
"Tuan" ucap asisten Ben menatap Alex yang masih fokus dengan apa yang ia pegang
"Kau boleh keluar" ujar Alex menunjuk asisten Ben
"Baik tuan" asisten Ben mengangguk lalu keluar
Sekeluar nya asisten Ben suasana dalam ruangan serasa hening Alex tak mengeluarkan suara kembali begitu juga dengan Alle ia sibuk ******* ***** tali tas nya
Hingga beberapa menit berlalu
"Apa kau akan menjadi patung di sana?" ucap Alex tanpa melihat Alle
Alle yang sedari dari menunduk kini mendongak menatap Alex alis nya berkerut tanda tak tau maksud Alex
"Duduk" titah Alex
Alle tergelak ia lalu duduk di di hadapan Alex
"Hari ini kau temani saya lembur, ada beberapa yang harus saya tanyakan langsung pada mu saat ini juga" ujar Alex melihat pergelangan tangan nya
"Ta tapi tuan tidak bisakah anda tanyakan besok saja?" ucap Alle mencoba bernegosiasi
Alex mengangkat sebelah alis nya ia menatap Alle tajam
"Perlu ku sekarang" ucap Alex dingin
"Nanti saya berikan bonus tiga kali lipat bulan ini" imbuh nya kembali fokus kertas di depan nya
(Tiga kali lipat bayak sekali) batin Alle
Ya bonus yang Alex berikan pada karyawan nya begitu besar ia simbul jika ia menghargai Waktu dan pikiran mereka yang sudah bekerja keras
"Apa kau keberatan, jika keberatan silahkan keluar dari sini" ucap Alex ketika alle diam saja
"Saya bersedia tuan" ucap Alle akhirnya menyetujui tawaran Alex lumayan bonus yang Alex berikan bisa ia tabung nanti nya
"Jelaskan ini" ucap Alex menyodorkan sebuah berkas ke hadapan Alle
Alle melihat nya dan membaca nya ia mulai menjelaskan secara detail, Alex begitu mendengar kan nya sambil mengangguk paham
Tak jarang Alex menanyakan beberapa hal yang ia masih belum paham
__ADS_1
Satu dua jam berlalu setelah menyelesaikan pemahaman untuk Alex Alle ia sekarang duduk di atas sofa
Ia mengerjakan pekerjaan nya, sebenar nya ingin pulang tapi Alex bilang
"Nanti dulu kau bisa kerjakan pekerjaan mu di sana, kalau nanti ada yang perlu aku tanya kan tak susah nencari mu" ujar alex menunjuk sofa
Mau gak mau Alle menuruti ucapan Alex
Dengan langkah gontai ia menghampiri Sofa dan mulai pekerjaan nya
(Aduh pegal sekali, itu manusia dingin tak bosan kah bekerja tanpa istirahat) batin Alle melirik ke arah Alex yang terus menatap apa yang ia pegang
(Istirahat sebentar ah, pegal sekali rasanya) batin Alle ia merebahkan punggung nya tangan kanan nya di atas laptop yang kini ada di atas pangkuan nya tangan kiri nya di samping pahanya perlaha taoi pasti mata Alle terpejam
Lima menit kemudian Alex baru tersadar jika ada seseorang di dalam ruangan nya ia pun menoleh
(Aku kira dia pulang) batin Alex
Ia meletakkan pena nya lalu berjalan pelan menghampiri Alle tanpa menimbul kan suara
(Kelihatan kau capek sekali) batin Alex memandang wajah lelah Alle
Entah dorongan dari mana mungkin dari setan yang berbisik ia mengambil laptop Alle pelan-pelan meletakkan nya di atas meja tak lupa ia menyimpan data yang belum selesai di layar laptop
Menyelimut kan nya pada Alle detik berikut nya Alex terpana melihat wajah Alle tanpa sadar ia tersenyum lebar
"Cantik" senyum Alex tapi tak berselang lama ia di kejutkan dengan suara dering ponsel milik nya
Ia langsung menjauhi alle keluar ruangan mengangkat ponsel nya
Tak lama Alex kembali masuk ke dalam dan melanjutkan sejenak pekerjaan nya
Pagi hari Alle menggeliat ia merenggang kan kedua tangan nya
"Euungghh"
Mata nya terbuka perlahan hal yang pertama kali ia lihat adalah atap yang berbeda
(Tunggu, kenapa atas apartemen ku berubah) batin Alle ia melihat sekeliling nya
"Kenapa aku ada di sini" kaget Alle
__ADS_1
Ia sadar kalau saat ini ia berada di ruangan Alex
"Jadi semalam aku tidur di sini?" gumam nya mengacak rambut nya yang sudah tak rapi
"Lalu dia" ucap Alle mengendarkan pandangan nya
Mata nya tertuju pada salah satu sosok yang tertidur di atas kursi kebesaran nya yang membelakangi nya
Alle bangkit perlahan tapi ketika ia bangun ia menemukan jas di atas tubuh nya ia pun mengambil nya dan menghampiri Alex
(Kalau kau sedang tidur terlihat tampan tapi setelah kau membuka mata kau begitu arogan) batin Alle menatap wajah Alex
"Terimakasih sudah meminjam kan jas mu untuk ku" gumam Alle pelan meletakkan jas Alex di atas tubuh nya menyelimuti nya
(Pemandangan yang sangat indah, tak heran dia tidur menghadap luar) batin Alle menatap pemandangan kota dari jendela besar
Dengan langkah pelan Alle pergi meninggalkan ruangan Alex sebelum para karyawan datang satu persatu dan melihat nya keluar dari ruangan Alex
Sepeninggal nya Alle Alex membuka mata nya ia melihat jas yang ada di atas tubuh nya
Menatap pintu yang tertutup rapat sejenak ia lalu menghela nafas panjang
Alex memang tidur tapi ketika ia merasa ada pergerakan di sekitar Alex terbangun tapi tidak membuka matanya
Ia ingin tau siapa yang ada di dekat nya tak mungkin asisten Ben karena asisten Ben tak mungkin mengganggu nya tidur jika itu tidak penting
Berbarengan dengan jas di atas nya dan suara yang terucap pelan ia tau siapa orang nya
Alle
Gadis dari masa lalu nya tapi membuat nya tertarik dengan nya, padahal selama ini ia tak ingin tau siapa pun dari masa lalu nya
Setelah Alle keluar ia baru membuka mata nya, lalu ia bangkit berjalan ke kamar pribadi nya untuk mandi dan berganti baju
Mengingat ia selalu lembur kerja Alex selalu menyiap kan perlengkapan mandi tak khayal jika perlengkapan mandi nya sudah tersedia di dalam sana
Selesai membersihkan diri ia mengutak Atik ponsel nya memesan makanan untuk nya sarapan
Sedang Alle ia keluar kantor menuju sebuah toko baju di sebrang ia ingin mengganti baju nya yang sudah seharian ia gunakan
Ia merasa risih kalau tidak mengganti pakaian yang sudah seharian ia pakai, ia bisa saja ganti baju di apartemen nya tapi karena jarak dan apartemen Alle jauh ia memutuskan untuk membeli saja soal mandi ia akan membasuh tubuh nya saja dengan air
__ADS_1
Toh di sekitar sana tak ada WC umum Supermarket pun lumayan jauh jarak nya jika ia kesana takut ia akan telat ke kantor
Setelah selesai dengan penampilan nya Alle kembali bekerja seperti biasa nya