Suami, One Day

Suami, One Day
Chapter 43


__ADS_3

Pagi hari Alle terbangun ia merasakan matanya masih sembab ia mengingat kejadian kemarin ia pun memutuskan ijin hari ini


Ia berjalan gontai menuju kamar mandi ia membuka pintu lalu masuk ke dalam ia pun membersihkan diri


Selesai mandi ia keluar dengan jubah handuk lalu berjalan ke lemari pakaian mengambil satu setel pakaian lalu memakai nya


Selesai itu ia duduk di depan cermin


"Huff" Alle menghela nafas panjang kemudian tangan nya terulur mengambil fondation mengaplikasikan nya ke wajah nya begitu pun seterusnya


Selama ia menghias diri Alle tidak membuka tirai kamar nya seperti pagi-pagi sebelumnya


Selesai make up ia menyambar tas nya lalu ia keluar dari apartemen, hari ini ia berencana menenangkan diri setelah apa yang ia rasakan kemarin


Dan disini lah ia duduk di sebuah kursi taman di bawah pohon menjulang tinggi angin sepoi-sepoi melewati nya


Tak ada orang satupun di sekitar nya, gelombang pantai yang menabrak batu karang menambah musik alami di telinga nya

__ADS_1


"Huftt" lagi-lagi ia menghembuskan nafas panjang tanpa sadar air matanya kembali menetes


Ia pun menghapus nya ia menikmati angin yang menerpa wajah nya, ia menatap luas lautan di depan nya ia pun mengumpulkan keberanian untuk mengambil keputusan yang ia buat selanjutnya


Setelah beberapa lama ia mengumpulkan keberanian ia memutuskan untuk kembali pulang ke tanah kelahirannya


Ia tak mau terus-terusan berada di sini, berada di tengah-tengah hubungan orang lain


Cepat atau lambat semua orang tau akan hubungan dengan Alex pikirnya sebelum ia mendengar kan cacian ia akan pergi dari sini


Biarlah ia di bilang kabur dari masalah yang penting ia tak mendengar cacian dari orang lain


Karena jujur ia sangat merindukan suasana di sana, apalagi ia sangat merindukan Sahabat nya


Ia pun berdiri pergi dari pantai itu lalu kembali ke apartemen nya untuk mengemasi barang-barang nya


Selama di perjalanan menuju apartemen nya tak lupa Alle memesan tiket pesawat hari ini juga

__ADS_1


"Sudah sampai nona" ucap supir taksi


"Ah iya terimakasih" ucap Alle keluar mobil setelah membayar uang taksi nya


Ia segera naik ke atas ia tak mau membuang-buang waktu, ia ingin segera kembali ke tanah kelahirannya


Selesai membereskan semua barang nya Alle menyeret kopernya keluar apartemen ia juga sudah menghubungi pihak Apartemen menghentikan sewa apartemen nya


"Huh, berat juga ternyata ya" gumam Alle melihat koper yang ia bawa dua koper besar karena baju nya tak muat hanya dengan satu koper saja belum lagi barang-barang nya


Beberapa menit kemudian ia pun sampai di bandara ia pun segera masuk ke dalam


Dua jam kemudian Alle sudah siap menaiki pesawat ia memang membeli tiket pesawat yang paling cepat


Beruntung ia mendapat penerbangan yang paling cepat beberapa jam dari ia memesan tiket waktu lalu


Ia pun tak menyia-nyiakan kesempatan itu, tanpa berpikir dua kali ia membeli tiket itu

__ADS_1


"See again Belanda" lirih Alle menatap kota Belanda dari jendela pesawat yang baru lepas landas


Ia pun memejamkan matanya untuk istirahat walau bagaimanapun perjalanan ini sangat lah menguras tenaga apalagi suasana hati Alle sedang tidak baik-baik saja, mungkin ia membutuhkan tenaga yang lumayan besar


__ADS_2