
Selesai makan malam mereka berkumpul di ruang tamu karena ruang keluarga ada beberapa tukang untuk mengerjakan tugas dari Alex
Mereka duduk santai di temani cemilan juga minuman favorit mereka
Duduk dengan posisi Daddy dengan Ara, Alle, Mommy Dira duduk di satu sofa dengan mommy di tengah-tengah mereka sedangkan Alex berada di sigle bed
"Kapan kau masuk kuliah Ara?" tanya sang mommy
"Seminggu lagi mom" jawab Ara
"Lalu kalau Dira?" tanya mommy melihat Dira
"Sama dengan Ara mom" jawab Dira sambil memasukkan keripik di dalam mulut nya
"Belajar yang benar sayang, gak usah kuatir tentang masalah biaya apapun kebutuhan mu semua sudah jadi tanggung jawab kita" ucap mommy menatap daddy
"Betul apa yang di bilang mommy mu, kalau ada masalah bilang dengan Daddy" timpal Daddy menyesap jus mangga no sugar kesukaan nya
"Iya mom, Dad terimakasih atas kebaikan Daddy dan mommy" tulus Dira menatap kedua orang tua Alle
"Tidak perlu terimakasih sayang" ujar sang mommy mengelus pipi Dira
Dengan rasa haru Dira memeluk mommy dengan penuh kasih sayang, sang mommy pun ikut memeluk nya sambil mengelus punggung Dira
Sesi pelukan mereka berhenti lalu melanjutkan percakapan mereka para wanita yang sibuk dengan gosip dan pria sibuk dengan bisnis
Hingga suara berisik dari luar, dan bunyi bel menghentikan aktivitas mereka
Ting tong
Ting tong
Bibi yang mendengar nya menghampiri pintu dengan tergopoh-gopoh
"Biar saya aja bik yang buka" ucap Alex menatap sang bibi ketika bibi melewati mereka
"Tapi tuan" ucap bibi tak enak hati
"Gak papa mungkin itu asisten saya" ucap Alex Tersenyum
Bibi menatap snag tuan rumah, Alle pun mengangguk
__ADS_1
"Baiklah tuan kalau begitu saya permisi" ujar bibi Ida
"Iya" jawab Alex lalu bibi Ida kembali ke belakang sedang kan Alek menghampiri pintu utama
Ceklek
Pintu terbuka nampak lah Asisten Ben dan beberapa orang di belakang nya
"Lepas" teriak seseorang dari belakang kedua tangan nya di cengkram kuat oleh pria bertubuh besar bermuka sangar
"Bawa mereka masuk" ujar Alex menatap mereka semua sejenak lalu menatap Asisten Ben
"Baik tuan" ucap asisten Ben
Lalu masuk ketika Alex sudah masuk di ke dalam rumah
Masuk nya asisten Ben dan beberapa orang membuat orang di dalam nya menatap nya dengan tatapan bingung Kecuali sang Daddy
"Ada apa ini Alex?" tanya sang Mommy
"Ada apa sebenarnya" ucap Alle menatap Alex
"Nanti kalian juga tau" ujar Alex
"Semua sudah selesai tuan" ucap asisten Ben
"Hem"
"Pasti kalian tidak asing dengan mereka, orang tua angkat Alle, adik angkat alle, dan model terkenal" ucap Alex menatap mereka
"Lalu ada apa Alex kenapa kamu menangkap mereka?" tanya Alle mengerutkan kening nya
"Mereka semua telah bekerja sama untuk mengusik kehidupan kita sayang dari yang paling remeh hingga akhirnya yang paling bahaya" bukan begitu?" ucap Alex menatap komplotan Nathalia
"Tidak dia bohong" ucap Cherry mengelak
"Sebelum semua rencana mereka terlaksana aku harus membasmi mereka agar tidak menggangu kehidupan kita mendatang" ucap Alex menatap Alle serius
"Kedua orang tua angkat mu adalah pion anak nya, sifat mereka yang suka uang mendapatkan uang dengan segala cara membuat ia di manfaatkan oleh anak nya" ucap Alex tersenyum sinis
"Nyonya Yohannes suka uang, pemboros, suka belanja, sombong angkuh dan lebih banyak lagi" ucap Alex menatap tajam nyonya Yohanes
__ADS_1
Nyonya Yohannes yang awal nya berontak kini diam tak berkutik melihat Alex dan semua orang menatap nya dengan tajam
"Tuan Yohannes, awal pembisnis tapi bangkrut lalu suka main judi suka menjual barang, yang paling penting ia sudah kecanduan judi" ucap Alex beralih menatap tuan Yohannes
"Oleh sebab itu mereka melakukan apapun untuk mendapatkan uang, apalagi mendengar Alle sudah bertemu dengan orang tua kandung nya yang kaya raya" ucap Alex tersenyum sinis menatap pasangan keluarga Yohanes
"Pantas saja waktu itu mereka kekeh diam saja waktu di usir" ujar Dira mengangguk paham
"Benar itu sayang" tanya snag mommy
"Iya mom, mereka datang minta uang, dan membuat keributan sampai Alle di tegur satpam kompleks" ujar Alle mengangguk
"Kalian sungguh tidak tahu malu" ucap sang mommy menggeleng kepala nya tak percaya
"Lanjutkan asisten Ben" ucap Alex menatap asisten nya
"Cherry anak kandung pasangan Yohanes, sekolah tinggi tapi pengangguran, pernah bekerja di sebuah perusahaan tapi tak lama ia di pecat karena kinerja juga sifat sombong, tak mau kalah dan tempramen membuat nya terpaksa di berhenti kan dari perusahaan" ucap asisten Ben membaca dokumen yang ia bawa tadi
"Iri dengan kehidupan nona Alle yang mendapat kan keluarga kaya raya, bukan seperti diri nya yang menjadi simpanan orang kaya, iri hati membuat nya menerima kerja sama dengan nona Nathalia untuk mengusik kehidupan keluarga tuan Alex" ujar asisten Ben
Mereka semua menatap keluarga Yohanes dengan miris, sungguh satu keluarga yang tidak patut di contoh
"Nona Nathalia, model papan atas suka menghamburkan uang, mencintai dua orang sekaligus, sombong angkuh dan semau nya sendiri" ucap asisten Ben
"Banyak orang yang tak suka dengan kepribadian nona Nathalia yang suka seenaknya sendiri apalagi saat melakukan syuting atau pemotretan, menghentikan proses tanpa persetujuan orang di dalam nya, bahkan kerap kali membuat mereka mengulur waktu sampai nona Nathalia kembali mood, dan kekesalan amarah mereka hanya bisa di pendam dalam hati" ucap asisten Ben
"Jika bukan karena nona Nathalia model papan atas dan model yang selalu boming mereka sudah lama memutuskan kontrak, kepopuleran nya saat ini di raih dengan cara memanjatkan popularitas orang yang penting termasuk tuan Alex, oleh karena itu ia kerap kali memnjalin hubungan dengan dua orang sekaligus " ucap asisten Ben menutup dokumen yang ia pegang saat ini
"Dan motif mereka sama sama membuat kehidupan keluarga tuan Alex tak tenang, orang tua angkat nona Alle demi sebuah uang, nona Cherry yang iri dan nona Nathalia yang sakit hati karena di permalukan di depan awak media" ujar asisten ben menatap mereka semua
"CK CK, karena penyakit hati" ucap dira menggeleng kepala nya
"Hah" Alle menghela nafas panjang sungguh lelah melihat kelakuan keluarga angkat nya dari dulu hingga sekarang tak pernah berubah
Jadi ia tak ada komentar tentang hal ini
"Memang kalian tidak tahu di untung" ucap sang Daddy menatap nyalang komplotan Nathalia
"Apa salah anak ku sehingga kalian ingin merusak kebahagiaan nya, sudah cukup ia menderita jangan kalian tambah lagi" ucap mommy berkaca kaca
"Aku belum cukup Melihat dia menderita, lebih baik dia tidak bertemu kalian agar aku semakin bahagia, hahaha " tawa cerry seperti orang gila
__ADS_1
"Hiks hiks, memang kalian orang jahat" tangis Mommy pecah
Jika menyangkut kebahagiaan anak sulung nya mommy tak tega jika Alle kembali menderita sungguh ia tak sanggup