
Beberapa hari kemudian
Alle, Dira dan Ara sedang berbelanja di sebuah mall terbesar di Indonesia, mereka sudah kembali ke negara asal dira
Ara yang sedang cuti libur karena kuliah ia memutuskan untuk liburan di negara tempat kakak nya besar
Negara yang penuh dengan pesona keindahan alam nya, makanan nya yang beragam membuat nya betah lama-lama di sana
Apalagi sang kakak sudah membuka hati untuk menerima keluarga nya ia sungguh sangat senang sekali
Memimpikan mempunyai seorang kakak membuat nya berharap kini sudah menjadi kenyataan
Tentang kedua orang tua nya kembali ke negara asal nya di negara Italia karena perusahaan juga tidak bisa di tinggal lama-lama
Kini mereka sedang duduk di sebuah restoran salah satu di mall tersebut mereka memesan makanan dan memakan nya dengan tenang sambil bercanda tawa
"Kakak habis ini kita kemana?* tanya Ara melihat kedua kakak nya
"Kita pulang dulu, nanti malam kita pergi ke pasar malam saja, pasti si sana kau senang* ucap dira tersenyum lebar
"Pasar malam?" ucap Ara
"Iya pasar malam nanti ada wahana juga di sana, kita juga bisa main permainan, dan juga kita bisa belanja" ucap Alle mengangguk
"Apa seperti taman bermain?* tanya Ara karena jujur saja ia tak pernah melihat pasar malam karena waktu nya ia habis nya untuk belajar dan belajar
"Ya kurang lebih seperti itu tapi di sana ramai sekali" ucap Alle menatap sang adik
"Nanti kita street food oke" ajak Dira pada ara
"Baiklah kayak nya seru di sana " ucap Ara mengangguk setuju
Mereka lalu menghabis kan makanan nya ia pesan tadi setelah itu mereka kembali ke rumah milik Alle
Ya rumah, rumah pemberian sang Daddy tidak besar juga tidak kecil, awal nya sang Daddy ingin membelikan rumah yang besar tapi Alle menolak nya
"Nanti capek kalau bersihin nya"
Mau menawarkan pembantu ALLE juga menolak
"Alle tidak nyaman ada orang lain tinggal di rumah nya"
Bagitulah Alle menolak pemberian sang Daddy hingga sang Daddy memberikan rumah ini tanpa asisten rumah tangga
Rumah yang hanya lantai satu tapi rumah itu luas, ada tiga kamar dan kamar mandi dalam, dapur, ruang tamu, ruang keluarga
__ADS_1
Dan di belakang ada kolam renang, gazebo dan halaman yang luas, di samping rumah juga ada garansi depan rumah juga ada gazebo, air mancur mini dan halaman yang cukup lebar
Dira juga tinggal di sana menemani Alle tinggal di sana dan juga di tambah Ara yang liburan di indo jadi mereka bertiga tinggal di rumah Alle
Rumah peninggalan orang tua Dira tidak ada yang menempati nya tapi setiap hari akan ada orang yang membersihkan
Tentu saja itu sudah pengaturan dari orang tua Alle, Dira juga awal nya menolak merasa tidak enak tapi sang Daddy dan Mommy nya sangat memaksa sehingga Dira hanya pasrah menerima nya
Dan kalau boleh jujur Dira juga merasa minder berteman degan Alle karena status nya yang jauh dari nya ia tidak iri atau apa dengan Alle
Tapi ia malah bersyukur Alle punya keluarga yang lengkap dan kaya raya, pernah ia ada pikiran menghindar dari Alle tapi Alle selalu menasehati nya
"Status ku memang berubah tapi sampai kapan pun pertemanan kita tidak boleh berubah hingga maut memisahkan kita" ucap Alle
"Bagiku uang bukan segalanya tapi kamu dan keluarga ku adalah segala nya*" ucapan Alle terus mengiang di telinga Dira hingga sampai detik ini ia bersyukur mempunyai teman seperti Alle yang tak melupakan nya
Dan soal Alex, ia dan Alle masih melakukan hubungan jarak jauh karena perusahaan Alex masih di Belanda ia juga berencana memindah kan kantor pusat nya kembali ke Indonesia
Malam yang sesunyi ini aku sendiri, eh bukan bukan malam telah tiba para wanita sudah bersiap sedia untuk lari maraton
Eh bukan maksud nya jalan-jalan ke pasar malam, mencoba beberapa wahana atau permainan atau juga mencoba beberapa makanan jalanan
"Kakak sudah siap belum?" ucap Ara dari balik pintu kamar Alle
"Ya sebentar" Jawab Alle tak lama ia keluar menemui Ara
"Kau juga luar biasa" ucap Alle tersenyum lebar
"Hahaha" tawa Ara mereka lalu datang menghampiri kamar Dira
Tok tok tok
"Dira" panggil Alle
"Kakak" panggil Ara bergantian
"Ya masuk saja" jawab Dira dari dalam
Mereka saling berpandangan lalu masuk ke dalam, ketika masuk ke dalam mereka melihat baju segala model berantakan di atas lantai maupun di atas ranjang
"Ya ampun ini kamar apa kapal pecah" ucap Alle menggeleng kepala nya
"Sudah-sudah tidak usah protes nanti aku rapikan sendiri " ujar Dira masih sibuk menghias wajah nya
"Kakak dandan lama amat" celetuk Ara berdiri di samping Dira melihat nya dari kaca
__ADS_1
"Biasalah nama nya juga perempuan" jawab Dira melirik Ara sebentar
Ara mengangguk paham, lalu melihat ke arah Alle yang memunguti pakain Dira meletakkan nya di atas ranjang menjadi satu
"Alle nanti aku bersihkan sendiri" ujar Dira melihat Alle dari cermin tangan nya memoles bibir nya dengan lipstik
"Aku cuma mungutin baju kamu" ucap Alle duduk di atas ranjang
"Masih lama?" imbuh nya menatap Dira
"Sudah, yok kita berangkat" ucap dira tersenyum lebar mengambil tas nya
"Ponsel, dompet" ucap Alle mengingat kan
"Aman" ucap dira tersenyum
"Ayo" ucap Alle berdiri lalu Ara menghampiri nya menggandeng tangan nya
"CK, kita mau keluar rumah bukan nyebrang jalan" decak Dira melihat tangan Ara yang menggandeng Alle
"Iri bilang bos" celetuk Ara
"Iri?, tentu saja iri" ucap dira
"Dah ayo sama-sama aku gandeng" ucap Alle menengahi mereka
Mereka bertiga tertawa lebar, lalu keluar rumah masuk ke dalam taksi pesanan yang ternyata sudah dari tadi menunggu mereka
Di tengah perjalanan Alle teringat kata Ara tadi yang bilang iri bilang bos karena penasaran ia pun bertanya
"Ara kau tau iri bilang bos dari mana setahu ku di luar negeri tidak ada itu" tanya Alle penasaran
"Dari tok tok" ucap Ara
"Sejak kapan kau bermain aplikasi itu?" tanya Alle bertambah penasaran keningnya berkerut menatap Ara
"Hehehe, lihat punya kak Dira" cengir nya menunjuk Dira yang duduk di depan
Sedang kan yang di tunjuk hanya menyengir tanpa dosa
"Kau membawa aura negatif Dira" keluh Alle menggeleng kepala nya
"Mana ada orang kita hanya lihat yang positif kok" ucap dira tak terima
"Ya positif bagi mu tapi negatif bagi Adik Ku" ucap alle
__ADS_1
"Hehehe " cengir Dira karena memang ia selalu mengajak Ara melihat cogan di dalam aplikasi itu menonton nya sampai lupa waktu dan Alle pun tau akan hal itu