berlantai tiga halaman yang dulu nya cukup luas kini semakin sangat luas


Yang awal rencana Alle ingin dua lantai tapi Alex membujuk nya menjadi tiga lantai begitu pun dengan halaman nya


Alex membeli lahan di sekitar nya sehingga halaman Alle kini sudah sangat lah luas di sekeliling rumah nya


Di rumah itu mereka tinggal berdua dan juga beberapa asisten rumah tangga dan juga satpam rumah


Dira?, ia sudah kembali ke alam nya ke tempat tinggal nya yang dulu


Dug


"Ahhkkhh" Ringis Alex tengah malam ketika merasakan sakit di ulu hati


Ia lantas membuka mata nya melihat ke samping


"Astaga" terkejut nya langsung mendudukkan dirinya


Karena ia melihat bukan kepala Alle melainkan kaki Alle yang ada di hadapannya


"Ya ampun aku kira, kepala nya berubah" ucap Alex mengelus dada nya


Ia lalu membenarkan posisi Alle yang entah seperti apa, berbalik dengan penggunaan ranjang yang seharus nya


"Bagaimana bisa sih tidur seperti ini bentuknya" ujar Alex sambil menyelimuti Alle yang seperti nya tak terganggu dengan apa yang di lakukan Alex


"Tidur yang nyenyak" ujar alex mengecup kening Alle lalu ia juga merebahkan diri nya di samping Alle dan memeluk nya


Pagi hari rumah Alle sudah beraktivitas seperti biasa nya, para pembantu sudah sibuk menyiapkan kebutuhan tuan rumah


Entah itu membuat sarapan, membersihkan rumah, mencuci baju, atau yang lain

__ADS_1


Para satpam juga sudah berganti sif pagi sejak dua jam lalu


Beda di dalam ruangan beda juga di dalam kamar, sepasang suami-istri masih asyik tidur memeluk satu sama lain


Cahaya mentari pagi yang masuk melalui selah selah gorden tak mengusik tidur mereka


Malah mereka semakin erat memeluk satu sama lain seakan tak rela untuk melepaskan


Hingga beberapa menit kemudian terdengar lenguhan dari sang suami


"Engghh" ia membuka mata nya melihat ke samping kiri dengan mata menyipit


"Sudah pagi ternyata" ujar nya melihat cahaya matahari dari sela gorden


"Sayang, bangun sudah pagi" panggil alex berusaha membangun kan Alle


"Sebentar lagi, tunggu lima menit" ujar nya semakin menenggelamkan wajahnya di dada sang suami


"Sayang, aku harus ke kantor" ucap Alex mengingat pagi ini ada pertemuan penting dengan klien


"Sebentar saja Alex aku masih mengantuk" ujar Alle tanpa membuka mata nya


Lima menit berlalu Alle masih tak menunjukkan tanda bangun tidur karena Alex takut terlambat ia membangun kan Alle kembali


"Sayang bangun yuk" ucap Alex mengelus kepala Alle


"Ini sudah siang nanti aku terlambat ke kantor" ucap Alex dengan nada lembut


"Bangun yuk" ucap Alex mengecup pipi Alle


"Masih mengantuk Alex" ucap Alle sedikit kesal karena tidur nya di ganggu


"Bangun yuk, mandi sarapan terus kamu tidur lagi" bujuk Alex


Karena tak biasa nya Alle malas bangun


Alle diam saja tak merespon Alex

__ADS_1


"Sayang" panggil Alex berbisik di telinga Alle


"Sana kamu mandi dulu nanti giliran aku" ucap Alle membalikkan badan nya sehingga mempunggungi Alex


"Hah"


"Baiklah, aku keluar kamar mandi kamu langsung mandi ya" ujar Alex


"Hem" dehem Alle


Alex melihat Alle sejenak lalu menghela nafas Ia turun berjalan menuju kamar mandi


Beberapa menit kemudian Alex selesai mandi ia keluar menggunakan jubah mandi di badan nya


Ia menghela nafas panjang ketika melihat Alle yang masih di posisi sama di posisi ketika ia masuk kamar mandi tadi


Ia lalu berjalan ke ruang ganti mengganti pakaian dengan pakaian formal, memasang semua yang menambah bagus penampilan nya


Selesai ia menghampiri Alle yang masih setia di atas ranjang


"Sayang" panggil Alex


"Sayang bangun aku mau berangkat kerja" ucap Alex namun lagi-lagi Alle masih diam saja


Pada akhirnya Alex menyerah membangun kan Alle ia mengecup kening Alle lalu keluar kamar


"Tuan?" ucap bibi Ida celingukan mencari nyonya muda nya


"Iya bi, Alle masih tidur, nanti kalau bangun bilang saja kalau aku berangkat kerja ya, biar dia bangun sendiri jangan di bangunkan" pesan Alex pada bibi Ida


"Oh iya tuan, apa nyonya baik-baik sjaa?" tanya bibi Ida


"Dia baik-baik saja, cuma dia malas untuk bangun tidur, sudah bi Alex takut telat Alex pergi dulu " ucap Alex


"Enggak sarapan dulu tuan?" tanya bibi


"Enggak bi takut macet di jalan" ucap Alex berlalu pergi

__ADS_1


Bibi hanya melihat punggung Alex yang semakin menjauh lalu ia melanjutkan aktivitas nya yang tertunda


__ADS_2